Bola.net - Mamadou Sakho mengaku dirinya kini benar-benar merasa bahagia di Liverpool setelah berhasil mengatasi kendala terbesarnya, yakni bahasa.
Sakho didatangkan Liverpool dari raksasa asal Prancis, PSG, pada tahun 2013 lalu. Ia dibeli dengan bandrol sekitar 18 juta Pounds. Pemain asal Prancis itu tak butuh waktu terlalu lama untuk bisa menyatu dengan rekan-rekan barunya di Anfield. Terbukti, di musim perdananya di Inggris, ia bisa tampil sebanyak 24 kali.
Walau demikian, ia nampak tampil sedikit canggung. Namun, memasuki bulan Desember 2014 lalu, ia bisa mematenkan namanya di barisan belakang The Reds. Sakho menyatakan ia bisa tampil apik di Liverpool karena sudah bisa mengatasi kendala yang selama ini membelitnya.
"Apakah saya akhirnya merasa bahagia di Liverpool? Ya, saya merasa bahagia. Hal yang paling sulit di sini adalah faktor bahasa," tutur Sakho seperti dilansir The Express.
"Saya adalah pria dengan karakter yang kuat. Jadi ketika saya tak bisa mengekspresikan diri saya, maka saya akan menjadi frustasi. Dan jika saya tak bisa membuat diri saya dimengerti oleh orang lain, maka keadaan akan jadi lebih buruk. Beberapa orang menyarankan saya untuk berbicara bahasa Prancis saja dan mengatakan hal itu akan membuat saya melepas sedikit ketegangan yang ada dalam diri saya. (Saya akan melakukan itu) kecuali jika ketika saya berbicara bahasa Prancis tak ada seorang pun di atas lapangan yang mengerti apa yang saya ucapkan. Saya mengatakan pada diri saya sendiri, ini sia-sia saja. Saya harus belajar (bahasa Inggris). Hal itu memang butuh waktu, namun sekarang bahasa Inggris saya sudah sangat bagus," pungkasnya. [initial]
(exp/dim)
Sakho didatangkan Liverpool dari raksasa asal Prancis, PSG, pada tahun 2013 lalu. Ia dibeli dengan bandrol sekitar 18 juta Pounds. Pemain asal Prancis itu tak butuh waktu terlalu lama untuk bisa menyatu dengan rekan-rekan barunya di Anfield. Terbukti, di musim perdananya di Inggris, ia bisa tampil sebanyak 24 kali.
Walau demikian, ia nampak tampil sedikit canggung. Namun, memasuki bulan Desember 2014 lalu, ia bisa mematenkan namanya di barisan belakang The Reds. Sakho menyatakan ia bisa tampil apik di Liverpool karena sudah bisa mengatasi kendala yang selama ini membelitnya.
"Apakah saya akhirnya merasa bahagia di Liverpool? Ya, saya merasa bahagia. Hal yang paling sulit di sini adalah faktor bahasa," tutur Sakho seperti dilansir The Express.
"Saya adalah pria dengan karakter yang kuat. Jadi ketika saya tak bisa mengekspresikan diri saya, maka saya akan menjadi frustasi. Dan jika saya tak bisa membuat diri saya dimengerti oleh orang lain, maka keadaan akan jadi lebih buruk. Beberapa orang menyarankan saya untuk berbicara bahasa Prancis saja dan mengatakan hal itu akan membuat saya melepas sedikit ketegangan yang ada dalam diri saya. (Saya akan melakukan itu) kecuali jika ketika saya berbicara bahasa Prancis tak ada seorang pun di atas lapangan yang mengerti apa yang saya ucapkan. Saya mengatakan pada diri saya sendiri, ini sia-sia saja. Saya harus belajar (bahasa Inggris). Hal itu memang butuh waktu, namun sekarang bahasa Inggris saya sudah sangat bagus," pungkasnya. [initial]
Baca Juga:
- Redknapp Sarankan Sterling Segera Sepakati Kontrak Baru
- 'Falcao ke Liverpool? Itu Kabar Sampah!'
- Pemain Terkuat Dunia Anggap Balotelli dan Liverpool Tak Cocok
- Puja YNWA, The Rock Ternyata Idolakan Liverpool
- Liverpool Siap Caplok Falcao dari Manchester United
- Lawan Arsenal, Liverpool Terancam Kehilangan 6 Pemain Inti
- Fan Liverpool Ceritakan Kronologis Pencegahan Balotelli Hajar Smalling
- Cetak Gol Tendangan Gunting, Mata Telepati Dengan Di Maria
- Kalahkan Liverpool, Mata Minta MU Tak Jemawa
- Menangkan MU, Carrick Sebut Mata Berbahaya dan Cerdik
- FA Resmi Selidiki Injakan Skrtel Kepada De Gea
- Menawan di Liverpool, Henderson Dibidik City
- Carra Sebut Sterling Perburuk Hubungannya Dengan Fans Liverpool
- Grobbelaar Sebut Gerrard Sudah Tak Fokus di Liverpool
- Eks MU Ejek Perolehan Gelar Premier League Gerrard
- Video: Aksi Gerrard Injak Herrera Dikreasikan Ulang Dalam Format Lego
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya, Sakho Mulai Bahagia di Liverpool
Liga Inggris 24 Maret 2015, 23:54
-
Mathieu: PSG Lawan Sulit untuk Barca
Liga Champions 24 Maret 2015, 15:23
-
Mathieu: Mustahil Messi Tinggalkan Barca untuk PSG
Liga Spanyol 24 Maret 2015, 15:17
-
Thiago Silva: PSG Memang Buru Pogba
Liga Italia 24 Maret 2015, 14:22
-
Liga Spanyol 24 Maret 2015, 13:38

LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR