Bola.net - Thomas Tuchel semakin fleksibel dalam menentukan formasi Chelsea untuk pertandingan. Tuchel tidak lagi memaksakan formasi tiga bek seperti beberapa bulan lalu.
Chelsea-nya Tuchel memang dikenal dengan formasi tiga bek yang mematikan. Mereka bisa bermain begitu dominan, menyerang dengan kecepatan pemain-pemain sayap.
Masalahnya, formasi tiga bek ini mulai tidak bekerja sejak akhir tahun 2021 lalu. Chelsea kehilangan banyak pemain penting yang jadi pilar taktik tersebut.
Di tengah situasi sulit itu, Tuchel masih bersikeras memainkan formasi yang sama, tanpa ada perubahan. Karena itulah dia sempat dikritik keras.
Formasi 4-1-4-1
Tuchel menurunkan formasi empat bek lawan Tottenham di leg pertama semifinal Carabao Cup, hasilnya memuaskan. The Blues menang 2-0 di Stamford Bridge dan tampak nyaman dengan formasi tersebut.
Di leg kedua, Tuchel mempertahankan formasi 4-4-2. Namun, terlihat Chelsea tidak bermain sebaik di leg pertama. Tuchel belum puas dengan formasi tersebut.
Lalu, dalam duel Premier League kemarin (23/1/2022), Tuchel membuat kejutan dengan formasi 4-1-4-1 dalam duel kontra Spurs di Premier League. hasilnya memuaskan, Chelsea mengontrol pertandingan dengan baik.
Kata Tuchel
Keputusan Tuchel mengubah formasi jadi 4-1-4-1 kemarin terbilang memuaskan. Sebagian pemain tampil menonjol karena bisa turun di posisi favorit mereka, contohnya Hakim Ziyech.
"Kami mencoba formasi 4-1-4-1 hari ini karena sebelumnya kami bermain dengan 4-4-2 lawan mereka di leg pertama dan itu menguntungkan, tapi kemudian mereka merespons di leg kedua," kata Tuchel.
Tentunya perubahan formasi empat bek itu tidak permanen. Tuchel masih lebih menyukai formasi tiga bek, khususnya jika setiap pemain fit.
Meski begitu, paling tidak sekarang Tuchel menyadari bahwa timnya juga bisa bermain sangat baik dengan formasi empat bek.
Klasemen Liga Inggris
Sumber: Football London
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Seriusi Perburuan Cesar Azpilicueta
Liga Spanyol 25 Januari 2022, 22:45
-
Memble di Laga Chelsea vs Tottenham, Lukaku Kena Kritik Di Canio
Liga Inggris 25 Januari 2022, 18:58
-
Chelsea Mulai Bergerak untuk Dapatkan Jasa Ousmane Dembele
Liga Inggris 25 Januari 2022, 16:58
-
Seperti Lukaku, 7 Striker Mahal Ini Gagal Bersinar di Chelsea
Editorial 25 Januari 2022, 15:37
-
Cari Pengganti Rudiger, Ini 5 Bek Tengah yang Bisa Dibidik Chelsea
Editorial 25 Januari 2022, 15:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR