
Bola.net - Mauricio Pochettino akhirnya menjejakkan kakinya pertama kali ke lokasi latihan Chelsea di Cobham. Manajer baru itu bertekad membawa kembali kultur juara ke Chelsea yang sempat pudar.
Musim 2022/2023 jadi salah satu musim terburuk Chelsea dalam satu dekade terakhir. The Blues hanya mampu menyudahi Liga Inggris di peringkat ke-12.
Padahal Todd Boehly sebagai pemilik baru Chelsea telah menggelontorkan lebih dari 600 juta Euro untuk mendatangkan belasan pemain baru.
Bermodalkan kekuatan finansial yang besar, Pochettino kini diharapkan memperbaiki apa yang rusak di Chelsea. Eks manajer Tottenham itu punya ambisi yang sama.
Tim yang Besar
Menurut Pochettino, Chelsea musim lalu bukanlah Chelsea yang dikenalnya selama ini, terutama saat dulu masih aktif melatih Tottenham.
“Saya sangat paham Premier League. Dalam 10, 12, 15 tahun terakhir, Chelsea adalah tim terhebat di Inggris,” kata dia dilansir dari Evening Standard.
“Saya tahu soal kultur juara di Chelsea. Di musim baru nanti, saya rasa fans bakal bersemangat lagi untuk memenangkan sesuatu,” imbuhnya.
Tempatnya di Atas
Pochettino merasa Chelsea tidak selayaknya berada di bawah seperti musim lalu. Tempat tim seharusnya berada di papan atas klasemen.
“Dalam sejarah sepak bola, naik-turun performa tim itu wajar. Tapi naik-turun yang dialami Chelsea seharusnya mustahil terjadi,” ucap dia.
“Jadi saya harus memastikan klub ini segera kembali ke atas karena sejarah memperlihatkan bahwa tempat klub ini adalah di atas,” tambah dia.
Rekam Jejak Pochettino
Pochettino sendiri bukanlah manajer sukses selama menangani Tottenham. Tidak ada trofi yang bisa dipersembahkannya, selain final Liga Champions.
Untungnya, Pochettino membuktikan diri bisa beradaptasi dengan skuad bintang saat mengasuh Paris Saint-Germain. Ia mendapatkan trofi pertamanya di sana.
Dan harapannya, Pochettino bisa mengulang sukses apa yang telah diraih bersama PSG di Chelsea.
Sumber: Evening Standard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Segera Rampungkan Transfer Wonderkid Brasil Ini
Liga Inggris 4 Juli 2023, 22:28
-
Milan Harus 'Sat Set' Dalam Perburuan Pulisic, Ini Alasannya
Liga Italia 4 Juli 2023, 20:55
-
Inikah Pengganti Cesar Azpilicueta di Chelsea?
Liga Inggris 4 Juli 2023, 20:00
-
Erik Ten Hag, Alasan Mason Mount Terima Pinangan Manchester United
Liga Inggris 4 Juli 2023, 18:08
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR