
Bola.net - Pelatih legendaris asal Italia Arrigo Sacchi mengaku sangat senang melihat penampilan tim asuhan Jurgen Klopp dan Josep Guardiola dan menyebut keduanya mirip dengan dirinya.
Klopp dan Guardiola adalah rival. Keduanya sudah bentrok untuk saling mengalahkan sejak di Bundesliga dan sekarang di Premier League bersama Liverpool dan Manchester City.
Saat ini City mampu mendominasi kompetisi domestik di Inggris berkat polesan tangan dingin Guardiola. Mereka menjadi juara Premier League dalam dua musim terakhir dan juga di EFL Cup.
Namun sejak musim lalu, Liverpool di bawah asuhan Klopp menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka siap untuk merusak dominasi tersebut. Saat ini bisa dikatakan level City dan Liverpool jauh berada di atas tim-tim Premier League lainnya.
Mirip
Guardiola dan Klopp pernah menyebut Sacchi memiliki pengaruh dalam gaya permainan mereka. Eks pelatih AC Milan ini pun mengaku gaya main Liverpool dan City mirip dengan gaya tim yang pernah dilatihnya.
"Sepak bola mereka mirip dengan milik saya dan saya sangat menghargai nilai-nilai, budaya, dan mentalitas mereka," bukanya kepada The Daily Mail.
“Tim Milan saya berinovasi, tim Guardiola dan Klopp terus berinovasi. Saya selalu senang menanamkan pemain saya dengan keinginan untuk melampaui batas mereka sendiri," serunya.
Enjoy
Liverpool dan City merupakan tim yang sangat mengandalkan penguasaan bola saat bermain. Namun mereka juga mampu bermain dengan indah atraktif.
Banyak pihak yang sangat menikmati permainan kedua tim tersebut. Sacchi termasuk salah satu yang mengaku enjoy melihat kedua tim tersebut berlaga.
"Dalam catatan saya, saya menulis: Kemenangan itu penting ketika itu diperkuat dan dibantu oleh keindahan permainan," cetus Sacchi.
“Mereka berpikir seperti saya. Kami memiliki tugas untuk membuat publik menikmati sepak bola, untuk bersemangat dengannya. Membuat sepak bola hebat lebih sulit daripada membicarakannya. Saya suka keinginan mereka untuk mendominasi. Sepak bola haruslah dominasi dan keindahan, musik dan budaya," terangnya.
“Saya menikmati menonton mereka. Masalahnya di Premier League adalah bahwa mereka bermain terlalu sering dan ada terlalu banyak kompetisi. Mungkin inilah sebabnya tim nasional tidak pernah mencapai hasil yang bagus," serunya.
Arrigo Sacchi pernah menukangi AC Milan dalam dua periode. Yang pertama dari tahun 1987 hingga 1991 dan kemudian pada 1996-97. Selama di San Siro, ia sukses mempersembahkan delapan trofi juara di berbagai ajang kompetisi. Sementara itu di saat Josep Guardiola sudah pernah jadi juara Premier League, tidak demikian halnya dengan Jurgen Klopp.
(Daily Mail)
Baca Juga:
- Tak Ada Tekanan Bagi Liverpool untuk Meraih Trofi Premier League
- Benarkah MU yang Sekarang Jauh Lebih Lemah dari Liverpool?
- Kisah Pesta Edan Klopp: Mabuk Berat Sampai Tidak Ingat Apa Pun
- Manchester City Berburu Bek Tengah di Bulan Januari 2020
- Berkat Guardiola, Messi Jadi Lebih Baik dan Tak Bisa Ditebak
- Klopp, Guardiola dan Pochettino Jadi Finalis The Best FIFA Men's Coach 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Diprediksi Bisa Cetak Enam Gol Lawan Norwich
Liga Inggris 12 September 2019, 23:30
-
Tak Ada Liverpool, Ini Para Rival Barcelona di Liga Champions Versi Messi
Liga Champions 12 September 2019, 18:54
-
Di Antara Klopp, Guardiola, dan Pochettino, Siapa Favorit Sacchi?
Liga Inggris 12 September 2019, 18:28
-
Arrigo Sacchi Senang Lihat Keindahan Permainan Ala Klopp dan Guardiola
Liga Inggris 12 September 2019, 17:59
-
De Bruyne Ogah Disebut Gelandang Terbaik di Dunia, Ini Alasannya
Liga Inggris 12 September 2019, 15:30
LATEST UPDATE
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR