Arsenal vs Como, 3 Catatan Penting Jelang Community Shield

Arsenal vs Como, 3 Catatan Penting Jelang Community Shield
Pemain Arsenal, Bruno Guimaraes (c) Instagram/arsenal

Bola.net - Arsenal menutup rangkaian pramusim dengan hasil imbang 1-1 melawan Como sebelum menang 4-3 lewat adu penalti. Namun, penampilan tersebut masih memperlihatkan sejumlah pekerjaan rumah.

Laga ini menjadi pemanasan terakhir sebelum menghadapi Manchester City di Community Shield. Setelah itu, The Gunners hanya memiliki waktu sembilan hari sebelum memulai Premier League.

Kondisi kebugaran skuad menjadi perhatian setelah Piala Dunia. Di tengah situasi itu, beberapa pemain justru mengirim pesan penting untuk Mikel Arteta.

1 dari 3 halaman

Kebugaran dan Rotasi Masih Mewarnai Pramusim Arsenal

Arsenal belum tampil dengan kekuatan penuh sepanjang pramusim dan kondisi itu kembali terlihat saat menghadapi Como. Beberapa pilihan utama masih dikelola secara bertahap.

Bukayo Saka dan Declan Rice belum mendapatkan menit bermain pada musim panas ini setelah baru kembali berlatih pekan tersebut. Keduanya tidak masuk skuad untuk pertandingan melawan Como karena klub memilih mengelola kondisi fisik mereka secara bertahap.

Skenario serupa membuat Ben White perlu perhatian khusus. Oleh karena itu, Theo Julienne yang baru berusia 18 tahun tampil sebagai starter.

Rotasi pemain juga menegaskan bahwa laga ini tetap bernuansa persahabatan. Eberechi Eze hanya bermain selama 30 menit.

Sementara itu, Viktor Gyokeres, Kai Havertz, dan Gabriel Jesus masing-masing mendapatkan kesempatan selama setengah jam. Menit bermain dibagi untuk menjaga ritme dan beban fisik.

Hasil 1-1 yang disusul kemenangan 4-3 melalui adu penalti menutup fase uji coba. Ajang ini menjadi pengantar sebelum Community Shield melawan Manchester City.

2 dari 3 halaman

Lewis-Skelly Kirim Pesan Kuat untuk Arteta

Myles Lewis-Skelly memberikan respons positif terhadap situasi yang mengaitkannya dengan Chelsea dan Manchester United. Gelandang berusia 19 tahun itu kembali menjadi starter dan tampil meyakinkan sepanjang pertandingan.

Lewis-Skelly terlihat percaya diri saat menguasai bola. Ia membangun kombinasi berbahaya bersama Eze di area tengah dan sepertiga akhir.

Ia juga tampil lebih aman ketika menjalankan peran sebagai gelandang nomor enam dibandingkan saat menghadapi Borussia Dortmund. Keputusan dan posisinya lebih terukur.

Pergerakannya dalam menekan lawan menghasilkan kesalahan dari kiper Como, Jean Butez. Situasi itu membuka ruang tembak di kotak penalti.

Lewis-Skelly kemudian menyelesaikan peluang tersebut dengan tenang untuk membawa Arsenal unggul. Ia merayakannya dengan menunjuk lambang klub.

3 dari 3 halaman

Debut Bruno Guimaraes dan Dampak Instan

Bruno Guimaraes akhirnya mendapatkan kesempatan tampil untuk pertama kalinya bersama Arsenal setelah masuk pada awal babak kedua. Kehadirannya langsung mendapat sambutan meriah dari penonton yang menyanyikan namanya.

Guimaraes dimainkan sebagai gelandang terdalam selama 30 menit terakhir. Namun, ia tetap memiliki kebebasan untuk melakukan tekanan dan membantu serangan.

Agresivitasnya langsung terlihat ketika ia kehilangan bola lalu segera melakukan tekel untuk merebut kembali penguasaan. Aksinya menjaga intensitas di lini tengah.

Gelandang Brasil itu juga menyelamatkan Josh Ogunnaike pada menit ke-90 setelah pemain muda tersebut kehilangan bola ketika membawa bola keluar dari pertahanan. Intervensi itu menggagalkan potensi bahaya di akhir laga.

Guimaraes kemudian menunjukkan ketenangannya dalam adu penalti. Ia mengeksekusi bola ke sudut bawah gawang.

Arsenal kini harus segera meningkatkan level permainan karena pramusim telah berakhir. Community Shield melawan Manchester City akan menjadi ujian pertama untuk melihat kesiapan skuad Arteta menghadapi musim baru.

Sumber: Evening Standard


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL