
Bola.net - Arsenal gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Brentford dalam lanjutan Premier League. Hasil imbang 1-1 membuat keunggulan mereka di puncak klasemen hanya bertambah menjadi empat poin.
Pertandingan itu juga memunculkan pertanyaan mengenai keputusan Mikel Arteta menarik Eberechi Eze saat jeda. Pemain timnas Inggris tersebut kembali kesulitan memberi dampak signifikan bagi The Gunners.
Arteta pun memberikan penjelasan terbuka mengenai perubahan taktik yang dilakukan pada babak kedua. Pergantian itu disebut menjadi kunci peningkatan performa Arsenal setelah turun minum.
Alasan Arteta Tarik Eze di Babak Pertama
Eze hanya mencatatkan 17 sentuhan bola dalam 45 menit pertama. Secara keseluruhan, Arsenal tampil kurang tajam dan hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran sebelum turun minum.
Pada awal babak kedua, Arteta memasukkan kapten tim Martin Odegaard menggantikan Eze. Pergantian tersebut membuat permainan Arsenal lebih hidup meski gol pembuka Noni Madueke akhirnya dibalas Keane Lewis-Potter.
Arteta menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. “Karena untuk menghadapi cara mereka menekan,” ujar Arteta.
“Saya pikir kami membutuhkan profil pemain yang berbeda untuk menciptakan lebih banyak masalah bagi mereka di area tersebut dan saya pikir Odegaard masuk ke lapangan dengan sangat baik dan tim memiliki level yang berbeda serta ancaman lebih besar untuk masuk ke area yang kami inginkan dan itulah keputusannya.”
Hasil imbang kali ini membuat Arsenal gagal menjauh lebih jauh dari Manchester City yang terus membayangi dalam perburuan gelar.
Performa Eze dan Akhir Laga yang Dramatis
Bagi Eze, pertandingan ini memperpanjang paceklik kontribusinya. Pemain berusia 27 tahun itu belum mencetak gol atau memberikan assist di Premier League sejak hat-trick melawan Tottenham pada November lalu.
Laga kontra Brentford menjadi starter pertamanya di liga sejak pertengahan Desember. Ia juga kesulitan mendapatkan menit bermain dalam beberapa pekan terakhir.
Arteta mengakui adaptasi bukan perkara mudah. “Saya pikir dia memiliki momen-momen dan itu tidak mudah ketika Anda pindah ke klub baru, selalu seperti ini dan ketika Anda bermain melawan tim seperti ini,” kata Arteta.
“Bola sering kali tidak mengalir di lapangan dan Anda harus terus-menerus mematahkan permainan dan melakukan itu, terutama bagi pemain menyerang dan kreatif, itu lebih sulit.”
Arsenal sendiri hampir saja kehilangan poin sepenuhnya. Cristhian Mosquera menggagalkan peluang Igor Thiago di masa tambahan waktu sebelum penyerang Brentford itu kembali menyia-nyiakan kesempatan emas.
Di sisi lain, Gabriel Martinelli nyaris menjadi penentu kemenangan bagi Arsenal. Namun upayanya digagalkan Caoimhin Kelleher dalam penutup laga yang berlangsung sengit.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Malam Pahit Arsenal di Markas Brentford dan Penumpang Gelap Bernama Eberechi Eze
Liga Inggris 13 Februari 2026, 15:58
-
Arteta Jelaskan Alasan Tarik Eberechi Eze Saat Arsenal Ditahan Brentford
Liga Inggris 13 Februari 2026, 15:54
-
Declan Rice Minta Arsenal Abaikan Tekanan Usai Ditahan Brentford
Liga Inggris 13 Februari 2026, 13:31
-
5 Pelajaran dari Brentford vs Arsenal: Persaingan Gelar Dijamin Panas hingga Akhir
Liga Inggris 13 Februari 2026, 07:24
LATEST UPDATE
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR