
Bola.net - Thomas Tuchel baru sejenak melatih Chelsea dan dia sudah menyadari salah satu masalah utama The Blues: memaksimalkan potensi Timo Werner.
Ya, Werner merupakan salah satu pembelian anyar Chelsea yang kesulitan musim ini. Dia sempat tampil apik pada beberapa bulan awal, lalu kesulitan dan terus merosot.
Tercatat, Werner hanya bisa mencetak satu gol dalam 16 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Tentu ini torehan buruk untuk ukuran pemain yang direkrut sebagai solusi mencetak gol.
Apa kata Tuchel soal kasus Werner? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Temukan posisi Werner
Tuchel baru beberapa hari bekerja sebagai pengganti Frank Lampard, tugasnya menumpuk. Meski begitu, dia masih bisa bicara soal masalah pribadi Timo Werner.
Menurutnya Werner hanya butuh bantuan, dia perlu menemukan posisi yang tepat untuk Werner.
"Adalah tugas saya membantu dia dalam hal ini, juga menemukan posisi di mana dia bisa memaksimalkan kekuatannya," ujar Tuchel di Chelseafc.com.
Gesit dan ruang gerak
Berdasarkan pengamatan awalnya, Tuchel tahu Werner adalah pemain yang ingin terus bergerak. Striker Jerman ini punya kecepatan yang bisa merepotkan lawan.
"Jika melihat profilnya, terlihat bahwa dia lebih suka mendapatkan ruang gerak," lanjut Tuchel.
"Dia sangat gesit dan dia senang bermain di lini terakhir, jauh di depan tapi sedikit ke sisi kiri supaya dia berada di posisi setengah terbuka ke gawang lawan."
Harus bisa
Karena itulah Tuchel yakin betul bisa membantu Werner menemukan permainan terbaiknya. Werner masih bisa dibentuk, masih bisa berkembang jauh lebih baik lagi.
"Bisakah kami mengembangkan pergerakan, pola, dan kebiasaan untuk menggunakan kualitasnya dalam ruang-ruang sempit? Itu tugas saya dan saya sangat yakin kami bisa," sambung Tuchel.
"Sebab dia masih muda, dia bersikap terbuka, dia ramah, dan dia ingin terus belajar," tandasnya.
Sumber: Chelsea
Baca ini juga ya!
- Manchester United Ditahan Imbang Arsenal, Solskjaer: Lumayan Ada Kemajuan!
- Lima Pelajaran dari Laga Arsenal vs Manchester United: Bukan Harinya Para Penyerang!
- Man of the Match Arsenal vs Manchester United: Aaron Wan-Bissaka
- Hasil Pertandingan Arsenal vs Manchester United: 0-0
- Ini Rencana B Manchester United Jika Gagal Dapatkan Jadon Sancho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Menang dan Tampil Dominan, Suara Fans: Terima Kasih Sudah Pecat Lampard
Liga Inggris 31 Januari 2021, 23:15
-
5 Pelajaran Chelsea vs Burnley: Kemenangan Perdana Thomas Tuchel
Liga Inggris 31 Januari 2021, 22:48
-
Wejangan Thomas Tuchel Buat Kai Havertz: Jangan Cuma Bergantung pada Talenta
Liga Inggris 31 Januari 2021, 22:27
-
Belum Puas, Thomas Tuchel Punya PR Buat Callum Hudson-Odoi
Liga Inggris 31 Januari 2021, 22:09
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Callum Hudson-Odoi
Liga Inggris 31 Januari 2021, 21:16
LATEST UPDATE
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
-
Arsenal Tidak Malu-Malu: Tampil Full Menyerang Demi Amankan Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:47
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR