
Bola.net - Andy Brassell menyoroti peluang Viktor Gyokeres untuk berkembang di Arsenal meski awal musim kurang memuaskan. Pakar sepak bola Eropa itu membandingkan Gyokeres dengan legenda Premier League, Didier Drogba.
Pemain asal Swedia itu datang ke Emirates musim panas lalu dengan harga fantastis 55 juta pounds dari Sporting Lisbon. Ekspektasi tinggi muncul karena performa gemilangnya di musim sebelumnya, dengan 54 gol dari 52 pertandingan.
Namun hingga pekan ke-21 Premier League, Gyokeres baru mencetak lima gol dari 19 laga. Dua gol terakhirnya tercipta sejak 13 September, membuat beberapa penggemar khawatir tentang kontribusinya.
Meski demikian, Brassell menilai penilaian prematur terhadap Gyokeres belum tepat. Analisisnya menekankan bahwa striker top biasanya membutuhkan waktu adaptasi sebelum tampil maksimal, sebagaimana dialami Drogba di Chelsea.
Paralel dengan Didier Drogba

Brassell menilai performa awal Gyokeres tidak perlu dikhawatirkan. Ia menekankan bahwa banyak striker besar butuh waktu untuk menyesuaikan diri di Premier League.
Pakar sepak bola Eropa itu mengingatkan bahwa Didier Drogba juga memerlukan beberapa musim sebelum menjadi ikon di Chelsea. Drogba memulai dengan lambat, tetapi akhirnya menjadi salah satu striker paling berpengaruh di era modern.
“Jika melihat angka mentah dan contoh striker besar sebelumnya, lihat Didier Drogba di Chelsea,” ujar Andy Brassell kepada talkSPORT.
“Saat musim pertamanya, Gyokeres berada di jalur untuk mencatat angka yang serupa. Klub tidak mendatangkan dia untuk satu musim, tetapi untuk tiga hingga empat musim,” tambah Brassell.
Masih Proses Adaptasi

Gyokeres baru satu musim di Arsenal dan sebelumnya bermain di liga Portugal. Ia juga naik kelas dari divisi kedua Inggris, yang berarti perjalanan adaptasinya masih panjang.
Brassell menekankan bahwa usia dan pengalaman Gyokeres mirip dengan Drogba saat tiba di Chelsea. Hal ini menegaskan bahwa waktu bukan masalah besar untuk perkembangan striker.
“Gyokeres, seperti Drogba, belum lama berada di level tertinggi. Dia pindah dari divisi kedua Inggris ke juara Portugal dalam waktu setahun,” jelas Andy Brassell.
“Oleh karena itu, saya tidak menganggap dia sudah selesai atau gagal saat ini,” pungkas Brassell.
Dampak terhadap Arsenal
Meskipun Gyokeres minim gol, Arsenal tetap kokoh di puncak klasemen. Tim asuhan Mikel Arteta unggul enam poin setelah 21 pertandingan Premier League.
Kondisi ini menunjukkan bahwa performa Gyokeres belum mengganggu misi juara Arsenal. Keberadaannya dianggap sebagai aset jangka panjang bagi tim.
Arsenal tetap bisa memanfaatkan potensi Gyokeres di sisa musim. Dengan adaptasi dan pengalaman tambahan, striker ini berpeluang memberikan kontribusi signifikan.
Sumber: talkSPORT
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Arsenal di Vidio - Semifinal Carabao Cup 2025/2026
Liga Inggris 14 Januari 2026, 21:01
-
Live Streaming Chelsea vs Arsenal - Link Nonton Carabao Cup/EFL Cup di Vidio
Liga Inggris 14 Januari 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR