Rapor Michael Carrick Periode Pertama Latih Manchester United: 10 Hari Singkat yang Mengubah Wajah Setan Merah

Bola.net - Michael Carrick resmi menjadi pelatih baru Manchester United hingga akhir musim. Ini bukan pekerjaan pertama Carrick di kursi panas Setan Merah, karena ia pernah mengemban jabatan mirip pada 2021 silam.
Michael Carrick mungkin hanya menjabat sebagai manajer sementara Manchester United selama 10 hari pada November 2021. Namun, dalam periode singkat itu, mantan gelandang Setan Merah tersebut meninggalkan jejak yang lebih berarti daripada sekadar catatan interim biasa.
Carrick naik ke kursi panas Old Trafford pada 21 November 2021 setelah Ole Gunnar Solskjaer dipecat menyusul kekalahan telak 1-4 yang diderita Manchester United dari Watford.
Dengan persiapan nyaris tanpa jeda, ia langsung dihadapkan pada jadwal berat: tiga laga krusial dalam rentang 10 hari, termasuk pertandingan Liga Champions yang menentukan.
Awal Mendadak di Eropa

Tugas pertama Carrick adalah membawa United bertandang ke markas Villarreal, hanya dua hari setelah kepergian Solskjaer. Situasi tim saat itu jauh dari ideal. Dari empat laga fase grup, performa United kerap tidak meyakinkan meski mengoleksi tujuh poin. Kemenangan di Spanyol menjadi harga mati demi tiket ke fase gugur.
Keputusan Carrick mengejutkan banyak pihak. Ia mencadangkan Bruno Fernandes dan Marcus Rashford, serta memberi kesempatan kepada Donny van de Beek dan Anthony Martial sebagai starter. Namun perjudian itu berbuah manis. United tampil disiplin, bertahan rapi, dan memanfaatkan momen dengan efektif.
Gol Cristiano Ronaldo di menit ke-78 membuka keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan kiper Villarreal, sebelum Jadon Sancho memastikan kemenangan 2-0 lewat serangan balik cepat. Hasil itu bukan hanya memastikan kelolosan United, tetapi juga menandai kemenangan tandang pertama mereka di Villarreal setelah dua kegagalan sebelumnya.
Menahan Juara Bertahan

Ujian berikutnya datang di Stamford Bridge menghadapi Chelsea, sang juara bertahan Liga Champions. Carrick kembali menunjukkan keberanian dengan mencadangkan Ronaldo, keputusan yang sempat memantik perhatian publik, apalagi Sir Alex Ferguson terlihat mempertanyakan hal tersebut sebulan sebelumnya.
United tampil fleksibel dalam formasi dan mencoba menyesuaikan diri dengan skema 3-4-2-1 Chelsea. Meski lebih banyak tertekan, Setan Merah justru unggul lebih dulu lewat Jadon Sancho setelah kesalahan Jorginho. Chelsea akhirnya menyamakan skor melalui penalti, dan laga berakhir imbang 1-1.
Bagi Carrick, hasil tersebut mencerminkan kedisiplinan taktik dan kerja kolektif tim. Ia menegaskan bahwa fokus utama United adalah mematikan alur permainan Chelsea di lini tengah dan memilih momen yang tepat untuk menekan.
Penutup Dramatis di Old Trafford

Laga terakhir Carrick sebagai caretaker terjadi di Old Trafford melawan Arsenal. Kali ini, Ronaldo kembali ke starting XI, dan United tampil lebih menyerang. Pertandingan berlangsung terbuka, minim kalkulasi taktik, namun sarat drama.
Arsenal sempat unggul lebih dulu lewat gol Emile Smith Rowe dalam situasi kontroversial saat David de Gea terjatuh cedera. Namun United merespons cepat. Bruno Fernandes menyamakan kedudukan, sebelum Ronaldo mencetak dua gol yang memastikan kemenangan 3-2.
Ronaldo, yang hampir 17 tahun sebelumnya juga mencetak dua gol ke gawang Arsenal sebagai remaja, kembali menjadi pembeda di usia 37 tahun. Fred, yang sempat mendapat sorotan tajam, tampil menonjol dengan kontribusi langsung dalam dua gol United.
Pergi dengan Kepala Tegak

Ironisnya, ketika para pendukung masih berada di dalam stadion merayakan kemenangan atas Arsenal, klub mengumumkan bahwa Carrick akan meninggalkan jabatannya.
Masa tugasnya memang singkat, namun catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga berat menunjukkan bahwa Carrick lebih dari sekadar pengisi sementara.
Dalam 10 hari, Carrick memperlihatkan ketenangan, keberanian mengambil keputusan besar, serta kemampuan mengelola ruang ganti di tengah tekanan. Sebuah episode singkat, tetapi cukup untuk membuktikan bahwa ia pernah menjaga standar Manchester United, meski hanya sekejap.
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Michael Carrick Ditantang Maksimalkan Potensi Pemain Manchester United, Benjamin Sesko Disebut Bisa Meledak
- Rio Ferdinand Dibuat Kecewa Banget Sama Gelandang Manchester United Satu Ini
- Manchester United Diminta All Out Kejar Xabi Alonso Meski Punya Ikatan dengan Liverpool
- Steve Holland, Sosok 'Bad Cop' Inggris yang Dipercaya Michael Carrick Jaga Ruang Ganti Manchester United
- Inilah Alasan Manchester United Pilih Michael Carrick dan Bukan Ole Gunnar Solskjaer atau Ruud van Nistelrooy
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wow! Luis Enrique Masuk Daftar Calon Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 14 Januari 2026, 16:08
-
Prediksi Superkomputer: Bagaimana Nasib Manchester United di Bawah Michael Carrick?
Liga Inggris 14 Januari 2026, 14:41
LATEST UPDATE
-
Cara Nonton First Fight Volume 2 Eksklusif Melalui Pay Per View di Vidio
Olahraga Lain-Lain 14 Januari 2026, 18:01
-
Saksikan Pay Per View First Fight Volume 2 di Vidio, 25 Januari 2026
Olahraga Lain-Lain 14 Januari 2026, 17:55
-
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:31
-
Live Streaming Napoli vs Parma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 14 Januari 2026, 17:30
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
-
Chelsea vs Arsenal, Rosenior Buka-bukaan Soal Kondisi dan Posisi Ideal Cole Palmer
Liga Inggris 14 Januari 2026, 17:00
-
Tim Baru! Semen Padang Berbenah Total untuk Putaran Kedua BRI Super League 2025/26
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 16:45
-
Trauma Semifinal Menghantui Arsenal, Mikel Arteta Siapkan 'Obat Kuat' Lawan Chelsea
Liga Inggris 14 Januari 2026, 16:40
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17






















KOMENTAR