
Bola.net - Mantan pemain Manchester United Peter Schmeichel percaya kebangkitan Kepa Arrizabalaga di Chelsea membuktikan manfaat dari pemecatan Thomas Tuchel.
Kepa hanya menjadi pilihan kedua di bawah asuhan Thomas Tuchel. Kiper asal Spanyol tersebut berada di belakang Edouard Mendy.
Datangnya Graham Potter plus cederanya Mendy menghadirkan kesempatan kedua buat Kepa. Dia tampil sangat bagus di bawah mistar gawang.
Kepa mencatatkan lima clean sheet dari sembilan pertandingan sejauh ini. Penampilan apiknya membuat Mendy sekarang tersisih ke bangku cadangan.
Kepa Gacor Lagi
Penampilan apik Kepa Arrizabalaga di bawah mistar gawang Chelsea mendapat sorotan mantan kiper Manchester United Peter Schmeichel mendapat manfaat besar dari pemecatan Thomas Tuchel.
"Statistiknya luar biasa dan tanpa dia, ya, Chelsea akan terlihat sangat berbeda, tak diragukan lagi," kata Schmeichel kepada Stadium Astro.
"Tapi Anda tahu ketika orang-orang bertanya, apa gunanya berganti manajer? Inilah bukti nyatanya."
Apresiasi Potter
Schmeichel mengapresiasi Potter, yang mampu mengangkat performa Kepa Arrizabalaga. Setelah mengalami periode yang sulit di Chelsea, Kepa mulai menunjukkan performa terbaiknya lagi.
"Dia tak terikat dengan performa-performa yang dulu, dan kita melihatnya dengan pemilihan timnya, bahkan secara keseluruhan dia sudah selalu begitu. Dia datang dengan pandangan jernih dan dia mengubah nasib satu pemain, Kepa," lanjutnya.
"Kepa merespons dengan sangat baik, dia menunjukkan ke kita kalau dia punya mentalitas yang luar biasa kuat, yang mana seperti memegang 50% dari kemampuan seorang kiper. Seberapa kuat dia dengan hal-hal yang terdengar, bisakah merespons tekanan, bisakah pulih dari kesalahan-kesalahan?
"Kiper seperti itu, tak terlalu soal penyelamatan-penyelamatan. Di level ini, Anda mesti bisa melakukannya, semuanya tentang bagaimana Anda pulih dari situasi yang tak berjalan baik," tambah Schmeichel.
Kepa atau Mendy
Schmeichel tidak bisa menentukan siapa yang harus dipilih antara Kepa atau Mendy apabila keduanya tersedia untuk Chelsea.
“Saya tidak akan mengatakan apa-apa tentang itu karena saya bukan manajer Chelsea dan pada akhirnya itu bukan urusan saya, jika boleh jujur," tegasnya.
“Apa yang perlu Anda miliki, ketika Anda bermain di liga ini dan Anda mencoba untuk mendapatkan hasil dan mencoba memenangkan trofi, adalah Anda harus memiliki lebih dari satu pemain bagus di setiap posisi.
"Untuk Graham Potter dia mengambil alih klub yang memiliki dua kiper fantastis."
Jadwal Pertandingan Chelsea Berikutnya
Jadwal Pertandingan Chelsea
Pertandingan: RB Salzburg vs Chelsea
Kompetisi: Liga Champions
Venue: Red Bull Arena Salzburg
Hari: Selasa, 25 Oktober 2022
Jam: 23.45 WIB
Klasemen Premier League
Sumber: Metro.co.uk
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maaf, Jude Bellingham Hanya Minat Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 25 Oktober 2022, 21:30
-
Cristiano Ronaldo? Chelsea Minatnya Rafael Leao!
Liga Inggris 25 Oktober 2022, 20:00
-
Pemain Inter Milan Ini Masuk Radar Transfer Chelsea
Liga Inggris 25 Oktober 2022, 17:20
-
Jujur, Rudiger Gak Nyangka Bisa Langsung Nyetel di Real Madrid!
Liga Spanyol 25 Oktober 2022, 14:00
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


















KOMENTAR