
Bola.net - Ada rumor baru beredar mengenai masa depan Tammy Abraham. AS Roma dilaporkan siap menjual sang striker di musim panas nanti.
Tammy bergabung dengan Roma pada tahun 2021. Setibanya di Italia, mantan striker Chelsea itu langsung meledak dan menjadi mesin gol baru Il Lupi.
Baru dua musim bersama, Abraham mulai dilirik kembali tim-tim Inggris. Manchester United dan Chelsea dilaporkan ingin memulangkan Abraham di musim panas nanti.
The Mirror mengklaim bahwa Roma awalnya ingin mempertahankan Abraham. Namun The Mirror mengklaim bahwa kini pihak Il Lupi bersedia menjual sang striker.
Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Tidak Bisa Menahan
Menurut laporan tersebut AS Roma sudah memutuskan untuk menjual Abraham.
Mereka tahu bahwa sang striker ingin kembali ke Inggris. Jadi mereka menilai sia-sia menahan kepergiannya di musim panas nanti.
Jadi jika ada tawaran yang bagus untuk jasa sang striker, maka AS Roma akan menjual sang striker.
Pasang Harga
Laporan tersebut mengklaim bahwa AS Roma sudah menentukan berapa harga jual Abraham di musim panas nanti.
Mereka membanderol harga sang striker cukup tinggi. Tebusan sekitar 40 juta pounds dibutuhkan untuk merekrut sang striker.
Abraham dinilai layak dihargai dengan mahal karena usianya yang masih muda dan sisa kontraknya yang masih cukup panjang.
Performa Menurun
Musim ini performa Abraham bisa dikatakan menurun jika dibandingkan dengan musim lalu.
Striker 25 tahun itu hanya mampu mengemas sembilan gol dan tujuh assist bagi Il Lupi di musim ini.
Klasemen Premier League
(Fabrizio Romano)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabrizio Romano: Christian Pulisic Bakal Cabut dari Chelsea!
Liga Inggris 12 Mei 2023, 19:20
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13




















KOMENTAR