
Bola.net - Josep Guardiola telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Steven Gerrard. Pelatih Manchester City mengaku telah mengeluarkan komentar yang tidak perlu dan bodoh atas apa yang ia katakan tentang legenda Liverpool tersebut pekan lalu.
Sebagaimana diketahui, Man City tengah diselidiki oleh Premier League setelah adanya tuduhan pelanggaran finansial yang mereka lakukan sejak musim 2009/10 hingga 2018/19. Kemudian, pelatih asal Spanyol menegaskan gelar juara akan selalu menjadi milik The Citizens.
Berbicara pada sesi konferensi pers pada hari Selasa (14/02/2023) jelang laga Man City melawan Arsenal, Guardiola membuka pembicaraan dengan mengungkapkan bahwa dia telah menghubungi Gerrard untuk meminta maaf.
"Saya meminta maaf kepada Steven Gerrard atas komentar saya yang tidak perlu dan bodoh yang saya katakan terakhir kali tentang dia," katanya seperti dilansir dari laman 90min.
Simak klarifikasi Guardiola lebih lanjut di bawah ini.
Guardiola Malu
Eks pelatih Barcelona sebelumnya menyinggung kesalahan Gerrard saat Liverpool melawan Chelsea dalam perebutan gelar juara Premier League 2013/14. Saat itu, Gerrard terpeleset hingga menyebabkan timnya mengalami kekalahan dan hal tersebut menjadi momen yang sangat penting saat Man City meraih gelar juara.
Setelah mendinginkan suasana beberapa hari kemudian, Guardiola mengaku malu serta meminta maaf secara terbuka kepada Gerrard. Ia sungguh menaruh respek kepada mantan pemain timnas Inggris.
"Dia tahu bagaimana saya mengagumi dia dan kariernya, apa yang telah dia lakukan untuk negara tempat saya tinggal dan berlatih. Saya malu pada diri saya sendiri karena dia tidak pantas mendapatkannya."
Penyesalan Guardiola
Kemudian ia melanjutkan apa yang terjadi dalam sesi konferensi pers pekan lalu, membuatnya terbawa emosi setelah klubnya tersangkut kasus pelanggaran finansial yang kini masih dalam penyelidikan.
Sehingga, ia menyeret nama Gerrard ketika ditanya mengenai gelar juara yang diraih pasukannya di musim 2013/14 bakal dicabut. Kini Guardiola menyesal telah mengeluarkan komentar yang seharusnya dia tidak ucapkan.
"Saya benar-benar meyakini komentar saya dalam konferensi pers sebelumnya untuk membela klub saya, tetapi saya tidak mewakili klub saya dengan baik dengan menyebut namanya dalam komentar bodoh ini," ujarnya.
"Saya meminta maaf dan saya telah mengatakan kepadanya secara pribadi, namun saya juga harus mengatakannya di sini. Saya turut berduka untuknya, untuk Alex, istri, anak-anak dan keluarganya karena itu adalah hal yang bodoh."
Profil Singkat Steven Gerrard
Gerrard menghabiskan 17 musim di Liverpool sebelum hengkang pada tahun 2015 dan memainkan dua musim terakhir dalam karier bermainnya sebagai pesepakbola di Major League Soccer (MLS) bersama Los Angeles Galaxy.
Setelah mengumumkan gantung sepatu, ia pindah ke dunia kepelatihan dan menikmati masa-masa sukses di Rangers, memenangkan Liga Utama Skotlandia pada 2020-21, sebelum menjalani tahun yang mengecewakan bersama Aston Villa.
Sumber: 90min
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2022/23
Baca Juga:
- Usai Belanja Brutal, Reece James Sesumbar Chelsea Bisa Jadi Klub Terbaik di Dunia
- Akhirnya Pecah Telur di Liverpool, Gakpo Girang: Rasanya Luar Biasa!
- Gelut! Keributan Antarpemain Warnai Kerasnya Derby Merseyside Liverpool vs Everton
- Ketimbang Barcelona, Ruben Neves Pilih Pindah ke Manchester United?
- Penilaian Roy Keane Soal Wout Weghorst: Oke Sih, Tapi Oke Doang Gak Cukup!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bikin Gaduh Soal Insiden Steven Gerrard Terpeleset, Pep Guardiola: Saya Minta Maaf
Liga Inggris 14 Februari 2023, 23:22
-
4 Pelatih yang Berpotensi Hengkang dari Liga Inggris, Guardiola Cabut dari Man City?
Liga Inggris 14 Februari 2023, 09:03
-
Saingan Ketat, tapi Sekarang Arsenal Ogah Pikirkan Man City!
Liga Inggris 14 Februari 2023, 05:30
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 11-14 Februari 2023
Liga Inggris 13 Februari 2023, 15:23
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR