Bola.net - - Pelatih Burnley, Sean Dyche baru-baru ini melontarkan pujian kepada calon lawan mereka . Dyche menilai Chelsea bisa cemerlang di EPL berkat sistem tiga bek yang diterapkan Antonio Conte.
Kubu The Blues sendiri saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara EPL. Mereka mengoleksi 59 poin, unggul 9 poin dari pesaing terdekat mereka Tottenham Hotspur yang baru meraih 50 poin.
Dyche sendiri menilai kegemilangan Chelsea di EPL musim ini berkat perubahan taktik yang diterapkan Conte di tengah musim kemarin. "Saya rasa mereka menjadi kuat karena mereka mengganti formasi mereka," beber Dyche kepada Sportsmole.
"Formasi tersebut terlihat bekerja dengan sempurna pada mereka. Mereka terlihat sangat memahami apa yang harus dikerjakan oleh masing-masing pemain. Mereka tim yang sangat kuat, namun mereka juga sudah bagus sebelum mereka mengubah formasi mereka."
"Meskipun dengan pengalaman Conte, mereka masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan apa yang diinginkan Conte, namun sekarang mereka sudah beradaptasi dengan baik dengan formasi baru tersebut."
"Setiap pertandingan di Premier League merupakan sebuah ujian, namun Chelsea benar-benar tim yang kuat. Untuk saat ini mereka adalah tantangan terbesar yang kami hadapi, dan keberadaan mereka di puncak klasemen bukan tanpa alasan." tutup pelatih 45 tahun tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Conte Dukung Lampard Jadi Pelatih
Liga Inggris 11 Februari 2017, 21:42
-
Kante: Chelsea Berbeda, Ini Tim Juara
Liga Inggris 11 Februari 2017, 20:40
-
Conte Tegaskan Tak Akan Jual Hazard
Liga Inggris 11 Februari 2017, 20:20
-
Conte: Burnley Sangat Kuat di Kandang
Liga Inggris 11 Februari 2017, 19:40
-
Conte: Ada Enam Tim Yang Bisa Juara Termasuk MU
Liga Inggris 11 Februari 2017, 19:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
-
Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
Liga Italia 25 Februari 2026, 09:40
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR