
Bola.net - Momen kegagalan penalti Bruno Fernandes saat Manchester United takluk dari Brentford menjadi sorotan utama. Mantan gelandang Setan Merah, Owen Hargreaves, bahkan memberikan sebuah analisis yang cukup aneh terkait insiden tersebut.
Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 1-3 itu, Bruno Fernandes sebenarnya punya peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, eksekusi penaltinya di babak kedua berhasil dimentahkan oleh kiper lawan.
Kegagalan ini menjadi yang kedua bagi sang kapten musim ini, setelah sebelumnya ia sukses mengeksekusi 18 penalti secara beruntun. Hargreaves pun mencoba mengupas tuntas apa yang mungkin menjadi penyebabnya.
Usut punya usut, Hargreaves menduga kegagalan itu bukan hanya soal teknis atau tekanan sesaat. Ia secara mengejutkan mengaitkannya dengan peran baru yang dimainkan oleh Bruno Fernandes di lini tengah musim ini.
Salahkan Posisi Bermain yang Lebih Dalam
Owen Hargreaves memberikan sebuah teori yang tidak biasa terkait kegagalan penalti sang kapten. Ia menduga ada faktor lain yang lebih dalam di luar tekanan mental saat momen eksekusi.
Menurutnya, peran baru Bruno Fernandes yang bermain lebih sebagai gelandang bertahan musim ini bisa menjadi penyebabnya. Posisi tersebut membuatnya menjadi kurang sering menyentuh bola di area-area berbahaya dekat gawang lawan.
"Anda jadi bertanya-tanya untuk Bruno, apakah itu karena dia bermain di posisi gelandang yang lebih dalam itu?" kata Hargreaves kepada Premier League Productions.
"Dia tidak mendapatkan sentuhan sebanyak di area di mana dia bisa mempengaruhi permainan," sambungnya.
Cerdiknya Kiper Lawan
Selain teori soal posisi bermain, Hargreaves juga tidak lupa memberikan pujian atas kecerdikan kiper Brentford, Caoimhin Kelleher. Sang kiper dinilai berhasil memenangkan perang urat syaraf sebelum tendangan dilakukan.
Kelleher tidak bergerak terlalu cepat dan memilih untuk menunggu di garis gawangnya hingga detik-detik terakhir. Hal ini, menurut Hargreaves, sukses menempatkan Bruno di bawah tekanan besar untuk segera membuat keputusan.
"Jika kiper hanya menunggu seperti yang dilakukan Kelleher, itu menempatkan Bruno di bawah tekanan dan dia akhirnya hanya seperti mengoper bola," ujar Hargreaves.
"Itulah mengapa saya lebih suka gaya Harry Kane yang menendangnya ke pojok. Kelleher menunggu dan membacanya dengan sangat baik," imbuhnya.
Harus Kembali Jadi Nomor 10
Atas dasar analisisnya tersebut, Hargreaves pun memberikan saran taktis yang sangat tegas untuk manajer Ruben Amorim. Ia mendesak agar posisi natural Bruno Fernandes sebagai motor serangan tim dikembalikan.
Menurutnya, tidak ada keraguan bahwa Bruno harus kembali bermain sebagai gelandang serang atau pemain nomor 10. Di posisi itulah ia bisa menjadi sumber kreator peluang terbaik bagi Manchester United.
"Masalah di lini tengah masih menjadi isu, Bruno harus menjadi seorang nomor 10 lagi," tegas Hargreaves.
"Dia adalah kreator terbaik, dia harus menjadi seorang nomor 10 lagi," ulangnya untuk menegaskan.
Satu-satunya Hal Positif
Hargreaves juga memberikan pandangannya mengenai performa tim secara keseluruhan di laga tersebut. Ia mengaku sangat terkejut dengan hasil akhir karena sempat begitu yakin United akan memenangkan pertandingan.
Ia menyebut United benar-benar kalah kelas dan menyoroti beberapa masalah lain di lini pertahanan dan juga posisi penjaga gawang. Namun, menurutnya masih ada satu hal positif yang bisa diambil dari laga yang mengecewakan itu.
"Saya yakin mereka akan memenangkan pertandingan. Mereka kalah kelas dan sekali lagi, ada tanda tanya di posisi penjaga gawang," katanya.
"Secara pertahanan mereka sebenarnya cukup bagus hingga saat ini, tetapi hari ini tidak. Gol dari Sesko menjadi satu-satunya hal positif bagi United hari ini," tutup Hargreaves.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Panen Kritikan, Matheus Cunha Pasang Badan
Liga Inggris 28 September 2025, 23:35
-
Benjamin Sesko Disarankan Lebih Garang Usai Kekalahan dari Brentford
Liga Inggris 28 September 2025, 23:04
-
Ancaman Degradasi Mengintai Manchester United, Poin Akhir Musim Diproyeksi Suram
Liga Inggris 28 September 2025, 22:32
-
Ruben Amorim Terancam Diganti, Gareth Southgate Masuk Radar United
Liga Inggris 28 September 2025, 21:23
-
Penalti Bruno Fernandes Meleset Lagi, MU Butuh Algojo Baru?
Liga Inggris 28 September 2025, 20:42
LATEST UPDATE
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR