
Bola.net - Bukayo Saka menunjukkan kejujuran luar biasa setelah Arsenal meraih kemenangan tipis 1-0 atas Fulham di Craven Cottage, Sabtu malam. Pemain sayap Inggris itu mengakui bahwa sejumlah tendangan sudutnya di laga tersebut sempat buruk, meski salah satunya akhirnya menghasilkan gol kemenangan.
Gol tunggal Leandro Trossard di menit ke-60 menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat itu. Melalui sepak pojok yang dikirim Saka, Gabriel Magalhaes berhasil menyundul bola ke arah Trossard yang kemudian menuntaskannya melewati Bernd Leno.
Hasil ini membuat Arsenal unggul tiga poin di puncak klasemen dan memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi lima laga. Namun, alih-alih memuji dirinya sendiri atas kontribusi penting itu, Saka justru melontarkan kritik jujur soal penampilannya.
“Di awal pertandingan, saya mengambil beberapa tendangan sudut yang benar-benar buruk. Saya cukup kecewa, tapi saya terus mencoba. Ini mungkin tendangan keempat saya, dan akhirnya menjadi umpan bagus,” ujar Saka kepada Sky Sports.
Kejujuran yang Menunjukkan Mentalitas Juara
Dalam wawancara pasca-laga, Jamie Redknapp menyinggung bagaimana keberadaan Gabriel membantu Arsenal memanfaatkan situasi bola mati. Saka menanggapinya dengan nada rendah hati. “Ya, tentu saja membantu. Kami punya pemain-pemain besar di kotak penalti,” katanya sambil tersenyum.
Ketika presenter Dave Jones menanyakan alasan Saka menilai tendangan sudutnya 'rubish' alias 'sampah', sang pemain menimpali santai. “Apakah Anda tidak melihatnya?” candanya.
Saka menambahkan bahwa latihan bola mati memang menjadi bagian penting dari strategi Arsenal. “Kami sering bekerja keras untuk hal itu. Saya senang akhirnya umpan saya bisa berbuah gol. Itu membantu kami memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Mentalitas Baru Arsenal di Puncak Klasemen
Kemenangan di Craven Cottage membawa Arsenal menjauh dari kejaran Manchester City dan Liverpool, sekaligus menegaskan tekad mereka untuk mengakhiri status “nyaris juara” di Premier League. Saka menegaskan bahwa kunci kesuksesan tim musim ini terletak pada mentalitas.
“Kami percaya. Mentalitasnya sederhana, menang dalam kondisi apa pun,” tegasnya. “Akan ada pertandingan di mana kami mendominasi, ada pula saat kami harus bertahan.
"Apa pun situasinya, kami harus menang. Hari ini kami memulainya dengan buruk, tapi kami tetap bisa menutupnya dengan kemenangan.”
Saka mungkin menganggap tendangan sudutnya buruk, tetapi kontribusinya tetap menjadi penentu tiga poin krusial.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Viktor Gyokeres Lagi Seret Gol di Arsenal, Alan Shearer: Jangan Harap Ulangi Rekor 54 Gol!
- Arsenal Menang Lagi Lewat Bola Mati, Pelatih Fulham Sampai Angkat Tangan untuk Gabriel: Dia Terlalu Kuat!
- Man of the Match Fulham vs Arsenal: Gabriel Magalhaes
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Fulham vs Arsenal: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 19 Oktober 2025, 07:01
LATEST UPDATE
-
Jadwal Terbaru MotoGP 2026 Usai GP Qatar Ditunda Akibat Konflik Timur Tengah
Otomotif 15 Maret 2026, 16:55
-
Head to Head Liverpool vs Tottenham: Dominasi The Reds Bakal Berlanjut?
Liga Inggris 15 Maret 2026, 16:53
-
Tempat Menonton Borneo vs Persib: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Bola Indonesia 15 Maret 2026, 16:46
-
Chelsea Kalah dari Newcastle, Liam Rosenior Akui Satu Kesalahan Taktik Ini
Liga Inggris 15 Maret 2026, 16:01
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 15 Maret 2026, 15:55
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 15 Maret 2026, 15:54
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix China di Shanghai Park
Otomotif 15 Maret 2026, 15:51
-
Man United vs Aston Villa Jadi Laga Krusial, Carrick: Kami Menikmati Tekanan
Liga Inggris 15 Maret 2026, 15:29
-
Habis-habisan! Arne Slot Desak Liverpool Maksimalkan Sisa Musim
Liga Inggris 15 Maret 2026, 14:24
-
Cita-Cita Marc Marquez, Ingin Pensiun dari MotoGP Bebas Cedera
Otomotif 15 Maret 2026, 14:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
























KOMENTAR