
Bola.net - Calum McFarlane menjalani debut paling menantang dalam karier kepelatihannya bersama Chelsea. Ia langsung dihadapkan pada Manchester City hanya beberapa hari setelah Enzo Maresca meninggalkan klub.
Situasi tersebut membuat McFarlane harus melompat jauh dari peran sebelumnya. Dari pelatih tim U-21, ia mendadak dipercaya memimpin tim utama di laga besar Premier League.
Beban yang dihadapi tidak main-main mengingat lawan yang dipimpin Pep Guardiola. Banyak pihak meragukan kesiapan McFarlane menghadapi tantangan sebesar ini.
Namun di luar dugaan, Chelsea justru memperlihatkan karakter dan daya juang tinggi. Hasil imbang 1-1 di Etihad Stadium pada Senin (5/1/2026) dini hari WIB menjadi bukti awal yang menjanjikan.
Debut Calum McFarlane di Tengah Kekacauan Chelsea

McFarlane menerima tugas sebagai pelatih sementara dalam situasi yang tidak ideal. Kepergian mendadak Enzo Maresca membuat persiapan tim berjalan sangat singkat.
Ia bahkan mengaku tidak menyangka akan menerima panggilan tersebut. Dalam waktu terbatas, McFarlane harus menyusun staf dan menyatukan pemain.
Meski berstatus debutan di level profesional, McFarlane terlihat tenang. Ia mampu menyampaikan gagasan permainan dengan jelas kepada skuadnya.
Respons Taktis Chelsea di Etihad Stadium

McFarlane melakukan sejumlah perubahan dari susunan tim sebelumnya. Absennya beberapa pemain kunci membuat tantangan semakin berat bagi Chelsea.
Di babak pertama, Chelsea lebih banyak bertahan dari tekanan City. Gol Tijjani Reijnders membuat The Blues tertinggal saat jeda.
Namun setelah turun minum, Chelsea menunjukkan reaksi positif. Pergantian pemain dan pendekatan serangan balik mulai merepotkan pertahanan tuan rumah.
Mentalitas dan Perlawanan Hingga Menit Akhir

McFarlane berhasil menjaga mental para pemainnya hingga akhir laga. Chelsea tetap percaya diri meski terus ditekan Manchester City.
Peluang emas sempat hadir melalui Cole Palmer, meski gagal dimanfaatkan. Tekanan tersebut membuat City tidak pernah benar-benar nyaman.
Gol penyeimbang Enzo Fernandez pada menit ke-94 menjadi puncak perjuangan Chelsea. Hasil ini disambut meriah oleh pemain dan pendukung tim tamu.
Awal Menjanjikan bagi McFarlane

McFarlane menunjukkan kapasitasnya di laga yang disebut sebagai David melawan Goliath. Ia mampu membawa Chelsea tampil disiplin dan terorganisasi.
Hasil imbang ini terasa seperti kemenangan bagi tim yang sedang bergejolak. McFarlane pun sukses membungkam keraguan pada debutnya.
Chelsea kini memiliki fondasi kepercayaan diri baru. Performa ini menjadi modal penting menatap pertandingan berikutnya.
Sumber: Transfermarkt
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Brentford 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:15
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR