Bola.net - Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, mengatakan bahwa selama ini, dirinya tak pernah mendengar ada satupun pemain yang mengeluhkan kepemimpinan Brendan Rodgers di musim pertamanya di Anfield.
Carra memang masih sempat merasakan polesan Manajer asal Irlandia Utara tersebut sebelum akhirnya pensiun pada bulan Mei 2014 lalu. Saat itu, The Reds masih belum bermain sebaik musim 2013-2014 kemarin.
Dalam wawancaranya dengan 5times, ketika ditanya, kelebihan apakah yang dimiliki oleh Rodgers, Carra menjawab bahwa sang Manajer jago dalam urusan manajemen pemain.
"Dalam suatu tim, ada satu orang yang tak suka Manajernya dengan berbagai alasan. Mungkin karena diganti, karena akan dijual, atau mencoba mendatangkan pemain yang posisinya sama. Selalu saja ada seseorang yang tak bahagia," tutur Carra.
"Namun, dengan Rodgers, jujur saya mengatakan bahwa dalam 12 bulan saat saya masih di sana, saya sangat jarang sekali mendengar hal-hal negatif dari para pemain yang tak dimainkan. Segalanya selalu positif karena metode latihan atau karena dia selalu berbicara pada para pemain. Dia tetap membuat para pemain terlibat dalam tim. Sikap dan caranya bekerja, itulah yang dinikmati oleh para pemain," tandasnya. [initial]
(tsr/dim)
Carra memang masih sempat merasakan polesan Manajer asal Irlandia Utara tersebut sebelum akhirnya pensiun pada bulan Mei 2014 lalu. Saat itu, The Reds masih belum bermain sebaik musim 2013-2014 kemarin.
Dalam wawancaranya dengan 5times, ketika ditanya, kelebihan apakah yang dimiliki oleh Rodgers, Carra menjawab bahwa sang Manajer jago dalam urusan manajemen pemain.
"Dalam suatu tim, ada satu orang yang tak suka Manajernya dengan berbagai alasan. Mungkin karena diganti, karena akan dijual, atau mencoba mendatangkan pemain yang posisinya sama. Selalu saja ada seseorang yang tak bahagia," tutur Carra.
"Namun, dengan Rodgers, jujur saya mengatakan bahwa dalam 12 bulan saat saya masih di sana, saya sangat jarang sekali mendengar hal-hal negatif dari para pemain yang tak dimainkan. Segalanya selalu positif karena metode latihan atau karena dia selalu berbicara pada para pemain. Dia tetap membuat para pemain terlibat dalam tim. Sikap dan caranya bekerja, itulah yang dinikmati oleh para pemain," tandasnya. [initial]
Sudah Baca:
- Can: Gabung Liverpool Adalah Keputusan Yang Mudah
- Rodgers Sudah Lama Pantau Can
- Rodgers: Saya Senang Can Pilih Liverpool
- Rodgers: Lallana Adalah Komoditi Spesial
- Owen: Jual Saja Suarez!
- Galatasaray Goda Skrtel Tinggalkan Anfield
- Rodgers Bidik Balotelli Untuk Gantikan Suarez?
- Owen Kaget Rodgers Belum Beli Bek Baru
- Rodgers: Lallana Sempurna Bagi Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fowler Senang Rodgers Beli Duo Southampton
Liga Inggris 7 Juli 2014, 23:56
-
Eks Benfica Ini Dukung Markovic Gabung Liverpool
Liga Eropa Lain 7 Juli 2014, 23:12
-
Detail Jersey Ketiga Liverpool 2014-15
Open Play 7 Juli 2014, 21:40
-
Carragher: Tak Ada Pemain Yang Mengeluhkan Rodgers
Liga Inggris 7 Juli 2014, 21:33
-
Carragher: Jangan Kritik Suarez Jika Ia Jadi Pindah
Liga Inggris 7 Juli 2014, 20:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Kanada 2026 di Vidio, 22-25 Mei 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 11:53
-
David Alaba Tinggalkan Real Madrid Akhir Musim Ini
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 11:40
-
Pep Guardiola Ungkap Rencana Setelah Tinggalkan Manchester City
Liga Inggris 23 Mei 2026, 10:27
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR