
Bola.net - Frank Lampard menegaskan Chelsea harus menjaga fokus penuh dalam duel dua leg babak 16 besar Liga Champions kontra Bayern Munchen tahun depan. Dia yakin pertandingan itu tidak akan mudah.
Pada undian babak 16 besar Liga Champions di Nyon, Swiss, Senin (16/12/2019) kemarin, Chelsea dipastikan bakal menjamu Bayern terlebih dahulu. Duel ini jelas sulit, Bayern masih sangat kuat.
Tentu, hasil undian tersebut kembali memunculkan kenangan tahun 2012 ketika Chelsea pergi ke Munich pada partai final dan memetik kemenangan atas Bayern. Saat itu Chelsea membuat kejutan dengan menjadi juara di bawah Roberto Di Matteo.
Biar begitu, tim Chelsea yang sekarang sudah benar-benar berbeda. Tidak ada Didier Drogba, tidak ada Petr Cech. Lampard masih ada, tapi sekarang perannya berbeda.
Apa kata Lampard soal duel ini? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Sulitnya Fase Gugur
Pertama-tama, Lampard bicara soal sulitnya duel fase gugur Liga Champions. Dia yakin fokus para pemain akan diuji pada dua pertandingan. Fokus itulah yang jadi salah satu tantangan terbesar Chelsea, untungnya masih ada waktu sekitar dua bulan sebelum pertandingan itu dimainkan.
"Level sepak bola setinggi ini, level fase gugur Liga Champions merupakan level fokus yang Anda butuhkan, harus penuh dalam dua pertandingan," kata Lampard di laman resmi Chelseafc via Football London.
"Momen-momen kecil pada pertandingan seperti ini bisa jadi sangat krusial. Tentu kami ingin berada dalam bentuk terbaik ketika memasuki pertandingan itu, semoga dalam performa apik."
Yakin Bisa Menang
Lampard tidak mencoba menahan diri, dia yakin Chelsea bisa menang. Bayern sangat kuat, tapi siapa pun lawan di fase gugur Liga Champions memang sulit. Dia yakin Chelsea bakal siap memberikan yang terbaik.
"Level konsentrasi kami dan bagaimana cara kami mendekati pertandingan itu mungkin bakal jadi faktor penentu. Sebab saya kira kami harus percaya diri bisa mengalahkan Bayern Munchen, tapi dengan memahami mereak sangat kuat," lanjut Lampard.
"Ini undian sulit, tapi undian yang bagus. Saya kira kami tahu bahwa ketika Anda lolos dari fase grup, secara umum bakal Anda melaju bersama sejumlah tim besar."
Riwayat Chelsea
Mundur ke belakang, 20 Mei 2012, final Liga Champions 2011/12, Chelsea bertandang ke Allianz Arena, Munchen, untuk menghadapi sang tuan rumah yang beruntung bisa bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Chelsea jelas tidak diuntungkan di segala sisi.
Mereka kebobolan terlebih dahulu ketika Thomas Muller mencetak gol di menit ke-83, lalu Didier Drogba menyamakan kedudukan di menit ke-88. Skor 1-1 bertahan sampai babak tambahan, dan akhirnya Chelsea jadi juara lewat adu penalti sengit.
Lampard tahu laga itu tidak memengaruhi duel kali ini, situasinya sudah berbeda. Namun, dia yakin riwayat itu bakal memengaruhi mental para pemain.
"Kami jelas punya riwayat itu. Kami punya sejarah berasama mereka, tentu, tapi ini adalah pertandingan berbeda yang bakal sangat menguji, dalam dua laga. Kami Bakal siap menghadapi tantangan itu," tutupnya.
Undian 16 Besar Selengkapnya
Borussia Dortmund vs Paris Saint-Germain
Real Madrid vs Manchester City
Atalanta vs Valencia
Atletico Madrid vs Liverpool
Chelsea vs Bayern Munich
Lyon vs Juventus
Tottenham vs RB Leipzig
Napoli vs Barcelona
Sumber: Chelseafc, Football London
Baca ini juga ya!
- Riwayat Duel Atletico vs Liverpool di Eropa: Siapa Lebih Unggul?
- Reaksi Netizen Soal Undian 16 Besar Liga Champions, Ada yang Prihatin Dengan Napoli dan Chelsea
- Real Madrid Jumpa Manchester City, Inilah Hasil Lengkap Undian 16 Besar UCL
- Live Streaming Undian 16 Besar Liga Champions di Vidio.com
- Apakah Erling Haaland Sudah Siap untuk MU? Ini Jawabannya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Chelsea Harus Pulangkan Nathan Ake
Editorial 17 Desember 2019, 18:03
-
5 pemain yang Bisa Datang ke Chelsea pada Januari
Editorial 17 Desember 2019, 17:47
-
Chelsea Harus Aktifkan Klausul Buyback Nathan Ake di Bulan Januari
Liga Inggris 17 Desember 2019, 15:40
-
Frank Lampard Berniat Coret Kepa Arrizabalaga?
Liga Inggris 17 Desember 2019, 15:20
-
Lima Striker Ini Jadi Kandidat Buruan Chelsea di Bulan Januari, Siapa Saja?
Liga Inggris 17 Desember 2019, 13:34
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR