
Bola.net - Arsenal menang tipis 2-1 atas Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (1/3/2026) malam WIB. Hasil derbi London ini sukses mengembalikan keunggulan lima poin bagi The Gunners di puncak klasemen sementara Premier League.
Armada Mikel Arteta awalnya mampu membuka keunggulan lebih dulu lewat sontekan William Saliba. Situasi berubah memanas usai Piero Hincapie secara tak sengaja mencetak gol bunuh diri tepat sebelum peluit tanda istirahat berbunyi.
Jurrien Timber muncul sebagai pahlawan kemenangan lewat sundulannya pada pertengahan babak kedua. Angin segar semakin berpihak pada tuan rumah ketika Pedro Neto diganjar kartu merah tidak lama setelah gol tersebut tercipta.
Arsenal justru tampil meragukan pada menit-menit krusial. Ketidakmampuan mendominasi lawan yang kalah jumlah pemain memancing kecemasan dari mantan penyerang andalan mereka.
Ancaman Menit Akhir

David Raya harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya menjelang akhir laga. Sang kiper terpaksa bekerja keras menahan gelombang ancaman berbahaya dari Enzo Fernandez, Joao Pedro, dan Alejandro Garnacho.
Jala gawang tuan rumah bahkan sempat terkoyak oleh aksi Liam Delap. Ketegangan akhirnya mereda setelah wasit memutuskan untuk menganulir gol masa injury time tersebut akibat jebakan offside.
"Chelsea mulai bermain sangat lepas begitu mereka kehilangan satu orang," ungkap Ian Wright.
"Arsenal memperlihatkan kegugupan yang sangat kentara pada fase akhir pertandingan," sorot sang legenda klub.
Penyakit Paruh Kedua

Kecemasan Wright sangat beralasan jika menengok kembali catatan minor Arsenal belakangan ini. The Gunners punya penyakit sering kehilangan kendali pada paruh kedua seperti saat ditahan imbang oleh Brentford dan Wolves.
Taktik lawan terbukti masih bisa merepotkan pertahanan tuan rumah. Tim tamu bahkan terlihat lebih berani mengontrol jalannya laga meski hanya tampil dengan sepuluh pemain di lapangan.
"Menuntaskan peluang di awal laga sangat penting supaya para pemain bisa tampil lebih rileks," tutur Wright.
"Saya bersyukur tugas menang tuntas hari ini, tapi saya bakal cemas menatap laga berikutnya jika penurunan performa ini terus berulang," keluhnya.
Pengakuan Kualitas Lawan

Glenn Hoddle ternyata memiliki pandangan serupa soal jalannya laga derbi tersebut. Mantan manajer Tottenham ini justru melihat kubu tamu tampil jauh lebih mengancam setelah Neto menerima kartu kuning kedua.
Kartu merah tersebut merupakan hukuman pengusiran ketujuh bagi skuad Chelsea di liga musim ini. Kalah jumlah pemain anehnya malah membuat The Blues bermain penuh gaya layaknya tim yang memegang kendali.
"Mereka sebetulnya sangat pantas membawa pulang satu poin dari pertandingan ini," puji Hoddle.
Mikel Arteta tak menampik tingginya kualitas lawan meski skuadnya sukses mengamankan kemenangan. Sang manajer memuji daya juang luar biasa anak asuhnya dalam menaklukkan laga bertensi tinggi ini.
"Situasi bola mati kembali menjadi faktor pembeda karena kami berdua sama-sama kuat dalam skema tersebut," terang Arteta.
"Kualitas para pemain lawan di atas lapangan sungguh luar biasa hebat sehingga jalannya pertandingan meleset dari perkiraan awal saya," pungkas sang pelatih.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tren Performa Aston Villa, Rekor Tandang Chelsea, Duel Pemain Kunci
Liga Inggris 2 Maret 2026, 17:47
-
Dapat Kartu Merah di Laga Arsenal vs Chelsea, Pedro Neto Dicap Idiot
Liga Inggris 2 Maret 2026, 15:07
-
Arsenal Kalahkan Chelsea dengan Cara Paling Arsenal!
Liga Inggris 2 Maret 2026, 14:51
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
Piala Dunia 16 Juni 2026, 10:33
-
Kata-Kata Pelatih Spanyol Usai Timnya Ditahan Imbang Cape Verde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28























KOMENTAR