Bola.net - Chelsea masih mencari cara terbaik untuk mendapatkan gelandang berbakat Bayer Leverkusen, Kai Havertz. The Blues ingin mendapatkan harga termurah untuk Havertz, yang diyakini bisa jadi salah satu pemain terbaik Jerman di masa mendatang.
Pergerakan Chelsea di bursa transfer ini dipimpin oleh wanita tangguh, Marina Granovskaia. Mereka merupakan tim paling aktif di bursa transfer sejauh ini, sudah mendatangkan Hakim Ziyech dan Timo Werner.
Jika berhasil, Havertz bakal jadi rekrutan ketiga Chelsea, dan mereka pun masih mencari beberapa nama lain, khususnya untuk sektor bek kiri dan bek tengah.
Negosiasi untuk Havert zidak mudah, Bayer Leverkusen memasang harga yang cukup tinggi. Lalu bagaimana rencana Chelsea? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Biasanya cepat
Mengutip Express, Leverkusen dikabarkan memasang harga 90 juta pounds untuk Havertz, tapi sejauh ini tawaran tertinggi Chelsea ada di angka 70 juta pounds.
Mereka tertarik dengan Havertz, tapi tak mau sampai dipermainkan Leverkusen. Untuk itulah Marina bakal menggunakan strategi berbeda dalam negosiasi kali ini
Biasanya, seperti pada kasus Ziyech dan Werner, Chelsea bisa bergerak cepat untuk mendatangkan pemain. Mereka cenderung membungkus negosiasi dalam waktu singkat, tidak mau membuang-buang waktu.
Kali ini, pergerakan untuk Havertz bakal berbeda.
Kini tarik-ulur
Masih menurut Express, kabarnya kali ini Chelsea memilih menunggu, bermain tarik-ulur dengan Leverkusen dalam negosiasi Havertz.
Hal ini disebabkan oleh situasi sulit Leverkusen. Mereka baru saja menutup musim dan dipastikan tidak akan bermain di Liga Champions musim depan.
Tanpa Liga Champions berarti pemasukan berkurang, yang akan sangat sulit untuk tim papan tengah seperti Leverkusen, khususnya di tengah pandemi virus corona. Sebab itu, besar kemungkinan mereka bakal terpaksa melepas Havertz demi menyelamatkan klub.
Inilah yang diincar Chelsea. Mereka sengaja menunggu sampai Leverkusen terpaksa melepas Havertz dengan harga yang lebih murah.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Menerka Rencana Arsenal: Apa yang Diharapkan dari Willian?
- Tinggalkan Real Madrid, Vinicius Junior Gabung Chelsea?
- Premier League Penuh Tekanan, Mampukah Timo Werner Bisa Sukses Bersama Chelsea?
- Bukan Jan Oblak, Chelsea Bakal Datangkan Eks Kiper Barcelona Ini
- Lagi BU, Chelsea Siap Jual Rugi Tiemoue Bakayoko
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Kemungkinan Gagal Dalam Perburuan Alaba
Bundesliga 12 Agustus 2020, 22:12
-
Milan dan Chelsea Sudah Mulai Bernegosiasi Untuk Bakayoko
Liga Italia 12 Agustus 2020, 19:18
-
Ternyata Chelsea Belum Tawar Declan Rice
Liga Inggris 12 Agustus 2020, 19:00
-
Chelsea Galau, MU Coba Bajak Transfer Kai Havertz
Bundesliga 12 Agustus 2020, 18:20
-
5 Pemain Chelsea yang Membelot ke Arsenal
Editorial 12 Agustus 2020, 14:19
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR