
Bola.net - Chelsea dilaporkan selangkah lagi akan merampungkan transfer bintang muda Borussia Dortmund, Jamie Gittens. Kesepakatan senilai 51 juta pounds disebut-sebut telah berhasil dicapai antara kedua klub.
Upaya The Blues untuk kembali merekrut talenta muda dari Bundesliga ini menjadi sebuah sinyal ambisi yang kuat. Mereka tidak mau berhenti untuk terus membangun tim yang kompetitif di masa depan.
Namun, di tengah antusiasme tersebut, sebuah suara peringatan justru datang dari legenda mereka sendiri, Frank Leboeuf. Ia secara terbuka mengungkapkan rasa khawatirnya terhadap kebijakan transfer mantan klubnya itu.
Leboeuf takut bahwa Chelsea akan kembali mengulangi kesalahan yang sama di masa lalu. Lantas, apa yang menjadi dasar dari kekhawatiran sang legenda dan bagaimana kontrasnya situasi ini dengan euforia yang sedang dirasakan oleh rekrutan anyar lainnya?
Peringatan Keras dari Sang Legenda

Frank Leboeuf secara jujur mengungkapkan rasa skeptisnya terhadap rencana Chelsea yang akan segera merekrut Jamie Gittens. Ia merasa takut bahwa transfer ini akan kembali menjadi sebuah kesalahan yang sudah sering ia lihat.
Ia kemudian membandingkan Gittens dengan empat nama besar lain yang juga didatangkan dari Bundesliga. Para pemain tersebut adalah Timo Werner, Mykhailo Mudryk, Christopher Nkunku, dan bahkan Kai Havertz, yang dinilainya memiliki hasil yang campur aduk.
"Saya selalu skeptis," kata Leboeuf kepada ESPN FC. "Sudah terlalu sering kami mengalami ini dengan Werner, Mudryk, Nkunku, bahkan Havertz."
"Banyak pemain datang dari Bundesliga, terutama yang masih muda dari klub keluarga seperti Dortmund. Di Chelsea, mereka langsung dituntut untuk berprestasi dan itu sulit di usia 20 tahun," tambahnya.
Perbedaan Kultur dan Tekanan
Leboeuf lebih jauh menjelaskan alasan di balik keraguannya tersebut. Menurutnya, ada perbedaan kultur yang sangat signifikan antara klub seperti Borussia Dortmund dan Chelsea.
Ia menganggap Dortmund sebagai sebuah "klub keluarga" yang sangat menjaga dan merawat para pemain mudanya. Sementara di Chelsea, seorang pemain muda akan langsung dihadapkan pada tuntutan untuk bisa memberikan hasil instan.
Hal inilah yang menurutnya sangat sulit untuk dilakukan oleh pemain berusia 20 tahun yang baru pindah ke kompetisi baru. Ia pun menyarankan para penggemar untuk tidak terlalu berharap banyak dan lebih baik menunggu dan melihat perkembangannya.
Ia merasa bahwa fondasi tim yang terlalu bertumpu pada para pemain muda sangatlah rapuh.
"Ketika dia di Chelsea, ceritanya akan berbeda, kami ingin melihat sesuatu secara langsung dan itu sulit ketika Anda berusia 20 tahun untuk bisa beradaptasi. Anda pindah dari satu kompetisi ke kompetisi lain, jadi kita lihat saja nanti," pesannya.
Euforia Berbeda dari Liam Delap
Di tengah pandangan pesimistis yang diungkapkan oleh Leboeuf, rekrutan anyar lainnya, Liam Delap, justru sedang merasakan euforia. Penyerang yang baru didatangkan dari Ipswich itu baru saja mencetak gol perdananya untuk Chelsea.
Golnya tersebut turut membantu The Blues meraih kemenangan telak 3-0 atas Esperance Tunis. Kemenangan ini sekaligus memastikan langkah mereka ke babak 16 besar Piala Dunia Antarklub.
"Tentu saja ini adalah perasaan yang sangat bahagia dan semoga ini adalah yang pertama dari banyak gol," ujar Delap kepada situs resmi klub, chelseafc.com.
"Saya berbicara dengan Enzo (Maresca) dan dia mengatakan kepada saya ketika dia mendapatkan bola untuk terus berlari. Itu adalah umpan yang hebat dan untungnya bola itu masuk," jelasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Satu Lagi Pemain Chelsea yang Gabung Arsenal
Liga Inggris 25 Juni 2025, 20:43
-
Chelsea Mau Beli Bintang Dortmund, Legenda Klub Malah Mengaku 'Trauma'
Liga Inggris 25 Juni 2025, 16:16
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR