
Bola.net - Keputusan Chelsea membeli Christian Pulisic bisa jadi salah satu keputusan terbaik mereka. The Blues resmi mengikat Pulisic pada Januari 2019 lalu dan baru akan bergabung per awal musim 2019/20 mendatang.
Pulisic datang menghadapi tantangan besar. Chelsea baru saja kehilangan Eden Hazard, kapten sekaligus pemain terbaik mereka. Karena bermain di posisi sama, Pulisic jelas akan dibandingkan dengan Hazard.
Biar begitu, dengan kemampuannya yang sekarang, Pulisic masih belum layak disandingkan dengan Hazard. Dia masih 20 tahun, dan perkembangannya baru menginjak tahap awal.
Meski masih belia, kemampuan Pulisic tidak bisa diragukan. Dia dipercaya sebagai kapten Amerika Serikat pada laga melawan Curacao di Gold Cup dewasa ini. Amerika lolos ke final, bakal menghadapi Meksiko.
Menjadikan pemain 20 tahun sebagai kapten tentu keputusan berani. Bos Amerika, Gregg Berhalter mengambil keputusan itu karena melihat potensi Pulisic sebagai pemimpin dalam setiap tindakannya.
"Dia [Pulisic] adalah pemain yang memimpin lewat performa. Saya berbicara dengan dia soal menjadi kapten pada pertandingan ini, dan itu adalah sesuatu yang dia terima dengan sangat siap," tutur Berhalter kepada Tribalfootball.
"Anda bisa melihat hasil kerjanya. Dia adalah pemain yang - meski kelelahan dalam pertandingan - dia tidak berhenti bekerja, lalu dia punya kualitas untuk menciptakan umpan hebat pada Weston, lewat umpan silang melambung."
Artinya, ada satu lagi potensi Pulisic yang terbuka: memimpin rekan setim. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Keuntungan Chelsea
Pulisic jelas disiapkan untuk jadi bintang baru Chelsea di masa mendatang. Musim pertamanya mungkin tidak akan terlalu moncer, bagaimanapun dia perlu beradaptasi dengan Premier League. Setelahnya, dia akan jadi idola baru Stamford Bridge, dan mungkin jadi kapten di masa depan.
"Dia terlibat dalam sejumlah peluang lainnya, tembakan dari luar kotak penalti, punya kesempatan di awal pertandingan yang nyaris jadi gol, dan dia bertahan dengan sangat baik," sambung Berhalter.
"Saya sangat puas dengan performanya, dan karena itulah dia jadi kapten, karena bisa memberikan performa seapik itu," tutup dia.
Baca Juga:
- 2 Ancaman Besar yang Harus Dihadapi Lampard Jika Jadi Bos Chelsea
- Ada-ada Saja, Benarkah Chelsea Tunda Resmikan Frank Lampard Karena Sosmed Down?
- Frank Lampard Sudah Tiba di Markas Chelsea
- Ekspektasi di Chelsea Sangat Tinggi, Frank Lampard Diduga Belum Siap
- Chelsea Segera Perpanjang Kontrak Ruben Loftus-Cheek
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gary Cahill, Opsi Rasional untuk Pertahanan Manchester United
Liga Inggris 4 Juli 2019, 21:20
-
Didier Drogba Susul Frank Lampard ke Chelsea?
Liga Inggris 4 Juli 2019, 20:20
-
Dengan Lampard, Fans Chelsea Diminta Bersikap Realistis
Liga Inggris 4 Juli 2019, 18:25
-
Empat Tugas Besar yang Menanti Frank Lampard di Chelsea
Liga Inggris 4 Juli 2019, 17:55
-
Resmi! Frank Lampard Jadi Pelatih Anyar Chelsea
Liga Inggris 4 Juli 2019, 15:15
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR