Bola.net - - Pelatih Chelsea, Antonio Conte enggan menjadi satu-satunya orang yang disalahkan atas kegagalan Chelsea musim ini. Conte menyebut semua elemen klub juga bertanggung jawab atas hasil buruk yang mereka raih musim ini.
Musim lalu, nama Conte dipuja-puja di Stamford Bridge. Di musim perdananya sebagai manajer Chelsea, ia langsung mempersembahkan trofi Liga Inggris untuk The Blues.
Namun musim ini, Conte panen hujatan. Ia dinilai sebagai sosok yang bertanggung jawab atas performa buruk The Blues, di mana tim asal London Barat itu gagal menembus Liga Champions musim depan setelah finish di peringkat 5 klasemen akhir EPL.
Conte sendiri menyebut bahwa ia bukan satu-satunya orang yang harus disalahkan atas keterpurukan Chelsea tersebut. "Musim lalu kami menjalani musim yang fantastis karena kami melakukan pekerjaan yang fantastis," buka Conte kepada Sportsmole.
"Musim lalu kami meraih kesuksesan yang besar. Setelah memenangkan itu kami mengerti bahwa memenangkan trofi itu seperti layaknya melaju dengan kecepatan 300 km/jam. Ketika kami memenangkan trofi itu, kami harus memahami hal-hal apa yang harus kami tingkatkan."
"Kesuksesan kami musim lalu dibagi kepada para pemain kami dan juga klub. Namun musim ini kami finish di peringkat 5, dan kami juga harus membagi tanggung jawab tersebut kepada klub, manajer dan juga para pemain."
"Kami harus menggunakan pengalaman ini untuk berkembang. Jika klub ini cerdas, maka kami akan tahu apa yang salah dan apa yang benar dan kami akan mencoba untuk menjadi lebih baik dari pengalaman itu." tandas mantan pelatih Timnas Italia tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Courtois Yakin Belgia Bisa Juara Piala Dunia 2018
Piala Dunia 19 Mei 2018, 21:55
-
Vialli: Kans Chelsea vs MU 50:50
Liga Inggris 19 Mei 2018, 21:00
-
Chelsea Terpuruk, Conte Ogah Jadi Kambing Hitam Sendiri
Liga Inggris 19 Mei 2018, 19:45
-
Rashford: Lawan Chelsea di Final Tidak Pernah Mudah
Liga Inggris 19 Mei 2018, 18:30
-
Hazard Tak Mau Jadi Egois Untuk Dapat Ballon D'Or
Liga Inggris 19 Mei 2018, 18:26
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR