
Bola.net - Penyerang Chelsea, Christian Pulisic, terus mengundang decak kagum. Salah satu sosok yang menilainya sangat tinggi adalah pelatih Timnas Amerika Serikat, Gregg Berhalter.
Menarik ke belakang, tepatnya pada awal musim, Pulisic sempat menjadi sorotan publik. Alasannya adalah performa pemain berusia 21 tahun tersebut belum mampu memenuhi ekspektasi publik terhadap dirinya.
Bisa dikatakan momen kedatangannya di Chelsea tidak pas. Pulisic berlabuh di Stamford Bridge saat Eden Hazard pindah ke Real Madrid. Tak heran kalau dirinya dibanding-bandingkan dengan pemain asal Belgia tersebut.
Belum lagi ditambah dengan performanya yang apik saat memperkuat Borussia Dortmund dulu. Jadi wajar kalau publik berekspektasi tinggi. Namun, Pulisic baru bisa menunjukkan kualitas terbaiknya pasca kompetisi bergulir kembali.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bisa Bermain di Barcelona ataupun Madrid
Lima gol dan dua assist berhasil diproduksi Pulisic sejak bulan Juli lalu sampai laga final kontra Arsenal bulan Agustus lalu. Dan saat ini, publik mulai bisa memberikan aplaus sebesar-besarnya kepada dirinya.
Berhalter memiliki penilaian yang sangat tinggi terhadap Pulisic. Bahkan, jika melihat performanya sekarang, ia cukup yakin kalau sang penyerang bisa memperkuat klub raksasa lainnya seperti Barcelona dan Real Madrid.
"Christian sempurna buat Chelsea. Semua aksi serangan yang berbahaya melewati dia, dia bersinar sebagai pencetak gol dan penyaji gol," ungkapnya kepada Sport Bild.
"Jika Christian bisa bertahan pada level ini, dia juga bisa bermain untuk klub besar di dunia seperti Bayern [Munchen], Barcelona ataupun Real Madrid tanpa mengalami kendala," lanjutnya.
Punya Sisi Kepemimpinan
Selain kemampuannya sebagai kreator dan pencetak gol, Pulisic juga dinilai tinggi oleh Berhalter karena kualitasnya sebagai seorang pemimpin. Dan itu menjadi semakin spesial dengan usianya yang masih sangat belia.
"Pulisic adalah seorang pemimpin di Chelsea saat berusia 21 tahun. Itu jarang terjadi, di mana ada pemain dari Bundesliga yang pindah ke klub besar di Inggris dan langsung bermain dengan meyakinkan," tambahnya.
"Christian secara cepat terbiasa dengan kecepatan serta gaya permainan yang mengandalkan fisik di Inggris. Ia adalah sosok panutan bagi pemain Amerika Serikat lainnya di Bundesliga yang bercita-cita bermain di Premier League," tandasnya.
Pulisic diyakini akan turut serta dalam laga perdana Chelsea di ajang Premier League 2019/20 yang digelar pada hari Selasa (15/9/2020) dua pekan lagi. The Blues akan berhadapan dengan Brighton di Falmer Stadium.
(Goal International)
Baca Juga:
- Saat Arthur Bersikeras Menolak, Juventus Sempat Berniat Merekrut Jorginho
- Tinggalkan Chelsea, Michy Batshuayi Bakal Gabung Klub Ini
- Mumpung Masih Murah, Chelsea Diminta Datangkan Nick Pope Sebagai Ganti Kepa
- Fans Chelsea Wajib Tahu, Ini 3 Kelebihan yang Dimiliki Kai Havertz
- N'Golo Kante: Pemain Ideal untuk Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU dan Chelsea Kirim Dua Wakil di Daftar Nominasi PFA Young Player of the Year
Liga Inggris 4 September 2020, 19:40
-
Bayer Leverkusen Konfirmasi Kai Havertz Segera Pindah ke Chelsea
Bundesliga 4 September 2020, 18:28
-
Demi N'Golo Kante, Inter Milan Bakal Tumbalkan Tiga Pemain
Liga Inggris 4 September 2020, 18:20
-
Thiago Silva Diklaim Tidak akan Kesulitan Beradaptasi di Chelsea
Liga Inggris 4 September 2020, 16:40
-
4 Transfer Paling Mahal Premier League 2020/2021 Sejauh ini
Liga Inggris 4 September 2020, 13:11
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR