Bola.net - - Karir Danny Welbeck sejak memutuskan untuk pindah ke Arsenal dari Manchester United boleh dibilang sangat terjal. Silih berganti penyerang berusia 26 tahun ini dihantam cedera yang membuatnya harus absen dalam waktu yang lama.
Namun, Welbeck mengatakan bahwa ia memiliki rasa cinta yang begitu tinggi pada sepakbola. Rasa cinta itulah yang kemudian membuatnya bisa terus bertahan dan kembali bangkit untuk bermain sepakbola.
"Saya rasa itu hanya tentang rasa cinta pada sepakbola [yang membuat saya tetap bermain]," terang Welbeck.
Welbeck terpaksa harus melewatkan pesta juara Piala FA tahun 2015 bersama Arsenal lantaran mengalami cedera. Saat itu, ia mengalami cedera lutut. Welbeck baru kembali tampil pada bulan Februari pada tahun berikutnya.
Namun, Welbeck tidak lama bisa bermain di hadapan para fans Arsenal. Pada bulan Mei 2016, ia harus kembali terkapar. Saat membela Arsenal melawan Leicester City, yang kemudian menjadi juara Premier League, Welbeck kembali mengalami cedera. Lututnya lagi-lagi bermasalah.
"Sangat sulit menjalani apa yang sudah saya alami. Itu sangat sulit, mengalami cedera dan hanya bisa menyaksikan dari televisi. Ada sebuah hasrat untuk segera kembali masuk ke dalam lapangan," tutur Welbeck.
"Saat saya sudah bisa berada di gym dan melakukan latihan fisik di lapangan, tidak bisa digambarkan dengan kata-kata rasanya. Bahkan, hanya sekedar menendang bola untuk pertama kalinya. Anda akan merasa lebih baik," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cinta Yang Buat Welbeck Menjadi Tangguh
Liga Inggris 7 Februari 2017, 19:36
-
Redknapp: Waktunya Wenger Tinggalkan Arsenal
Liga Inggris 7 Februari 2017, 15:40
-
Arsenal Naif Dan Sukses Dijebak Conte
Liga Inggris 7 Februari 2017, 15:25
-
Sol Campbell Tak Yakin Arsenal Finish di Empat Besar
Liga Inggris 7 Februari 2017, 15:05
-
Prestasi Arsenal Tentukan Masa Depan Sanchez
Liga Inggris 7 Februari 2017, 14:40
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR