
Bola.net - Cole Palmer kembali jadi perbincangan setelah masa depannya di Chelsea mulai tidak pasti. Gelandang serang asal Inggris itu kini dikaitkan dengan Manchester United dan Manchester City pada bursa transfer musim panas.
Chelsea dikabarkan hanya akan membuka negosiasi jika ada tawaran minimal 80 juta poundsterling (sekitar Rp1,9 triliun). Nilai tersebut muncul setelah performa Palmer tetap konsisten meski Chelsea gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Situasi Chelsea yang finis di peringkat ke-10 Liga Inggris membuat spekulasi transfer semakin berkembang. Palmer juga sempat melontarkan komentar yang membuka peluang perubahan besar dalam kariernya.
Chelsea Sulit Pertahankan Palmer
Chelsea sebenarnya masih menganggap Palmer sebagai pemain penting dalam proyek jangka panjang klub. Namun, absennya mereka dari Liga Champions membuat posisi klub di pasar transfer tidak terlalu kuat.
Dalam wawancara dengan TNT Sports, Palmer mengakui Liga Champions menjadi faktor penting bagi ambisinya. Ia mengatakan, “Jika kami tidak berada di Liga Champions, semuanya berubah. Kami harus finis di zona Liga Champions.”
Ucapan itu memicu spekulasi mengenai kemungkinan hengkangnya sang pemain pada musim panas ini. Manchester United yang finis di posisi ketiga Liga Inggris kini punya daya tarik lebih besar untuk memboyongnya.
Manchester United dan City Pantau Situasi
Manchester United sebenarnya sudah lama dikaitkan dengan Palmer karena pemain tersebut diketahui merupakan penggemar klub sejak kecil. Ketertarikan itu sempat mereda karena manajemen lebih fokus mencari pemain di sektor lain.
Kini peluang transfer kembali terbuka setelah harga Palmer mulai terungkap ke publik. Chelsea dikabarkan memulai pembicaraan dari angka 80 juta poundsterling (sekitar Rp1,9 triliun).
Selain United, Manchester City juga terus memantau perkembangan situasi mantan pemain akademinya tersebut. Laporan dari Spanyol bahkan mengabarkan adanya proposal senilai 86 juta poundsterling (sekitar Rp2,04 triliun) untuk membawa Palmer kembali ke Etihad Stadium.
Faktor Enzo Maresca dan Xabi Alonso
Peluang Palmer kembali ke Manchester City semakin menarik setelah perubahan besar di kursi pelatih. Enzo Maresca diproyeksikan menggantikan Pep Guardiola yang menjalani laga terakhirnya bersama City akhir pekan lalu.
Maresca pernah bekerja bersama Guardiola dan dianggap sebagai sosok yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik Palmer. Kedekatan itu bisa menjadi faktor penting apabila City benar-benar bergerak pada musim panas ini.
Di sisi lain, Chelsea kini berada di bawah arahan Xabi Alonso untuk musim 2026/2027. Palmer tetap masuk rencana utama tim, tetapi tekanan finansial dan kegagalan tampil di Eropa dapat memengaruhi keputusan klub.
Manchester United sendiri masih memprioritaskan perekrutan gelandang baru. Namun, Palmer dinilai sebagai peluang pasar yang sulit diabaikan setelah kondisi Chelsea memburuk pada akhir musim.
Sumber: Manchester Evening News
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00






















KOMENTAR