9 Playmaker Paling Mematikan di Premier League, Nomor 1 Bikin Sejarah!

9 Playmaker Paling Mematikan di Premier League, Nomor 1 Bikin Sejarah!
Ilustrasi logo Premier League/Liga Inggris. (c) AI/Gemini

Bola.net - Statistik assist kini menjadi salah satu ukuran paling penting dalam sepak bola modern. Namun, sebelum era 1990-an, kontribusi kreator serangan belum terlalu mendapat perhatian sebesar pencetak gol.

Barulah pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, statistik assist mulai dipopulerkan secara luas. Sejak saat itu, kemampuan menciptakan peluang mulai dianggap sama pentingnya dengan mencetak gol.

Premier League kemudian menjadi panggung lahirnya para maestro umpan kelas dunia. Banyak playmaker elite datang ke Inggris dan meninggalkan jejak luar biasa lewat kreativitas mereka di lapangan.

Menariknya, rekor assist terbanyak dalam semusim sempat dianggap mustahil disentuh setelah Thierry Henry mencetak 20 assist pada musim 2002/03. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah nama besar akhirnya mampu mendekati bahkan melampaui catatan legendaris tersebut.

1 dari 10 halaman

Fabregas Muda Jadi Nyawa Baru Arsenal

Pelatih Como, Cesc Fabregas mengenakan jersey bertuliskan Como means Europe? setelah memastikan lolos ke turnamen Eropa musim depan usai mengalahkan Hellas Verona, 10 Mei 2026. (c) Paola Garbuio/LaPresse via AP

Pelatih Como, Cesc Fabregas mengenakan jersey bertuliskan Como means Europe? setelah memastikan lolos ke turnamen Eropa musim depan usai mengalahkan Hellas Verona, 10 Mei 2026. (c) Paola Garbuio/LaPresse via AP

Cesc Fabregas muncul sebagai simbol era baru Arsenal setelah klub pindah ke Emirates Stadium. Lulusan La Masia itu langsung dipercaya menjadi motor permainan The Gunners di usia yang sangat muda.

Musim 2007/08 menjadi salah satu periode terbaik Fabregas bersama Arsenal. Setelah kepergian Thierry Henry ke Barcelona, tanggung jawab kreatif tim praktis berada di pundaknya.

Fabregas menjawab tantangan tersebut dengan luar biasa. Ia mencatatkan 17 assist di Premier League dan hampir membawa Arsenal bersaing dalam perebutan gelar juara.

Performa konsistennya membuat Arsenal sempat terlihat sebagai kandidat kuat juara. Namun, tim asuhan Arsene Wenger akhirnya finis di posisi ketiga di bawah Manchester United dan Chelsea.

2 dari 10 halaman

Fabregas Bangkit Lagi Bersama Chelsea

Pelatih Como Cesc Fabregas dan para pemain memberikan tepuk tangan kepada para suporter saat merayakan kemenangan 2-0 pada akhir laga Serie A/Liga Italia antara Genoa vs Como, 26 April 2026 (c) Tano Pecoraro/LaPresse via AP

Pelatih Como Cesc Fabregas dan para pemain memberikan tepuk tangan kepada para suporter saat merayakan kemenangan 2-0 pada akhir laga Serie A/Liga Italia antara Genoa vs Como, 26 April 2026 (c) Tano Pecoraro/LaPresse via AP

Tujuh tahun setelah musim gemilangnya di Arsenal, Fabregas kembali ke Premier League dengan seragam Chelsea. Kepindahan itu sempat memancing reaksi keras dari sebagian fans Arsenal yang merasa dikhianati.

Di bawah arahan Jose Mourinho, peran Fabregas sedikit berubah dibanding masa mudanya di Arsenal. Ia bermain lebih dalam dan menjadi pengatur tempo dari lini tengah.

Meski demikian, kualitas umpannya tetap mematikan. Pada musim 2014/15, Fabregas sukses mencatatkan 18 assist dan menjadi kunci keberhasilan Chelsea meraih gelar juara liga.

Salah satu assist paling ikoniknya datang pada pekan pertama musim melawan Burnley. Umpan panjang akuratnya kepada Andre Schurrle hingga kini masih dianggap sebagai salah satu assist terbaik dalam sejarah Premier League.

3 dari 10 halaman

De Bruyne Mulai Menunjukkan Kelasnya

Pemain Belgia, Kevin De Bruyne, dalam laga babak 16 besar Euro 2024 melawan Prancis, Senin (1/7/2024). (c) AP Photo/Hassan Ammar

Pemain Belgia, Kevin De Bruyne, dalam laga babak 16 besar Euro 2024 melawan Prancis, Senin (1/7/2024). (c) AP Photo/Hassan Ammar

Kevin De Bruyne sempat gagal bersinar bersama Chelsea. Namun, kepindahannya ke Wolfsburg menjadi titik balik yang mengubah kariernya secara drastis.

Manchester City kemudian memboyong De Bruyne pada 2015. Meski awalnya belum langsung meledak, kedatangan Pep Guardiola membuat kemampuan terbaik sang gelandang akhirnya keluar sepenuhnya.

Pada musim 2016/17, De Bruyne mengoleksi 18 assist di Premier League. Ia menjadi pusat kreativitas City sekaligus pemain yang paling berbahaya dalam menciptakan peluang.

Menariknya, lima assist terakhirnya hadir dalam empat laga penutup musim. Kontribusi tersebut membantu Manchester City mengamankan tiket Liga Champions.

4 dari 10 halaman

Lampard tak Hanya Jago Cetak Gol

Frank Lampard selama ini dikenal sebagai gelandang dengan naluri mencetak gol luar biasa. Namun, banyak yang lupa bahwa ia juga merupakan kreator serangan elite.

Musim 2004/05 menjadi salah satu musim terbaik Lampard bersama Chelsea. Di bawah Jose Mourinho, ia berkembang menjadi gelandang komplet yang mampu mengontrol ritme permainan.

Lampard sukses mencatatkan 18 assist saat Chelsea meraih gelar Premier League pertama mereka sejak 1955. Ia juga sangat efektif dalam skema transisi cepat yang diterapkan Mourinho.

Kontribusinya nyaris selalu hadir di setiap pertandingan. Bahkan, Lampard mencetak dua gol pada laga terakhir musim untuk memastikan Chelsea menutup musim dengan sempurna.

5 dari 10 halaman

Salah Pecahkan Banyak Rekor Baru

Mohamed Salah dalam laga Liverpool vs Brentford di Liga Inggris, Minggu (24/5/2026). (c) Dok. Liverpool FC

Mohamed Salah dalam laga Liverpool vs Brentford di Liga Inggris, Minggu (24/5/2026). (c) Dok. Liverpool FC

Mohamed Salah kembali menunjukkan kelasnya pada musim 2024/25. Penyerang Liverpool itu tampil luar biasa dan terus memecahkan berbagai rekor individu.

Salah memang gagal memecahkan rekor assist terbanyak dalam semusim. Namun, ia tetap menorehkan 18 assist dan mencatat total kontribusi gol terbanyak dalam sejarah Premier League dengan angka 47.

Pelatih anyar Liverpool, Arne Slot, memberikan kebebasan besar kepada Salah dalam menyerang. Peran bebas tersebut membuatnya sangat sulit dihentikan lawan saat transisi cepat terjadi.

Selain menyabet penghargaan Playmaker of the Year, Salah juga meraih Sepatu Emas. Ia membuktikan diri bukan hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga kreator peluang kelas dunia.

6 dari 10 halaman

Ozil Hampir Pecahkan Rekor Henry

Pemain Real Madrid asal Jerman, Mesut Ozil, mengontrol bola saat laga Copa del Rey kontra Celta de Vigo di Santiago Bernabeu, Rabu (9/1/2013). (c) AP Photo/Daniel Ochoa de Olza

Pemain Real Madrid asal Jerman, Mesut Ozil, mengontrol bola saat laga Copa del Rey kontra Celta de Vigo di Santiago Bernabeu, Rabu (9/1/2013). (c) AP Photo/Daniel Ochoa de Olza

Mesut Ozil sempat terlihat pasti memecahkan rekor assist Premier League pada musim 2015/16. Start luar biasanya membuat banyak orang yakin catatan Thierry Henry akan runtuh.

Gelandang Jerman itu mencetak 16 assist hanya dalam 18 pertandingan awal musim. Kreativitas dan visi bermainnya benar-benar sulit dihentikan.

Namun, performa assist Ozil menurun drastis pada paruh kedua musim. Ia hanya mampu menambah tiga assist hingga akhir kompetisi dan berhenti di angka 19.

Meski gagal memecahkan rekor, musim tersebut tetap dikenang sebagai salah satu performa playmaker terbaik dalam sejarah Premier League. Ozil tampil elegan dengan umpan terobosan dan bola mati yang mematikan.

7 dari 10 halaman

De Bruyne Samai Rekor Legendaris Henry

Gelandang Napoli, Kevin De Bruyne jelang laga melawan Manchester City di Liga Champions yang digelar di Etihad Stadium. (c) AP Photo/Dave Thompson

Gelandang Napoli, Kevin De Bruyne jelang laga melawan Manchester City di Liga Champions yang digelar di Etihad Stadium. (c) AP Photo/Dave Thompson

Musim 2019/20 menjadi salah satu performa individu terbaik Kevin De Bruyne di Premier League. Meski Manchester City gagal mempertahankan gelar juara, De Bruyne tetap tampil luar biasa.

Ia membuka musim dengan delapan assist hanya dalam tujuh pertandingan pertama. Performa itu membuatnya langsung masuk jalur pemecahan rekor assist semusim.

Pada akhirnya, De Bruyne sukses mencatatkan 20 assist dan menyamai rekor Thierry Henry. Catatan tersebut terasa semakin spesial karena ia melakukannya dalam jumlah pertandingan lebih sedikit.

Sayangnya, Manchester City tetap tak mampu mengejar Liverpool yang tampil dominan sepanjang musim. Namun, kualitas De Bruyne sebagai playmaker elite dunia semakin sulit dibantah.

8 dari 10 halaman

Thierry Henry Jadi Standar Kehebatan Baru

Thierry Henry saat melatih timnas Prancis di Olimpiade 2024 lalu. (c) AP Photo/Julio Cortez

Thierry Henry saat melatih timnas Prancis di Olimpiade 2024 lalu. (c) AP Photo/Julio Cortez

Thierry Henry bukan hanya penyerang tajam, tetapi juga kreator peluang yang luar biasa. Musim 2002/03 menjadi bukti paling nyata dari kualitas lengkapnya.

Henry mencetak 20 assist dan 24 gol dalam satu musim Premier League. Kombinasi tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain paling dominan dalam sejarah kompetisi.

Meski Arsenal gagal mempertahankan gelar juara, performa Henry tetap dikenang sepanjang masa. Ia mampu memikat publik dengan kecepatan, skill, dan kreativitasnya.

Sementara Ruud van Nistelrooy sibuk mencetak gol untuk Manchester United, Henry tampil sebagai pemain yang bisa melakukan segalanya. Itulah yang membuatnya dianggap sebagai salah satu striker terbaik sepanjang sejarah Premier League.

9 dari 10 halaman

Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Bersejarah

Selebrasi Bruno Fernandes usai membobol gawang Brighton, Minggu (24/5/2026) (c) MUFC Official

Selebrasi Bruno Fernandes usai membobol gawang Brighton, Minggu (24/5/2026) (c) MUFC Official

Bruno Fernandes akhirnya menjadi pemain pertama yang menembus angka 21 assist dalam semusim Premier League. Rekor itu tercipta pada pekan terakhir musim 2025/26 saat Manchester United menghadapi Brighton.

Musim Bruno sempat berjalan sulit ketika Ruben Amorim masih menangani tim. Ia lebih sering dimainkan di posisi yang lebih dalam sehingga kontribusi kreatifnya tidak maksimal.

Situasi berubah setelah Michael Carrick mengambil alih kursi pelatih. Bruno diberi kebebasan bergerak sebagai nomor 10 dan hasilnya langsung luar biasa.

Kapten Manchester United itu mampu menciptakan peluang dari berbagai area lapangan. Ditambah kekuatan bola matinya, Bruno akhirnya sukses memecahkan rekor assist Premier League yang selama bertahun-tahun dianggap mustahil dilewati.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL