
Bola.net - Chelsea membuat keputusan besar dengan menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru mereka untuk menggantikan Liam Rosenior di Stamford Bridge. Langkah ini langsung memancing perhatian karena nama Jose Mourinho sempat dikaitkan dengan kursi panas The Blues.
Kehadiran Alonso menjadi perjudian menarik bagi Chelsea setelah musim yang mengecewakan. Klub asal London itu gagal tampil konsisten dan harus finis di papan tengah klasemen Liga Inggris.
Meski Alonso mengalami periode sulit bersama Real Madrid dalam beberapa bulan terakhir, Chelsea tetap percaya pada kapasitasnya sebagai pelatih muda modern. Pengalaman suksesnya bersama Bayer Leverkusen dianggap menjadi modal penting untuk membangun kembali identitas permainan tim.
Keputusan Chelsea ini juga mendapat dukungan dari mantan gelandang mereka, Gustavo Poyet. Pria asal Uruguay itu bahkan menilai Alonso adalah pilihan yang lebih tepat dibanding membawa pulang Jose Mourinho ke Stamford Bridge.
Poyet Antusias Sambut Kedatangan Alonso

Gus Poyet mengaku sangat senang melihat Chelsea akhirnya memilih Xabi Alonso sebagai nahkoda baru mereka. Ia percaya mantan gelandang Liverpool dan Real Madrid itu memiliki pemahaman sepak bola yang luar biasa.
Menurut Poyet, kemampuan Alonso membaca permainan sudah terlihat sejak masih aktif bermain. Hal tersebut membuatnya yakin Alonso memang ditakdirkan menjadi pelatih besar di masa depan.
Alonso sendiri datang ke Chelsea setelah perjalanan yang cukup berwarna dalam karier kepelatihannya. Sebelum meninggalkan Real Madrid, ia mencatatkan 24 kemenangan dari 34 pertandingan, sementara sebelumnya ia sukses besar bersama Bayer Leverkusen dengan mempersembahkan gelar Bundesliga, DFB Pokal, dan Piala Super Jerman.
"Saya senang dengan kesepakatan ini. Saya sangat, sangat senang Xabi datang ke sana. Sebagai pemain, ia memahami permainan dengan cara yang luar biasa. Terkadang Anda bisa tahu pemain mana yang bisa menjadi pelatih," serunya pada The Action Network, via Goal.
Absennya Chelsea dari Eropa Dinilai Jadi Keuntungan

Chelsea dipastikan tidak tampil di kompetisi Eropa musim depan setelah hanya finis di posisi ke-10 Liga Inggris. Namun, situasi tersebut justru dianggap Poyet bisa membantu Alonso menjalankan proyeknya lebih maksimal.
Poyet menilai jadwal yang lebih ringan akan memberi Alonso waktu lebih banyak untuk melatih dan menerapkan sistem permainan yang diinginkannya. Ia melihat kondisi ini mirip dengan situasi Alonso saat membangun Bayer Leverkusen menjadi tim kuat di Jerman.
Menurutnya, banyak pelatih kesulitan membangun identitas tim ketika harus bermain setiap tiga hari sekali. Karena itu, absennya Chelsea dari Eropa bisa menjadi keuntungan tersembunyi.
"Saya akan mengatakan sesuatu yang sangat buruk. Dan saya tidak takut mengatakannya. Bagi manajer, ini lebih baik. Bagi Xabi Alonso, ini lebih baik. Karena ia mendapatkan lebih banyak waktu untuk bekerja selama seminggu. Ketika Anda mulai bermain setiap minggu, Anda tidak punya waktu untuk menerapkan sistem Anda dengan benar. Persis seperti yang ia lakukan di Leverkusen. Tim membutuhkan waktu. Dan waktu yang diberikan oleh tidak bermain di kompetisi Eropa di antara akhir pekan sangat berharga," terangnya.
Poyet Dukung Chelsea Pilih Alonso daripada Mourinho

Penunjukan Alonso otomatis mengakhiri rumor soal kemungkinan Jose Mourinho kembali untuk periode ketiga di Chelsea. Mourinho sendiri dikabarkan semakin dekat kembali ke Real Madrid musim depan.
Nama Mourinho memang punya sejarah besar bersama Chelsea. Pelatih asal Portugal itu pernah mempersembahkan tiga gelar Premier League, tiga Piala Liga, satu Piala FA, dan satu Community Shield selama dua periode melatih The Blues.
Meski begitu, Poyet menilai kondisi skuad Chelsea saat ini lebih cocok ditangani Alonso dibanding Mourinho. Ia percaya Chelsea membutuhkan proyek baru dengan pendekatan berbeda untuk memaksimalkan karakter pemain muda yang dimiliki.
"Saya menyukai Jose dan saya rasa ia adalah legenda Chelsea selamanya. Tapi ini lebih tentang para pemain, bukan tentang dirinya. Saya rasa dengan Xabi Alonso, ini adalah kesempatan untuk membangun sesuatu yang berbeda dengan karakteristik para pemain," tandasnya.
Klasemen Liga Inggris
(Goal)
Baca Juga:
- Cole Palmer Masuk Radar MU dan Man City, Chelsea Patok Harga Fantastis
- Prediksi Starting XI Man City Racikan Enzo Maresca: Bajak Enzo Fernandez dan Cole Palmer dari Chelsea?
- Klasemen Akhir Premier League Tanpa VAR: Arsenal Gagal Juara di Detik Terakhir, Tottenham Malah Naik Posisi
- Terungkap! Kobbie Mainoo Nyaris Tinggalkan MU dan Gabung Klub Top EPL Ini
- Jose Mourinho Pilih Dua Bek Terbaik Sepanjang Kariernya, Bukan Sergio Ramos atau Varane!
- Robert Lewandowski Pergi, Barcelona Bidik Joao Pedro, Chelsea Menolak Negosiasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Wow! Barcelona Kepincut Wonderkid Brasil yang Disebut Mirip Neymar
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 18:37
-
Piala Dunia 2026: 10 Pemain yang Diprediksi Jadi Magnet Turnamen
Piala Dunia 27 Mei 2026, 18:15
-
5 Pemain Liverpool Ini Bisa Hijrah ke Serie A, 3 Menuju Juventus?
Liga Italia 27 Mei 2026, 16:33
-
Lionel Messi Belum Fit 100 Persen untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR