
Bola.net - Nama besar Cristiano Ronaldo mulai tercoreng. Tidak ada yang meragukan kualitas Ronaldo sebagai salah satu pesepak bola terbaik di dunia, sayangnya sikap Ronaldo baru-baru ini jadi masalah.
Ronaldo sudah 37 tahun. Situasi berubah drastis sejak kedatangan Erik ten Hag sebagai pelatih baru Manchester United musim ini. Ten Hag menuntut perubahan besar.
Gaya bermain Ten Hag dikenal agresif dengan intensitas tinggi. Ronaldo diduga tidak lagi bisa memenuhi tuntutan gaya main tersebut. Fisiknya tidak lagi mumpuni.
Alhasil, Ronaldo lebih sering dicadangkan musim ini dan masuk sebagai pengganti. Mungkin situasi inilah yang membuat sang superstar frustrasi.
Aksi walk-out Ronaldo
Erik ten Hag has said he will deal with Ronaldo walking down the tunnel tomorrow 😳 pic.twitter.com/oWk1F1UpYL
— SPORTbible (@sportbible) October 19, 2022
Baru-baru ini, kemenangan 2-0 Manchester United atas Tottenham dinodai dengan aksi tak terpuji Ronaldo. Ronaldo tidak menjadi starter di pertandingan tersebut. Erik Ten Hag kembali menaruh Ronaldo di bangku cadangan.
Ronaldo pun tidak diberi kesempatan tampil di laga ini. Dia sepertinya sangat tidak puas dengan keputusan Ten Hag tersebut.
Ronaldo kemudian meninggalkan bangku cadangan. Dia tertangkap kamera berjalan menuju ruang ganti saat laga berjalan 89 menit.
Aksi Ronaldo ini jelas mengganggu kemenangan tim dan menodai kepemimpinan Ten Hag sebagai pelatih.
Dicoret dari tim
Sebagai respons terhadap aksi Ronaldo, Ten Hag mengambil keputusan besar. Nama Ronaldo dicoret dalam daftar skuad MU untuk menghadapi Chelsea akhir pekan ini.
Ronaldo sudah meminta maaf melalui media sosialnya, tapi Ten Hag sepertinya tidak mau mengambil risiko. Lagi pula, pemain yang bersikap seperti Ronaldo memang harus mendapatkan hukuman.
“Saya memulai karier ini ketika sangat muda. Pemain-pemain yang lebih tua dan paling berpengalaman selalu menjadi sampel yang sangat penting bagi saya," kata Ronaldo.
"Oleh karena itu, saya selalu mencoba memberi contoh kepada anak-anak muda yang sedang berkembang di tim manapun yang saya bela. Sayangnya hal itu tidak selalu terjadi. Terkadang situasi yang panas mempengaruhi diri saya.”
Bukan contoh yang baik
Berdasarkan potongan klarifikasi Ronaldo di atas, dapat disimpulkan bahwa Ronaldo mengakui kegagalannya dalam mengontrol emosi. Dia sepertinya terlalu kesal karena tidak diberi kesempatan bermain di laga kontra Tottenham lalu.
Tidak ada yang meragukan nama besar Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, tapi jelas dia masih perlu belajar jadi senior yang baik. Untuk saat ini, Ronaldo adalah contoh yang buruk.
Pemain berusia 37 tahun seharusnya menyadari bahwa dia perlu memikul peran berbeda dalam tim. Ronaldo seharusnya bisa jadi sosok pahlawan bagi pemain-pemain MU yang lebih mudah.
Zlatan Ibrahimovic adalah contoh yang bagus. Di AC Milan, meski jarang bermain, Ibrahimovic masih jadi elemen penting dalam tim. Kehadirannya membuat ruang ganti semakin percaya diri.
Ronaldo seharusnya bisa menjadi Ibrahimovic. Tidak ada salahnya jadi pemain ambisius, tapi dia harus menyadari bahwa tidak ada pemain yang lebih besar dari klub dan tim.
Klasemen Liga Inggris
Sumber: Express
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Jadwal Lengkap Premier League 2022/2023 di SCTV dan Vidio
- 4 Pelatih Nganggur yang Bisa Gantikan Steven Gerrard di Aston Villa
- Fakta dan Statistik Pralaga Premier League 2022/2023 Pekan Ini
- 4 Legenda Premier League Era 2000-an yang Jadi Manajer, Bagaimana Nasib Mereka?
- Bruno Fernandes Dinilai Main Lebih Bagus Saat Cristiano Ronaldo Cadangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Anthony Martial Segera Comeback di Skuat MU, Tapi Absen Lawan Chelsea
Liga Inggris 21 Oktober 2022, 21:43
-
Tidak Keder, Erik Ten Hag Justru Antusias Hadapi Chelsea di Stamford Bridge
Liga Inggris 21 Oktober 2022, 20:59
-
Tanpa Cristiano Ronaldo, Erik Ten Hag Pede Manchester United Bisa Bekuk Chelsea
Liga Inggris 21 Oktober 2022, 20:45
-
Chelsea vs MU, Erik Ten Hag Tidak Kebelet Ingin Balas Dendam ke Graham Potter
Liga Inggris 21 Oktober 2022, 18:28
LATEST UPDATE
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR