
Bola.net - Tahun 2025 menjadi periode yang sulit bagi Liverpool saat menghadapi Crystal Palace. The Eagles telah menjelma menjadi momok yang menakutkan bagi The Reds, menorehkan rekor tak terkalahkan di semua ajang kompetisi yang mereka lakoni.
Catatan impresif ini termasuk hasil imbang di Premier League, kemenangan dramatis di Community Shield melalui adu penalti, serta dua kemenangan meyakinkan di kompetisi domestik lainnya. Performa Crystal Palace sepanjang tahun ini menunjukkan dominasi yang jelas atas raksasa Merseyside tersebut.
Fenomena ini bukan sekadar kebetulan, melainkan cerminan dari strategi dan mentalitas kuat yang ditunjukkan oleh skuad Crystal Palace. Mereka berhasil mengeksploitasi kelemahan Liverpool dan tampil superior dalam setiap pertemuan krusial di tahun 2025.
Awal Dominasi: Imbang di Liga dan Juara Community Shield
Crystal Palace memulai dominasinya atas Liverpool dengan hasil imbang 1-1 pada pertandingan Premier League tanggal 25 Mei 2025. Pertandingan sengit ini menunjukkan bahwa The Eagles memiliki kemampuan untuk menahan gempuran The Reds di kandang mereka.
Kemudian, pada 10 Agustus 2025, Crystal Palace menghadapi Liverpool di ajang FA Community Shield di Wembley. Laga ini berakhir imbang 2-2 setelah waktu normal, menandakan perjuangan keras kedua tim di lapangan.
Crystal Palace akhirnya keluar sebagai juara setelah memenangkan adu penalti dengan skor 3-2, dengan kiper Dean Henderson melakukan dua penyelamatan krusial. Ismaïla Sarr dinobatkan sebagai Man of the Match, menegaskan peran pentingnya dalam kesuksesan tersebut.
Kemenangan di Community Shield ini menjadi sinyal awal bahwa Crystal Palace adalah momok yang serius bagi Liverpool. Mereka berhasil mengamankan trofi pertama musim itu dengan mengalahkan salah satu tim terkuat di Inggris.
Kemenangan Dramatis di Selhurst Park

Dominasi Crystal Palace berlanjut di Premier League pada 27 September 2025, saat mereka menjamu Liverpool di Selhurst Park. The Eagles berhasil mengalahkan The Reds dengan skor tipis 2-1 dalam pertandingan yang penuh drama.
Gol-gol Crystal Palace dicetak oleh Ismaïla Sarr pada menit ke-9 dan Eddie Nketiah pada menit ke-90+7. Gol penentu dari Nketiah datang di waktu tambahan, mengakhiri rekor tak terkalahkan Liverpool di awal musim Premier League.
Federico Chiesa sempat menyamakan kedudukan untuk Liverpool pada menit ke-87, namun gol telat Nketiah memastikan kemenangan penting bagi Crystal Palace. Hasil ini membuktikan ketangguhan mental dan fisik The Eagles di hadapan pendukung sendiri.
Kemenangan ini semakin memperkuat anggapan bahwa Crystal Palace adalah momok yang sulit ditaklukkan bagi Liverpool.
Anfield Takluk di Tangan The Eagles
Puncak dominasi Crystal Palace terjadi pada 29 Oktober 2025, ketika mereka bertandang ke Anfield untuk pertandingan Carabao Cup. Dalam laga tersebut, Crystal Palace berhasil mempermalukan Liverpool dengan kemenangan telak 3-0.
Ismaila Sarr tampil gemilang dengan mencetak dua gol pada menit ke-41 dan ke-45, memberikan keunggulan nyaman bagi timnya. Yeremy Pino melengkapi kemenangan dengan gol ketiga pada menit ke-88, memastikan The Eagles melaju ke babak perempat final.
Kemenangan tandang yang meyakinkan di Anfield ini adalah bukti nyata bahwa Crystal Palace adalah momok yang menakutkan bagi Liverpool. Mereka tidak hanya mampu mengalahkan The Reds, tetapi juga melakukannya dengan gaya yang dominan.
Hasil ini semakin menegaskan bahwa Crystal Palace memiliki formula khusus untuk mengatasi Liverpool. Mereka berhasil menunjukkan performa luar biasa dan berhasil menyingkirkan Liverpool dari kompetisi piala domestik.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bad News! Cedera Hamstring, Jeremie Frimpong Absen Bela Liverpool Enam Pekan
Liga Inggris 30 Oktober 2025, 23:50
-
Liverpool Temukan Satu Lagi Calon Penerus Mohamed Salah, Kali ini di Belanda
Liga Inggris 30 Oktober 2025, 23:02
-
5 Pemain Ini Tampil tak Sesuai Standar, Liverpool pun Terkena Imbasnya
Liga Inggris 30 Oktober 2025, 17:38
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR