
Bola.net - Sudah rahasia umum kalau Chelsea, dulu, merupakan klub yang cukup sering menyia-nyiakan talenta muda berbakat. Kevin De Bruyne dan Mohamed Salah merupakan sedikit dari korban-korbannya.
De Bruyne berlabuh di Stamford Bridge saat usianya baru menginjak 20 tahun usai direkrut dari Genk. Ia hanya bertahan selama satu musim sebelum didepak ke Vfl Wolfsburg usai mencatatkan sembilan penampilan di semua kompetisi.
Sementara itu, Mohamed Salah dibeli Chelsea saat usianya masih 21 tahun. Ia direkrut dari Basel dan dipinjamkan ke berbagai klub, seperti Fiorentina dan AS Roma, sebelum direkrut secara permanen oleh Roma di tahun 2016.
Dan seperti yang diketahui, Kevin De Bruyne dan Mohamed Salah sekarang menjadi dua dari sekian pemain hebat di ajang Premier League. Mereka berhasil mempersembahkan trofi untuk klubnya masing-masing, Manchester City dan Liverpool.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
De Bruyne Cedera, Mo Salah Pemalu
Oscar cukup beruntung ketimbang dua eks rekan setimnya tersebut. Setelah direkrut dari Internacional pada tahun 2012, ia mampu bertahan selama lima musim serta mencatatkan 203 penampilan di semua kompetisi.
Sekarang Oscar sedang berpentas di China bersama Shanghai SIPG. Ketika berbincang dengan Yellow and Green Football, ia mengungkapkan alasan mengapa De Bruyne dan Mo Salah gagal bersinar di Chelsea.
"Dia [De Bruyne] mendapatkan beberapa kesempatan, tampil apik namun mengalami cedera. Saya rasa tidak konsisten di klub yang punya banyak opsi mengartikan bahwa dia tidak begitu cocok pada saat itu," ujarnya.
"Mo Salah berbeda. Dia tidak terhentikan saat latihan, tapi selalu malu dan menjadi pendiam di luar lapangan. Dalam permainan, saya rasa dia tidak punya rasa percaya diri yang sama di setiap klub tempatnya bermain setelah Chelsea, terutama di Liverpool," lanjutnya.
Oscar Berbeda
Oscar menyimpulkan kalau tekanan membuat talenta kedua pemain tersebut jadi tertahan. Ia sendiri bisa bertahan lama di Chelsea karena menyenangi situasi di mana dirinya ada dalam tekanan.
"Terkadang para pemain tidak merasa nyaman dengan tekanan seperti itu. Saya menyukainya karena itu membuat saya menjadi lebih baik," tambahnya.
"[Jose] Mourinho sangat membantu saya, dan dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia. Dia membuat para pemain jadi percaya diri, tapi juga ingin mereka tampil pada level yang sesuai dengan kepercayaan itu," pungkasnya.
Sekarang, Chelsea merupakan tim yang beranggotakan banyak pemain muda. Mason Mount, Tammy Abraham hingga Reece James merupakan talenta berbakat yang dipromosikan oleh pelatih sebelumnya, Frank Lampard, dari tim akademi.
(Goal International)
Baca Juga:
- Penampakan Thomas Tuchel Pimpin Latihan Perdana Chelsea
- Permintaan Pertama Thomas Tuchel ke Chelsea: Beli Erling Haaland Musim Depan
- Kisah Tes IQ untuk Para Pemain Chelsea, Frank Lampard Dapat Nilai 150
- Solskjaer Ikut Terkejut dengan Pemecatan Frank Lampard: Dia Akan Kembali Lebih Kuat
- 5 Pemain yang Berpeluang Unjuk Gigi setelah Frank Lampard Dipecat dan Digantikan Thomas Tuchel
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Chelsea vs Wolverhampton, 28 Januari 2021
Liga Inggris 27 Januari 2021, 22:49
-
Pesan Berkelas Bos Liverpool Jurgen Klopp untuk Lampard yang Baru Dipecat Chelsea
Liga Inggris 27 Januari 2021, 22:24
-
Lihat Lampard Dipecat, Solskjaer Bersyukur Masih Dipercaya MU
Liga Inggris 27 Januari 2021, 19:40
-
Tammy Abraham Beri Pembelaan untuk Rudiger, Soal Apa?
Liga Inggris 27 Januari 2021, 17:36
-
5 Tugas Berat Thomas Tuchel Sebagai Pelatih Baru Chelsea
Editorial 27 Januari 2021, 17:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR