
Bola.net - Cole Palmer menjadi sorotan setelah menunjukkan performa menurun di level klub dan tim nasional. Terbaru, pemain Chelsea tersebut gagal memberi dampak saat Inggris kalah 0-1 dari Jepang dalam laga persahabatan pada Selasa malam.
Akibatnya, posisinya di skuad The Three Lions untuk Piala Dunia 2026 mulai dipertanyakan. Ia ditarik keluar pada menit ke-60 setelah kesulitan berkontribusi di lini serang.
Selain itu, tren negatif ini berlanjut dari performanya di klub. Sebelumnya, Palmer juga tampil kurang efektif saat Chelsea kalah 0-3 dari Everton di kompetisi domestik.
Situasi ini memicu perdebatan di kalangan pendukung Chelsea. Berdasarkan polling The Chelsea Chronicle, mayoritas fans menilai posisi gelandang serang atau nomor 10 merupakan peran terbaiknya.
Namun demikian, data performa dan analisis taktis menunjukkan hasil yang berbeda dari opini publik tersebut.
Ilusi Kebebasan di Pusat Permainan

Penempatan Palmer sebagai gelandang serang tengah dinilai logis oleh pelatih Liam Rosenior. Dengan peran tersebut, ia diharapkan lebih sering menguasai bola dan menjadi pusat kreativitas tim.
Sepanjang musim ini, Palmer memang lebih sering dimainkan di posisi tersebut. Ia diproyeksikan mampu membongkar pertahanan lawan dari area sentral.
Namun demikian, efektivitas peran tersebut mulai dipertanyakan. Bermain di sisi lapangan kerap dianggap berisiko karena potensi terisolasi, tetapi justru di posisi sayap kanan Palmer dinilai lebih optimal.
Memori Magis di Final Piala Dunia Antarklub

Performa terbaik Palmer terlihat saat final Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Paris Saint-Germain. Pada laga tersebut, ia dimainkan di sisi kanan dan berhasil tampil dominan.
Ia mencetak dua gol serta memberikan satu assist kepada Joao Pedro, sekaligus membawa Chelsea menang 3-0 dan meraih gelar.
Secara taktis, area right half-space menjadi zona paling efektif bagi Palmer. Dari posisi tersebut, ia mampu menciptakan peluang melalui tembakan maupun umpan terobosan.
Kontribusinya juga diakui oleh rekan setimnya. Joao Pedro menilai pergerakan Palmer sangat membantu efektivitas lini serang.
"Palmer adalah pemain spesial, dan sejak saya bergabung dia selalu berusaha berada di dekat saya dan membantu saya," puji Pedro saat diwawancarai oleh BBC Sport bulan lalu.
Menelusuri Jejak Angka dan Ketajaman yang Hilang
Statistik Cole Palmer berdasarkan posisi bermainnya di Chelsea sejak musim 2023-2024. (c) Bola.net
Analisis statistik selama tiga musim menunjukkan perubahan peran yang signifikan. Pada musim 2023-2024, Palmer tampil seimbang dengan bermain sebagai gelandang serang dan sayap kanan.
Ia mencetak 13 gol dari 21 laga sebagai gelandang serang, serta jumlah yang sama dari 20 penampilan di sisi kanan.
Namun, pada musim 2024-2025, perannya berubah drastis. Ia lebih sering dimainkan di posisi nomor 10 dengan 44 penampilan, sementara hanya enam kali bermain di sisi kanan.
Tren tersebut berlanjut pada musim 2025-2026. Palmer baru bermain tujuh kali di sayap kanan dan 16 kali sebagai gelandang serang dengan catatan delapan gol.
Dengan kondisi ini, Liam Rosenior dan Thomas Tuchel dihadapkan pada kebutuhan untuk menyesuaikan kembali peran Palmer. Mengembalikannya ke sisi kanan dinilai dapat menjadi solusi untuk meningkatkan performa individu sekaligus efektivitas tim.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Chelsea vs Port Vale 4 April 2026
Liga Inggris 2 April 2026, 19:34
-
Di Mana Posisi Terbaik Cole Palmer, Benarkah Sayap Kanan?
Liga Inggris 2 April 2026, 12:21
-
Pemilik Chelsea Mulai Menyesal Tunjuk Liam Rosenior jadi Pelatih?
Liga Inggris 2 April 2026, 09:05
LATEST UPDATE
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR