Bola.net - - Manajer , Antonio Conte memilih untuk menerima sanksi yang diberikan oleh otoritas sepakbola Inggris atau FA. Conte pun siap membayar sanksi yang dijatuhkan kepadanya oleh pihak FA.
Conte mendapat kartu merah kala memimpin Chelsea di pertandingan melawan Swansea pekan lalu. Manajer asal Italia diusir dari tepi lapangan oleh wasit Neil Swarbrick lantaran dinilai protes keras pada official keempat, Lee Mason.
FA kemudian menghukum Conte larangan mendampingi tim satu pertandingan juga denda 8.000 euro atau sekitar Rp 128 juta. Mantan pelatih Juventus pun memilih untuk menerimanya.
"Saya pikir sudah benar bahwa saya menerima dan membayar denda. Seperti yang saya katakan setelah pertandingan usai, jika wasit sudah mengambil keputusan seperti itu, maka saya harus menghormatinya," ucap Conte.
"Saya ingin menghormatinya dan membayar denda," tegasnya.
Antonio Conte
Conte tentunya punya alasan mengapa ia banyak melakukan protes di laga kontra Swansea. Menurut pelatih 48 tahun, saat itu pemain lawan banyak membuang-buang waktu. Tentu saja ia dibuat geram dengan tindakan tersebut.
Protes yang dilayangkan karena Conte ingin wasit menindak sikap pemain Swansea tersebut.
"Saya katakan pada official keempat, mereka buang-buang waktu. Di masa depan saya akan beritahu pemain saya di lapangan untuk bicara pada wasit. Saya akn coba untuk tidak lagi melakukannya pada official keempat," tutup Conte.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Didenda 128 Juta, Seperti Ini Respon Antonio Conte
Liga Inggris 6 Desember 2017, 23:34
-
Fabregas Siap Jumpa Barca di Babak 16 Besar
Liga Champions 6 Desember 2017, 22:08
-
Redknapp Sebut Cedera di Awal Musim Untungkan Hazard
Liga Inggris 6 Desember 2017, 19:50
-
Bukan Willian atau Kante, Inilah Pemain Tercepat di Chelsea
Liga Inggris 6 Desember 2017, 15:20
-
Pulang ke Madrid, Morata Akan Ajak Antonio Conte
Liga Inggris 6 Desember 2017, 15:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR