
Bola.net - Tekanan terhadap Ruben Amorim terus meningkat seiring hasil Manchester United yang belum stabil di kompetisi domestik. Kritik datang bukan hanya dari suporter, tetapi juga dari sejumlah mantan pemain legendaris klub.
Sorotan utama tertuju pada pendekatan taktik Amorim yang dinilai terlalu aman, terutama terkait keputusan pergantian pemain dalam beberapa laga terakhir. Situasi ini semakin diperbesar oleh performa kandang United yang mengecewakan.
Namun, Amorim menolak anggapan tersebut dan memilih membela pendekatannya dengan merujuk langsung pada data performa timnya di Premier League musim ini.
Amorim Menepis Tuduhan Bermain Terlalu Aman

Ruben Amorim menegaskan Manchester United justru termasuk tim paling menyerang di Premier League. Ia menyebut timnya menciptakan dan mencetak gol lebih banyak dibanding mayoritas pesaing.
Pernyataan itu muncul setelah United menuai kritik usai hanya bermain imbang 1-1 melawan Wolves di Old Trafford. Hasil tersebut membuat United gagal menyalip Chelsea di posisi kelima dan tetap berada di peringkat keenam klasemen.
Dalam beberapa pekan terakhir, Amorim juga mendapat tekanan karena performa kandang United yang buruk. Mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dari lima laga terakhir di Old Trafford.
Kritik Fans dan Legenda Klub Soal Pergantian Pemain
Kemarahan suporter memuncak ketika Amorim memasukkan pemain bertahan dalam dua laga terakhir melawan Newcastle dan Wolves. Keputusan itu bahkan disambut dengan sorakan tidak puas dari tribun.
Legenda klub seperti Paul Scholes menilai Amorim tidak menghormati tradisi sepak bola menyerang Manchester United. Kritik serupa juga disuarakan Gary Neville dalam dua pertandingan terakhir tim.
Meski demikian, Amorim menilai kritik tersebut tidak sepenuhnya adil. Ia menekankan bahwa keputusan pergantian pemain selalu didasarkan pada kondisi di lapangan dan kebutuhan tim saat itu.
“Hal pertama adalah kami menciptakan dan mencetak gol lebih banyak daripada kebanyakan tim,” kata Amorim dalam konferensi pers.
“Saya memahami tim ini lebih baik daripada siapa pun. Terkadang suporter mempertanyakan keputusan Anda, dan terkadang Anda harus melakukan apa yang Anda yakini benar, meski sulit dipahami.”
Statistik Serangan dan Masalah di Lini Pertahanan
Amorim menunjuk statistik untuk memperkuat argumennya bahwa United tampil agresif. Ia menyebut timnya hanya kalah produktif dari satu tim di liga dan menjadi yang paling banyak melepaskan tembakan.
Ia juga menyoroti kontribusi Bruno Fernandes yang menjadi pencipta peluang terbanyak di liga. Catatan itu diraih meski sang kapten absen dalam tiga pertandingan terakhir akibat cedera.
“Kami menciptakan banyak peluang. Kami memiliki lebih banyak tembakan dibanding siapa pun,” ujar Amorim.
“Jika ada satu hal yang benar-benar berbeda dari musim lalu, itu adalah cara kami menyerang. Yang perlu kami tingkatkan adalah cara bertahan.”
Amorim menilai posisi United di klasemen lebih disebabkan oleh kesalahan individu dan lemahnya konsentrasi di momen krusial.
Ia menegaskan masalah tersebut bukan karena kurangnya investasi, mengingat klub telah menghabiskan 208 juta pounds untuk Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko pada musim panas lalu.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Jelang Manchester City vs Chelsea: Cara Calum McFarlane Siapkan The Blues Lawan Man City dalam 2 Hari Saja
- Pelatih Dadakan Chelsea Akui 24 Jam yang Gila Menjelang Man City vs Chelsea
- Jadwal Nonton Live Streaming Leeds vs MU Malam Ini, 4 Januari 2026
- Bagaimana Sesi Latihan Chelsea Setelah Kepergian Enzo Maresca? Pemain 'Lapar' dan Siap Terkam Man City
- Fakta Man City vs Chelsea: Cole Palmer Lupa Cara Cetak Gol di Luar London, Erling Haaland Siap Terkam The Blues
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
LATEST UPDATE
-
Prediksi Osasuna vs Real Madrid 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Lecce vs Inter 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 00:00
-
Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan Usai Cedera Otot
Liga Italia 20 Februari 2026, 23:57
-
Bek Barcelona Ini Tegaskan Tak Akan Pernah Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:43
-
Gavi Kian Dekat Kembali, Barcelona Dapat Kabar Baik dari Ruang Medis
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:29
-
Ramadhan di Eropa, Strategi Khusus untuk Pemain Muslim
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:58
-
Hasil Persija Jakarta vs PSM Makassar: Gol Dramatis Warnai Kemenangan Macan Kemayoran
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 22:38
-
Prediksi Chelsea vs Burnley 21 Februari 2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:00
-
Xabi Alonso Tolak Marseille, Sinyal Tunggu Peluang Terbuka di Liverpool?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 21:54
-
Julian Alvarez dan Rumor Barcelona, Agen Tegaskan Tidak Ada Negosiasi
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:45
-
Prediksi Bayern vs Eintracht Frankfurt 21 Februari 2026
Bundesliga 20 Februari 2026, 21:30
-
Wojciech Szczesny Ungkap Alasan Gabung Barcelona Usai Sempat Pensiun
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:14
-
Prediksi Juventus vs Como 21 Februari 2026
Liga Italia 20 Februari 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR