
Bola.net - Performa apik Diogo Jota pada beberapa pertandingan terakhir membuat Liverpool banjir pujian. The Reds dipuji karena bisa membeli pemain yang tepat untuk tim, yang bisa langsung membantu.
Betapa tidak, Jota sudah berulang kali menyelamatkan Liverpool. Teranyar dia mencetak gol kemenangan atas West Ham United (2-1) akhir pekan lalu.
Tidak ada yang menduga Jota bisa langsung sebagus ini, terlebih karena dia baru berusia 23 tahun. Bahkan Jurgen Klopp sendiri pun terkagum-kagum dengan adaptasi ngebut Jota.
Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Layaknya pemain Liverpool
Klopp tahu penampilan impresif Jota terbilang mengejutkan jika dibandingkan dengan pemain-pemain baru Liverpool yang terdahulu. Umumnya pemain anyar The Reds butuh waktu adaptasi cukup lama.
"Dia [Jota] bagus, seperti selayaknya pemain ketika mereka bergabung dengan kami. Dia ada di usia terbaiknya, 23 tahun, sudah berpengalaman, sudah banyak bermain," buka Klopp di laman resmi Liverpool.
"Dia pemain muda yang sangat baik dan ini adalah pembelian yang sangat bagus bagi kami, begitulah adanya."
"Kami tidak pernah menahan para pemain baru di masa-masa awal mereka, hanya biasanya mereka butuh waktu beradaptasi. Namun, saya tahu bahwa dia tidak akan butuh waktu lama," imbuhnya.
Melihat Jota di Wolves
Salah satu penyebab Jota bisa langsung nyetel dengan Liverpool disinyalir karena pengalamannya sebagai mantan pemain Wolverhampton.
Gaya main dua klub ini memang beda, tapi Wolves pun meminta pemain-pemainnya terus menekan dan berlari sepanjang laga.
"Secara teknik, kami melihat dia bermain sangat bagus, dan sisanya adalah soal menemukan pijakan di lingkungan baru," lanjut Klopp.
"Para pemain selalu memudahkan langkah pemain baru dan Diogo adalah pemuda yang sangat baik, dia sangat terbuka, bahasa Inggris-nya bagus."
"Alhasil jadi lebih mudah baginya untuk memasuki tim, memasuki skuad, dan memasuki ruang ganti," tutupnya.
Sumber: Liverpool
Baca ini juga ya!
- Menanti Perjodohan Erling Haaland dan Liverpool
- Dinilai Terlalu Lembek, Pantaskah Harry Maguire Jadi Kapten MU?
- Cerita Cinta Ryan Giggs: Dulu Selingkuh, Ditinggal Istri, dan Kini Diduga KDRT
- Mauricio Pochettino Siap Kembali ke Premier League, Kode untuk Manchester United?
- Mason Mount Ingin Chelsea Tingkatkan Kemampuan dalam Hal Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ajax-Mart Makin Laris, Kini Bek Tengahnya Mau Dibeli Liverpool di Bulan Januari
Liga Inggris 3 November 2020, 18:56
-
4 Pemain Kunci Atalanta untuk Bisa Bungkam Liverpool
Liga Champions 3 November 2020, 18:53
-
10 Pemain Afrika dengan Market Value Paling Mahal (Bagian 2)
Liga Champions 3 November 2020, 18:47
-
Liga Champions 2020-21, Begini Rencana Liverpool Redam Keganasan Atalanta
Liga Champions 3 November 2020, 18:28
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR