Bola.net - - Striker andalan Tottenham Hotspur, Harry Kane mengakui bahwa penolakan yang ia dapat dari Arsenal merupakan sesuatu yang memotivasi dirinya untuk berjuang hingga sukses seperti saat ini.
Ketika usianya masih delapan tahun, Kane kecil ditolak masuk akademi Arsenal. Kane pun kemudian bermain untuk tim lokal sebelum ditawari mengikuti trial oleh Watford. Usai membela Watford dalam laga kontra Tottenham, Kane justru mendapat tawaran untuk bergabung di akademi Spurs.
"Saya ingin pertama kali kami bermain (untuk akademi Spurs) melawan Arsenal dan sebelumnya, saya merasa marah karena diperlakukan tidak adil," ujar Kane dalam artikel yang ia tulis di Player's Tribune.
"Ini mungkin terdengar konyol. Saya masih delapan tahun ketika mereka membiarkan saya pergi, tapi tiap kami kami melawan mereka, saya berpikir 'Baik, kita lihat siapa yang benar dan siapa yang salah'," lanjutnya.
"Jika mengingatnya, (dilepas Arsenal) mungkin hal terbaik yang pernah terjadi pada saya karena itu memberikan motivasi yang sebelumnya tidak ada. Bagi saya, penolakan itu merupakan hal terbaik yang pernah terjadi pada saya," tegasnya.
Kane baru saja mencatatkan prestasi gemilang dengan mencetak 100 gol di Premier League lewat gol penaltinya ke gawang Liverpool akhir pekan kemarin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pochettino Woles Soal Gelar Juara untuk Spurs
Liga Inggris 6 Februari 2018, 23:04
-
Eks Bomber Roma: Higuain Lebih Komplit Ketimbang Kane
Liga Champions 6 Februari 2018, 20:23
-
Mata Puji Performa Komplit MU Lawan Huddersfield
Liga Inggris 6 Februari 2018, 19:54
-
Kane Isyaratkan Tak Bakal Gabung Dengan Madrid
Liga Inggris 6 Februari 2018, 18:34
-
Satu Kata dari Lamela Untuk Buffon: Legenda
Liga Champions 6 Februari 2018, 18:10
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR