Drama Zona Degradasi Liga Inggris: Jadwal Sulit West Ham, Spurs di Ambang Jurang

Drama Zona Degradasi Liga Inggris: Jadwal Sulit West Ham, Spurs di Ambang Jurang
Bek Tottenham, Cristian Romero usai menerima kartu merah di laga melawan Manchester United, 7 Februari 2026 lalu. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Persaingan menghindari degradasi di Premier League memasuki fase krusial dengan perubahan signifikan dalam sepekan terakhir. Dua tim sudah dipastikan turun kasta, sementara beberapa tim lain mulai menjauh dari zona merah.

Tottenham justru bergerak ke arah sebaliknya. Hasil imbang di laga terakhir membuat posisi mereka semakin terancam, bahkan peluang degradasinya kini melonjak drastis.

Di sisi lain, Leeds United dan Nottingham Forest menunjukkan tren positif yang memberi harapan besar untuk bertahan. Dengan hanya beberapa laga tersisa, setiap poin kini terasa seperti penentu nasib.

1 dari 4 halaman

Dua Tim Sudah Tersingkir, Zona Merah Mulai Terbentuk

Erling Haaland berebut bola dengan Hjalmar Ekdal di laga Burnley vs Man City, Kamis (23/4/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Erling Haaland berebut bola dengan Hjalmar Ekdal di laga Burnley vs Man City, Kamis (23/4/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Perubahan paling mencolok datang dari kepastian degradasi dua tim. Wolverhampton dan Burnley dipastikan turun ke Championship setelah serangkaian hasil buruk yang tak lagi bisa diselamatkan.

Hasil imbang tanpa gol antara West Ham dan Crystal Palace menjadi penentu nasib Wolves. Sementara itu, kekalahan Burnley dari Manchester City memastikan mereka menyusul ke divisi bawah.

Meski demikian, perebutan untuk menghindari satu slot degradasi tersisa masih berlangsung sengit. Tottenham, West Ham, hingga tim-tim di atasnya masih belum sepenuhnya aman. Begini peta persaingan di papan bawah:

15. Leeds United: 34 laga, 40 poin
16. Nottm Forest: 34 laga, 36 poin
17. West Ham: 33 laga, 33 poin
18. Tottenham: 33 laga, 31 poin
19. Burnley: 34 laga, 20 poin (dipastikan degradasi)
20. Wolves: 33 laga, 17 poin (dipastikan degradasi)

2 dari 4 halaman

Leeds dan Forest Menjauh, Momentum Jadi Kunci

Selebrasi kemenangan pemain Leeds United, Karl Darlow  dan Ethan Ampadu usai mengalahkan Manchester United, 14 April 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Selebrasi kemenangan pemain Leeds United, Karl Darlow dan Ethan Ampadu usai mengalahkan Manchester United, 14 April 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Nottingham Forest menjadi salah satu tim dengan peningkatan performa paling signifikan. Kemenangan telak 4-1 atas Burnley pekan lalu memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi lima laga.

Performa individu juga jadi pembeda. Morgan Gibbs-White tampil luar biasa dengan enam gol dalam enam pertandingan terakhir, menjadikannya salah satu motor utama tim di fase krusial ini.

Leeds United juga menunjukkan tren serupa. Mereka berhasil mencapai angka 40 poin setelah bermain imbang melawan Bournemouth, hasil yang secara historis sering dianggap cukup untuk bertahan di Premier League.

Tambahan catatan positif, Leeds kini tak terkalahkan dalam lima pertandingan dan mulai menemukan kembali ketajaman di lini depan.

3 dari 4 halaman

Jadwal Sisa: Leeds Diuntungkan, West Ham Waspada

Antonin Kinsky berjabat tangan dengan  Guglielmo Vicario dalam momen pergantian pemain di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atletico vs Tottenham di Estadio Metropolitano, 11 Maret 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Antonin Kinsky berjabat tangan dengan Guglielmo Vicario dalam momen pergantian pemain di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atletico vs Tottenham di Estadio Metropolitano, 11 Maret 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Jika melihat sisa pertandingan, Leeds menjadi tim dengan keuntungan terbesar. Berdasarkan analisis kekuatan lawan, mereka memiliki jadwal paling ringan dibanding rival di zona bawah.

Laga melawan Burnley di kandang berpotensi menjadi penentu keselamatan mereka jika mampu meraih tiga poin. Situasi ini memberi ruang bagi Leeds untuk bahkan menatap posisi lebih tinggi di klasemen.

Sebaliknya, West Ham menghadapi jalan terjal. Secara statistik, mereka memiliki jadwal tersulit ketiga di antara semua tim Premier League. Laga terakhir melawan Leeds bisa menjadi duel hidup-mati.

Nottingham Forest juga tidak sepenuhnya aman. Setelah laga melawan Sunderland, mereka harus menghadapi serangkaian lawan berat seperti Chelsea, Newcastle, dan Manchester United.

4 dari 4 halaman

Tottenham Dalam Bahaya

Sorotan terbesar justru tertuju pada Tottenham. Hasil imbang melawan Brighton, ditambah kemenangan rival-rivalnya, memperburuk posisi mereka di klasemen.

Data dari superkomputer Opta menunjukkan peningkatan drastis peluang degradasi Spurs. Kini mereka memiliki kemungkinan turun kasta sebesar 59 persen, naik dari 49 persen pekan sebelumnya.

Angka ini mencerminkan tren performa buruk Tottenham sepanjang tahun 2026. Grafik peluang degradasi mereka terus meningkat sejak pergantian tahun.

Sebaliknya, Leeds dan Nottingham Forest berada dalam posisi jauh lebih aman. Probabilitas degradasi mereka sangat kecil, masing-masing hanya 0,3 persen dan 4,3 persen.

West Ham masih berada di wilayah abu-abu dengan peluang 36 persen. Artinya, satu kesalahan saja bisa menjadi fatal di fase akhir musim ini.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL