Bola.net - - Mantan gelandang Leicester City, Danny Drinkwater percaya bahwa keberadaan sosok mendiang Vichai Srivaddhanaprabha dalam klub adalah alasan kenapa The Foxes bisa juara Premier League beberapa tahun lalu.
Sebagaimana diketahui, Leicester memang pernah mengejutkan dunia lewat performa gemilang mereka pada musim 2015-2016. Hampir tak ada yang menjagokan juara, The Foxes bisa mematahkan hegemoni tim-tim tradisional Inggris dan merengkuh gelar sebagai tim terbaik dengan trofi Premier League musim itu.
Menurut Drinkwater, yang kini bermain untuk Chelsea, sosok mendiang Vichai Srivaddhanaprabha yang akhir pekan lalu meninggal secara tragis setelah helikopter yang dia tumpangi jatuh di sekitar stadion King Power usai laga Leicester vs West Ham.
Dan dikatakan Drinkwater, sosok Vichai Srivaddhanaprabha adalah otak di balik bagaimana Leicester bisa mengejutkan dunia ketika itu. Simak pernyataan dari pemain 28 tahun tersebut di bawah ini.
Punya Andil Besar Bawa Trofi
"Kedengarannya gila, tetapi Vichai Srivaddhanaprabha bukan hanya pemilik klub sepakbola. Para pemain Leicester City akan mendukung saya ketika saya mengatakan ini. Sebagian besar waktu itu terasa seperti dia adalah salah satu dari pemain," ujarnya kepada The Times.
"Dia adalah sosok baik yang berusaha keras memastikan semua pemain bahagia. Dia sosok yang luar biasa untuk berada di klub," tambahnya.
"Dengan dia yang bertanggung jawab, itu hanya masalah waktu sebelum Leicester melakukan sesuatu yang istimewa. Bila dia tak ada di sana, kami tak akan pernah memenangkan gelar. Dia secara besar-besaran terlibat dalam musim yang luar biasa itu secara khusus."
Dekat Dengan Pemain
Selain memiliki uang dan kepemimpinan yang hebat dalam manajemen klub, Drinkwater juga mengungkapkan bagaimana sosok Vichai dikenal sangat dekat dengan para pemain dan semua elemen klub.
"Vichai ada di mana-mana. Dia berada di ruang ganti, di dapur klub, di semua malam penghargaan. Dia menghabiskan malam untuk staf dan pemain serta tim," sambungnya.
"Kedengarannya aneh untuk dikatakan karena dia miliarder, tapi dia sangat mudah didekati Dia ingin Leicester menjadi klub di mana semua orang dari staf kebersihan hingga kapten klub bisa datang dan berbicara padanya dan dia mewujudkan itu," imbuhnya.
"Dia mencintai lingkungan sepakbola. Setiap kali dia di Leicester, dia memastikan dia berada di ruang ganti dengan para pemain sebelum pertandingan. Dia benar-benar mencintai sepakbola dan merasa seperti bagian dari tim," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rashford Ditantang Tingkatkan Kemampuannya Mencetak Gol
Liga Inggris 31 Oktober 2018, 21:19
-
Demi Arsenal, Aubameyang Bertindak Indisipliner di Dortmund
Liga Inggris 31 Oktober 2018, 20:24
-
Bernardo Silva: Chelsea dan Liverpool Ancaman Nyata Manchester City
Liga Inggris 31 Oktober 2018, 20:00
-
Eks MU Ini Ingin Ambil Pekerjaan Jose Mourinho di Old Trafford
Liga Inggris 31 Oktober 2018, 19:40
-
Antonio Conte Datang, Eden Hazard Batal ke Real Madrid?
Liga Inggris 31 Oktober 2018, 19:00
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR