- Eks gelandang Manchester United Lee Sharpe mengklaim Jose Mourinho tak memiliki rencana taktik yang jelas saat mendampingi anak-anak asuhnya bertanding.
Kritikan terus mengalir pada Mourinho saat ini. Sebab United baru saja menelan kekalahan 3-2 dari Brighton.
Saat itu United tak tampil solid. Lini depan tak kompak plus tak mendapat suplai umpan yang memadai.
Selain itu lini belakang juga tampil amburadul. Keputusan Mourinho untuk menduetkan Eric Bailly dan Victor Lindelof pun dipertanyakan.
Tak Ada Taktik

Sekarang giliran Sharpe yang ikut mengkritik Mourinho. Ia mengklaim manajer asal Portugal itu membiarkan anak-anak asuhnya bermain tanpa arahan yang jelas untuk mengalahkan lawannya.
“Ia tidak pernah terlihat bahagia sejak ia berada di klub ini," ujarnya pada talkSPORT. “Sepertinya tidak ada rencana taktik di Man United. Tidak ada yang tahu ke mana mereka harus pergi dan apa yang seharusnya mereka lakukan," cetusnya.
“Saya telah mendengar sedikit bisikan untuk mengatakan bahwa manajer tidak benar-benar memberi mereka banyak instruksi sebelum pertandingan. Ia hanya memilih tim dan membiarkan mereka bermain begitu saja," bebernya.
“Tampaknya bagi saya bahwa ia tidak mendapatkan pemain baru yang diinginkannya pada musim panas ini, dan ia jadi sedikit merajuk. Ia membiarkan para pemain mengambil tindakan dan melakukan kemauan mereka sendiri," ujarnya.
Jangan Mengeluh

Sharpe kemudian meminta Mourinho agar tidak selalu mengeluh soal pemain yang tak didatangkan manajemen United. Ia ingin agar hal itu dihentikan.
Pasalnya hal itu akan mempengaruhi mental bertanding para pemain. Ia ingin agar Mourinho sebaiknya fokus meningkatkan kemampuan para pemain yang ada di skuat United sekarang ini.
“Ketika Anda sedang mondar-mandir, mengeluh tentang siapa yang tak bisa Anda datangkan dan tentang kurangnya pemain yang Anda miliki, bukannya memoles para pemain yang sudah Anda miliki dan memberikan mereka dengan rasa percaya diri, saya rasa itu tidak baik untuk semangat tim."
Senada Dengan Ince

Sebelumnya, legenda United Paul Ince juga menyebut Mourinho tak memiliki rencana permainan yang jelas. Hal itu terlihat di laga lawan Brighton.
"Saya telah menonton pertandingan itu dan saya mencoba mencari tahu apa taktiknya," ujar Ince.
"Saya tidak tahu bagaimana pengaturan Manchester United, apa rencana permainan mereka. Saya melihatnya lawan Brighton," serunya.
"Tidak ada kohesi, tidak ada pola permainan. Apa yang mereka coba lakukan? Apa identitas mereka?"
(ts/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho Terancam Mengakhiri Karirnya Seperti Wenger
Liga Inggris 21 Agustus 2018, 22:12
-
Eks MU: Mourinho Tak Punya Rencana Taktik Yang Jelas
Liga Inggris 21 Agustus 2018, 20:45
-
Track Record Bagus, Zidane Dianggap Pantas Gantikan Mourinho
Liga Inggris 21 Agustus 2018, 20:16
-
Bek Brighton: Duel Lawan Liverpool Akan Beda Dengan MU
Liga Inggris 21 Agustus 2018, 19:22
-
Pogba Diserang, Raiola Balik Menggigit Scholes
Liga Inggris 21 Agustus 2018, 18:26
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR