Bola.net - Mantan pemain Manchester United yang dikenal sebagai bad boy, Ravel Morrison mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan banyak kesempatan dari Sir Alex Ferguson saat masanya di Old Trafford.
Morrison bergabung dengan akademi Manchester United pada 2009, atau saat masih berusia 16 tahun. Setahun berikutnya, ia menandatangani kontrak profesional saat pada Februari 2010, saat usianya mencapai 17 tahun.
Pelatih MU saat itu, Alex Ferguson sangat mengagumi Morrison. Bahkan Fergie menyebut Morrison sebagai pemain terbaik yang pernah ia lihat di usianya.
Namun karirnya tak berjalan mulus karena kerap tersandung masalah di luar lapangan. Ia pun dikenal dengan reputasi bad boy, sebelum meniti kembali karirnya bersama Lazio.
"Saya tak bermasalah. Saya hanya salah mengerti. Saat orang memikirkan nama saya, mereka pikir 'dia muda dan bermasalah'. Itu apa yang disematkan pada nama saya," ungkap pemain 22 tahun tersebut.
"Saya sangat menyesal atas apa yang telah saya lakukan, tapi orang-orang tak membiarkan saya move on. Mereka tak bicara sepakbola saya, tapi fokus pada masa lalu saya," tambahnya.
Morrison pun lantas membantah bahwa pada masanya di Old Trafford, pihak klub menginginkan dirinya pergi. Menurutnya, Fergie justru ia nilai telah terlalu banyak memberinya kesempatan.
"Saya harus jujur atas hal ini. Manchester United dan Alex Ferguson telah memberi saya terlalu banyak kesempatan. Saya tak berpikir mereka akan memberikan pemain lain kesempatan seperti yang mereka berikan pada saya. Saya hanya bisa marah pada diri saya sendiri dan tak mencari-cari alasan," tuturnya.
"Banyak hal yang salah telah saya lakukan di United dan itu memalukan. Itu bukan karena saya terlibat dalam perampokan. Itu lebih karena saya terlalu banyak bermain permainan komputer dan terlalu banyak bergaul dengan teman-teman saya di saat saya seharusnya fokus di sesi latihan," tandasnya. (tds/dzi)
Morrison bergabung dengan akademi Manchester United pada 2009, atau saat masih berusia 16 tahun. Setahun berikutnya, ia menandatangani kontrak profesional saat pada Februari 2010, saat usianya mencapai 17 tahun.
Pelatih MU saat itu, Alex Ferguson sangat mengagumi Morrison. Bahkan Fergie menyebut Morrison sebagai pemain terbaik yang pernah ia lihat di usianya.
Namun karirnya tak berjalan mulus karena kerap tersandung masalah di luar lapangan. Ia pun dikenal dengan reputasi bad boy, sebelum meniti kembali karirnya bersama Lazio.
"Saya tak bermasalah. Saya hanya salah mengerti. Saat orang memikirkan nama saya, mereka pikir 'dia muda dan bermasalah'. Itu apa yang disematkan pada nama saya," ungkap pemain 22 tahun tersebut.
"Saya sangat menyesal atas apa yang telah saya lakukan, tapi orang-orang tak membiarkan saya move on. Mereka tak bicara sepakbola saya, tapi fokus pada masa lalu saya," tambahnya.
Morrison pun lantas membantah bahwa pada masanya di Old Trafford, pihak klub menginginkan dirinya pergi. Menurutnya, Fergie justru ia nilai telah terlalu banyak memberinya kesempatan.
"Saya harus jujur atas hal ini. Manchester United dan Alex Ferguson telah memberi saya terlalu banyak kesempatan. Saya tak berpikir mereka akan memberikan pemain lain kesempatan seperti yang mereka berikan pada saya. Saya hanya bisa marah pada diri saya sendiri dan tak mencari-cari alasan," tuturnya.
"Banyak hal yang salah telah saya lakukan di United dan itu memalukan. Itu bukan karena saya terlibat dalam perampokan. Itu lebih karena saya terlalu banyak bermain permainan komputer dan terlalu banyak bergaul dengan teman-teman saya di saat saya seharusnya fokus di sesi latihan," tandasnya. (tds/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kendati Cedera Luke Shaw Tetap Tampil Gaya
Open Play 7 Oktober 2015, 22:40
-
Benitez Tak Pernah Takut Ramos Bakal Hengkang Dari Madrid
Liga Spanyol 7 Oktober 2015, 21:26
-
Mesut Ozil: Target Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 7 Oktober 2015, 20:45
-
Parade 15 Jersey Terbaik di Premier League
Editorial 7 Oktober 2015, 18:58
-
Megah! Orang Ini Buat Replika Old Trafford dari Batang Korek Api
Bolatainment 7 Oktober 2015, 18:47
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR