
Bola.net - Derby Manchester pada 20 September 2009 menjadi salah satu laga paling ikonik dalam sejarah Premier League. Gol kemenangan Michael Owen di menit akhir menjadikannya pahlawan di Old Trafford.
Gol tersebut lahir di detik-detik terakhir saat Manchester United menjamu Manchester City. Dengan satu sentuhan kaki, Owen menorehkan namanya dalam buku sejarah klub.
Namun yang menjadi sorotan bukan hanya gol semata. Perayaan emosional Gary Neville justru membuat manajer City saat itu, Mark Hughes, marah besar.
Pertandingan ini memang sarat tensi dan penuh drama. United dan City saling berbalas gol hingga momen penentu di menit ke-96.
Gol Owen yang Menjadi Legenda

Michael Owen baru dua bulan bergabung dengan Manchester United saat ia mencetak gol penentu. Ia menerima umpan matang dari Ryan Giggs dan menyarangkannya ke gawang Shay Given.
Old Trafford pun bergemuruh, para suporter larut dalam euforia. Owen berlari ke sudut stadion dengan tangan terangkat, disambut rekan-rekannya yang datang merayakan.
City sempat menyamakan skor 3-3 lewat Craig Bellamy di menit ke-90. Tapi gol Owen enam menit kemudian membalikkan segalanya dan menjadikan laga ini bersejarah.
Mark Hughes dan Drama Waktu Tambahan

Mark Hughes kesal berat melihat gol Owen yang tercipta di luar waktu tambahan yang diumumkan. Waktu tambahan seharusnya hanya empat menit, tapi gol tercipta di menit ke-96.
Hughes meluapkan emosinya dengan menunjukkan jam tangannya ke arah asisten wasit. Ia merasa City telah dirampok dari hasil imbang yang sudah di depan mata.
Menurut Hughes, perayaan gol Bellamy tidak cukup alasan untuk memperpanjang waktu hingga dua menit lebih. Kekecewaannya terasa wajar, mengingat City nyaris membawa pulang satu poin.
"Dia bilang menambahkan lebih dari satu menit karena selebrasi gol kami, tapi mereka salah. Kami merasa dirampok... Secara historis, ini pernah terjadi sebelumnya," ujar Hughes.
"Saya pernah berada di tim-tim di sini yang diuntungkan oleh hal semacam itu dan dulu saya tidak merasa itu masalah, karena saya pikir kami sering dirugikan oleh wasit. Tapi sejak saya pergi, pandangan saya mungkin sudah berubah."
Gary Neville dan Perayaan yang Memancing Emosi

Gary Neville yang saat itu berada di bangku cadangan ikut larut dalam kegembiraan. Ia berlari di sepanjang garis lapangan sambil mengangkat tangan tinggi-tinggi.
Namun yang membuat panas adalah arah larinya menuju suporter City, bukan ke tribun Stretford End. Aksi itu tidak luput dari perhatian Mark Hughes.
Hughes yang pernah membela United saat bermain merasa tersinggung. “Saya melihat Gary Neville berlari seperti orang gila,” kata Hughes. “Apa yang saya lihat mengingatkan saya pada Sir Alex dan Brian Kidd.”
Peringatan FA dan Reaksi Neville

Beberapa hari setelah laga, FA merilis pernyataan resmi. Gary Neville diberi peringatan atas aksinya yang dianggap provokatif.
Ini bukan pertama kalinya Neville bersinggungan dengan FA. Ia pernah didenda 5.000 pounds (sekitar Rp100 juta) pada 2006 karena merayakan gol di depan fans Liverpool.
Namun sebagai penggemar sejati United, Neville tampaknya tidak terlalu peduli. Bagi dirinya, gol Owen adalah momen luar biasa yang layak dirayakan.
Sumber: Manchester Evening News
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR