Erik Ten Hag Beberkan Alasan Bekukan Cristiano Ronaldo: Sudah Dua Kali Begini, Harus Ada Konsekuensi!

Bola.net - Manajer Manchester United, Erik Ten Hag buka suara terkait alasannya membekukan sementara Cristiano Ronaldo dari skuat Manchester United. Ia menyebut bahwa ini adalah konsekuensi yang harus ditanggung akibat kelakuan sang pemain.
Manchester United secara mengejutkan membekukan Cristiano Ronaldo untuk sementara waktu. Ia dipastikan tidak boleh berlatih bersama tim utama MU dan tidak dilibatkan saat Manchester United berhadapan dengan Chelsea di akhir pekan kemarin.
Hukuman ini dijatuhkan Erik Ten Hag sendiri. Sang manajer memberikan hukuman itu setelah Ronaldo memutuskan untuk keluar lapangan lebih dahulu pada laga kontra Tottenham, padahal laga belum usai.
Ketika ditanya alasannya mengapa ia membekukan Ronaldo, begini jawaban Ten Hag. "Apa yang saya bicarakan dengannya [Ronaldo] menjadi rahasia di antara kami berdua," buka Ten Hag yang dikutip Manchester Evening News.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Tegakkan Disiplin
Ten Hag menyebut bahwa sebagai manajer ia bertanggung jawab penuh atas kedisiplinan timnya.
Ia menilai bahwa tindakan-tindakan seperti yang dilakukan Ronaldo itu tidak bisa dibenarkan, jadi ia harus mendapatkan hukuman atas kelakuannya itu.
"Saya manajer klub ini dan saya bertanggung jawab untuk menetapkan standar dan aturan di dalam klub ini. Kami harus mengikuti nilai-nilai dan standar yang ada, dan saya mengontrol penuh hal itu," lanjut Ten Hag.
Sudah Dua Kali
Menurut Ten Hag, Ronaldo sudah dua kali meninggalkan lapangan sebelum laga berakhir. Pertama kali terjadi di pra musim kemarin saat Manchester United berhadapan dengan Rayo Vallecano.
Ten Hag percaya bahwa kesalahan yang sama tidak seharusnya diulang dua kali. Jadi rasanya sudah tepat baginya untuk memberikan hukuman kepada sang penyerang.
"Setelah laga melawan Vallecano, saya sudah bilang kepada dia dan semua pemain kami bahwa tindakannya itu tidak bisa diterima. Ini kali kedua ia melakukan pelanggaran itu, sehingga ia harus menanggung konsekuensinya," imbuhnya.
Andalkan Rashford
Absennya Ronaldo membuat Erik Ten Hag kekurangan opsi untuk pos penyerang tengah melawan Chelsea.
Sosok Marcus Rashford dipercaya akan menjadi tumpuan lini serang Setan Merah saat mereka berhadapan dengan The Blues nanti.
Klasemen Premier League
(Manchester Evening News)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Anthony Martial Segera Comeback di Skuat MU, Tapi Absen Lawan Chelsea
Liga Inggris 21 Oktober 2022, 21:43
-
Tidak Keder, Erik Ten Hag Justru Antusias Hadapi Chelsea di Stamford Bridge
Liga Inggris 21 Oktober 2022, 20:59
-
Tanpa Cristiano Ronaldo, Erik Ten Hag Pede Manchester United Bisa Bekuk Chelsea
Liga Inggris 21 Oktober 2022, 20:45
-
Chelsea vs MU, Erik Ten Hag Tidak Kebelet Ingin Balas Dendam ke Graham Potter
Liga Inggris 21 Oktober 2022, 18:28
LATEST UPDATE
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



















KOMENTAR