
Bola.net - Salah seorang petinggi Football Association (FA) Inggris, Gordon Taylor mengecam tawaran kontrak senilai 18,000 poundsterling per tahun, sebagai nilai yang memalukan.
Kontrak tersebut rencananya akan diberikan kepada para pesepakbola wanita, yang menjadi anggota timnas Inggris. Akan tetapi skuad besutan Hope Powell memilih untuk tidak menandatanganinya.
Penolakan itu didasari pada kecilnya jumlah yang akan diterima oleh Sophie Bradley dan rekan setimnya. Mereka menganggap bahwa nilai tersebut bahkan lebih rendah, daripada pendapatan pesepakbola pria dalam satu hari.
Taylor yang merupakan anggota dewan dari Professional Footballers Association (PFA) mengaku kaget dengan jumlah yang ditawarkan FA, kepada para pemain wanita.
"Saya terkejut FA belum tanggap terhadap tuntutan para gadis, yang menurut saya merupakan hal yang wajar," terang Taylor.
"Mereka menawarkan untuk kenaikan kontrak dari 16,000 poundsterling, yang ditetapkan sejak 2009, menjadi 18,000 poundsterling per tahun. Ayolah, jumlah tersebut memalukan."
Pihak pesepakbola wanita, yang diwakili oleh Bradley menjelaskan alasan tuntutan kenaikan nilai kontrak rekan setimnya.
"Ini sudah sampai pada titik di mana kami perlu dihargai, karena jumlah orang yang menyaksikan kami bermain semakin banyak." (mtr/atg)
Kontrak tersebut rencananya akan diberikan kepada para pesepakbola wanita, yang menjadi anggota timnas Inggris. Akan tetapi skuad besutan Hope Powell memilih untuk tidak menandatanganinya.
Penolakan itu didasari pada kecilnya jumlah yang akan diterima oleh Sophie Bradley dan rekan setimnya. Mereka menganggap bahwa nilai tersebut bahkan lebih rendah, daripada pendapatan pesepakbola pria dalam satu hari.
Taylor yang merupakan anggota dewan dari Professional Footballers Association (PFA) mengaku kaget dengan jumlah yang ditawarkan FA, kepada para pemain wanita.
"Saya terkejut FA belum tanggap terhadap tuntutan para gadis, yang menurut saya merupakan hal yang wajar," terang Taylor.
"Mereka menawarkan untuk kenaikan kontrak dari 16,000 poundsterling, yang ditetapkan sejak 2009, menjadi 18,000 poundsterling per tahun. Ayolah, jumlah tersebut memalukan."
Pihak pesepakbola wanita, yang diwakili oleh Bradley menjelaskan alasan tuntutan kenaikan nilai kontrak rekan setimnya.
"Ini sudah sampai pada titik di mana kami perlu dihargai, karena jumlah orang yang menyaksikan kami bermain semakin banyak." (mtr/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'FA Kontrak Pesepakbola Wanita Dengan Harga Memalukan'
Liga Inggris 10 Januari 2013, 12:40
-
Komitmen FA Perangi Perusuh Sepak Bola
Liga Inggris 11 Desember 2012, 10:30
-
FA Rilis Rencana Pengembangan Industri Sepak Bola Wanita
Liga Inggris 25 Oktober 2012, 14:40
-
FA Rilis Kode Etik Sosial Media Bagi Pemain Inggris
Bolatainment 18 Oktober 2012, 10:40
-
FA Segera Susun Kebijakan Sosial Media Bagi Pemain
Liga Inggris 10 Oktober 2012, 12:10
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR