
Bola.net - Oleh Gunnar Solskjaer menurunkan formasi 3-5-2 Manchester United dalam duel kontra Tottenham akhir pekan lalu. Keputusan ini terbukti tepat bagi Setan Merah.
Bermain tandang, MU membuktikan diri sebagai tim yang lebih baik selama 90 menit. Laga sempat berjalan alot, tapi pada akhirnya Setan Merah berhasil membungkus kemenangan 3-0.
Kemenangan kali ini diraih dengan kombinasi skill individu dan koordinasi permainan Setan Merah yang lebih matang. Formasi tiga bek yang dipilih Solskjaer ternyata membawa dampak positif.
Garis tekanan tinggi dan rendah
Permainan MU di kandang Spurs kemarin juga mendapatkan pujian dari Jamie Carragher. Menurutnya, MU telah membantah anggapan bahwa mereka tidak bisa menerapkan garis tekanan tinggi.
"Ada yang bilang bahwa Manchester United tidak bisa memberikan tekanan tinggi, bahwa mereka tidak punya pemain untuk melakukan itu," buka Carragher di Sky Sports.
"Saya tidak benar-benar setuju dengan itu. Suatu tim sudah seharusna bisa memberikan tekanan tinggi sesekali dan menurunkan tekanan ketika perlu."
"Itulah yang dilakukan MU dengan sangat baik di markas Spurs," imbuhnya.
Kejar gol dan pertahankan skor
Menurut Carragher, manajemen permainan MU saat menghadapi Spurs kemarin sangat baik. Mereka menyerang intens ketika mendapatkan ruang, lantas menurunkan tempo ketika unggul.
"Di babak pertama, sebelum mereka mencetak gol, MU bermain agresif, mengambil inisiatif, dan menerapkan garis tekanan tinggi," sambung Carragher.
"Di babak kedua, mereka menurunkan tkanan karena gol mengubah arah pertandingan. Dan mereka mengejar dua gol berikutnya dari posisi yang lebih dalam," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Billy Gilmour Kesulitan di Norwich, Akankah Chelsea Menolongnya?
- Ngaku Fans Berat Liverpool, Striker Brentford Ini Pede Bisa Jadi Bintang Utama di Skuad The Reds
- Pengakuan, Suarez Sempat Ingin Cabut dari Liverpool demi Pinangan 40 Juta+1 Pounds Arsenal
- Peringatan Solskjaer untuk Para Pemain Cadangan MU: Jangan Suka Mengeluh dan Melemahkan Tim!
- Ternyata, Ini Alasan Manchester United Ogah Membajak Conte dari Tottenham
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Pelatih Barcelona, Xavi Minta Dibelikan Pemain Manchester United Ini
Liga Spanyol 2 November 2021, 21:21
-
Bruno Fernandes Jagokan David De Gea Jadi Pemain Terbaik MU Edisi Oktober 2021
Liga Inggris 2 November 2021, 20:53
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR