
Bola.net - Manajer Chelsea, Frank Lampard mengaku kecewa dengan kenyataan bahwa laga kandang mereka tak lagi bisa disaksikan secara langsung oleh suporter di stadion.
Sejak awal Desember kemarin, pemerintah Inggris memberlakukan aturan pembatasan kegiatan berkerumun karena Covid-19 dengan skema tingkatan.
London sempat berada di tingkatan 2 yang membuat Chelsea bisa menggelar laga secara terbuka bagi suporter. The Blues pun sempat menjamu Leeds United dan Krasnodar di hadapan fans setia mereka.
Namun, mulai tengah pekan ini status London berganti menjadi berada di tingkatan 3 yang berarti klub-klub ibu kota Inggris tak lagi bisa menggelar pertandingan kandang secara terbuka.
Saran Lampard
Lampard pun kecewa dengan kenyataan ini dan berharap agar pemerintah Inggris bisa memberi kepercayaan pada klubnya untuk tetap menggelar laga di hadapan 2.000 penonton.
“Jika beberapa klub dapat memilikinya [penonton] dan beberapa tidak, seperti yang sudah kita lihat, saya merasakannya di lapangan, dukungan yang mereka berikan kepada Anda dan apa pengaruhnya terhadap permainan. Saya pikir itu seharusnya cukup setara," ujar Lampard seperti dikutip Goal International.
“Saya juga berpikir - saya tidak memberi tahu pemerintah apa yang harus dilakukan tetapi - kami dapat mengontrol 2.000 penggemar yang datang ke stadion, jika mereka datang dari dalam tingkatan mereka atau bagaimana pun Anda ingin melakukan itu agar semuanya terus berjalan. Jadi cukup disayangkan," tambahnya.
Opini Lampard
Lebih lanjut, Lampard pun memberikan sedikit kritikan terhadap aturan pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah Inggris, meski ia menggarisbawahi itu hanyalah opini dirinya.
“Mari kita lakukan dengan benar: kita membuatnya sambil jalan. Itu tidak terdengar kritis, itu hanya fakta karena kita belum pernah berada di posisi ini sebelumnya," tutur Lampard.
“Saya pikir ketika Anda berbicara tentang apakah klub dapat mengendalikan situasi itu, saya pikir mereka telah menunjukkannya sejauh yang mereka bisa," imbuhnya.
"Jadi, saya ingin berpikir mungkin ada sesuatu yang dilakukan untuk membuatnya dibebaskan di mana kita bisa memasukkan 2.000 penonton. Namun, itu melebihi wewenang saya, saya hanya mengatakan apa yang saya pikirkan." tandasnya.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Leeds United Ingin Comot Tomori dari Chelsea
Liga Inggris 15 Desember 2020, 23:24
-
Frank Lampard: Chelsea Belum Layak Disebut Calon Juara!
Liga Inggris 15 Desember 2020, 17:00
-
Frank Lampard Sebut Persaingan Juara EPL Musim 2020/21 Semakin Ketat
Liga Inggris 15 Desember 2020, 16:40
-
Kualitas Semua Tim Meningkat, Frank Lampard Akui Premier League Musim Ini Makin Sulit
Liga Inggris 15 Desember 2020, 16:35
-
Chelsea Impresif, Frank Lampard Diyakini Bakal jadi Pelatih Elit Eropa
Liga Inggris 15 Desember 2020, 14:44
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45



















KOMENTAR