
Bola.net - Manajer interim Chelsea, Frank Lampard membuat pernyataan yang mengejutkan. Ia mengaku pernah mendesak Chelsea untuk mendatangkan Erling Haaland dari Salzburg.
Lampard memang pernah jadi manajer utama Chelsea dari Juli 2019 hingga Januari 2021. Kesempatan mendatangkan Haaland ketika itu terjadi saat bursa transfer Januari 2020 dibuka.
Seperti yang diketahui, Chelsea gagal mendapatkan Haaland. Tepat di jendela transfer tersebut, Haaland justru merapat ke Borussia Dortmund usai klausul pelepasannya yang sebesar 20 juta Euro ditebus.
“Saya tidak pernah tahu apakah dia sempat tertarik untuk datang ke sini [Chelsea]. Tetapi saya saat itu memang mendesak mendatangkan Haaland dan beberapa pemain lain ketika itu,” kata Lampard dilansir dari ESPN.
Saat disinggung soal seberapa dekat Chelsea mendatangkan Haaland, Lampard tampaknya tidak tahu. ?Hanya dia [Haaland[ yang tahu seberapa dekat,? ujarny

Saat disinggung soal seberapa dekat Chelsea mendatangkan Haaland, Lampard tampaknya tidak tahu. “Hanya dia [Haaland[ yang tahu seberapa dekat,” ujarnya.
Manajer berusia 44 tahun ini mengaku hanya terus mendorong Chelsea mendatangkan pemain berkualitas di lini depan. Haaland jadi salah satu pemain yang disarankan untuk didatangkan.
“Saya tidak bisa merincikan seberapa dekat kami untuk mendatangkannya. Ketika itu, kami hanya berupaya mendatangkannya setahap demi setahap,” kata Lampard.
Bersaing Ketat

Sebelum Haaland meroketkan namanya di Dortmund dan Manchester City, penampilannya di Salzburg memang bak monster. 29 gol disarangkan dari hanya 27 laga.
“Jadi persaingan untuk mendapatkannya saat itu sangat ketat. Dia pemain yang luar biasa. Lalu ada klausul pelepasan yang sebenarnya cukup masuk akal untuk bisa mendatangkannya,” jelas Lampard.
Pada akhirnya, Chelsea tidak berkenan menebus klausul tersebut. Harga 20 juta Euro memang saat itu lumayan mahal untuk seorang pemain asal Norwegia yang belum pernah bermain di liga top Eropa.
Sukses Besar

Kepindahan Haaland ke Dortmund jadi awal kesuksesan sang pemain. Memang hanya satu gelar Piala Jerman 2021 yang berhasil dimenangkan, tetapi performa individunya membuat banyak mata terbelalak.
Haaland mampu membukukan 86 gol dan 23 assist dari hanya 89 pertandingan. Performa ini bertahan ketika pindah ke Man City pada awal musim 2022/2023.
Pemain berusia 22 tahun tersebut sudah mencetak 52 gol dari hanya 49 pertandingan! Dirinya juga berpotensi menyabet treble winner di musim perdananya bersama Cityzens.
Sumber: ESPN
Klasemen Premier League 2022/2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lampard Petik Hikmah Positif Usai Chelsea Dikalahkan Manchester City
Liga Inggris 22 Mei 2023, 18:07
-
Mauricio Pochettino Minta Chelsea Pertahankan Romelu Lukaku
Liga Inggris 22 Mei 2023, 18:00
-
Momen Perayaan Manchester City Juara Liga Inggris di Stadion Etihad
Galeri 22 Mei 2023, 14:41
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 20-23 Mei 2023
Liga Inggris 22 Mei 2023, 11:55
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:11
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Malaysia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:03
-
Kabar Baik MU! Bruno Fernandes dan Mason Mount Fix Comeback Lawan Burnley
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:41
-
Telan Dua Hasil Imbang Beruntun, Matheus Cunha Minta MU Lekas Move On
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:24
-
Kritik Manajemen MU, Ruben Amorim Terancam Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Pemain Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:57
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Daftar Pemain Voli Putra Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR