
Bola.net - Kegagalan Arsenal meraih kemenangan saat jumpa Watford membuat Graeme Souness menempelkan status semi-profesional pada tim asuhan Unai Emery tersebut.
Arsenal menjalani laga pekan kelima Premier League dengan bermain di kandang Watford yakni Vicarage Road, Minggu (15/09/2019). Pertandingan ini berakhir dengan skor 2-2.
Awalnya, Arsenal mencatatkan start yang bagus. Mereka mampu unggul dua gol di babak pertama.
Semua gol itu diboyong oleh striker andalannya, Pierre-Emerick Aubameyang. Namun di babak kedua, Watford membalas melalui gol Tom Cleverley dan Roberto Pereyra.
Kritik Pedas Souness
Arsenal sekarang telah kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan terakhir mereka, dan banyak di antaranya berasal dari kesalahan di lini belakang. Souness pun tidak menahan diri dalam penilaiannya terhadap The Gunners.
"Mereka menyerah pada babak kedua, Arsenal. Mereka tidak memenangkan satu pun perebutan bola," bukanya pada Sky Sports.
"Jika Anda seorang pendukung Arsenal yang menonton itu, anda pasti menggaruk-garuk kepala. Ini dua tim yang berbeda. Seolah-olah inilah tim pertama di babak pertama, dan yang kedua setelah jeda. Tim yang bagus tidak bermain seperti itu," kritiknya.
"Arsenal di babak kedua itu seperti tim semi-profesional bermain sepak bola. Maksud saya, mereka tidak belajar dari kesalahan yang mereka lakukan berkali-kali," ketus legenda Liverpool ini.
Keputusan Emery
Lebih lanjut, Souness menyoroti keputusan Unai Emery dalam pergantian pemain. Ia heran mengapa ia malah memasukkan Joe Willock dan Reiss Nelson saat berada dalam posisi unggul 2-1 di babak kedua.
"Mereka memasukkan pemain yang masih anak-anak, itu adalah permainan di mana pada saat skornya 2-1 tiba waktunya untuk menggali dan berkumpul kembali, memastikan mereka tidak kalah di laga itu, dan mereka seharusnya kehilangan itu," serunya.
"Ketika anak-anak muda ini masuk lapangan, mereka main tak beraturan, itu seperti permainan bola basket dan jika Anda adalah penggemar Arsenal, itu akan sangat, sangat mengkhawatirkan anda," cetus Souness.
Dua gol yang bersarang di gawang Arsenal berasal dari kesalahan dua bek tengah mereka. Yang pertama adalah Sokratis Papastathopoulos, karena umpannya pada Matteo Guendouzi dicuri Gerard Deulofeu dan yang kedua adalah pelanggaran David Luiz pada Roberto Pereyra yang berujung pada hadiah penalti bagi Watford.
(Sky Sports)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Berjodoh dengan AS Roma, Henrikh Mkhitaryan Diminta Tidak Kembali ke Arsenal
Liga Italia 16 September 2019, 22:00
-
Statistik Laga Watford vs Arsenal: The Gunners Si Mahir Blunder
Liga Inggris 16 September 2019, 20:36
-
Ejek Mkhitaryan, Suporter Arsenal ini Kena Karma
Bolatainment 16 September 2019, 20:19
-
Hanya Imbang Lawan Watford, Legenda Arsenal: Sungguh Memalukan!
Liga Inggris 16 September 2019, 18:40
-
Eks Liverpool Ini Gagal Paham Kenapa Arsenal Sampai Takut Lawan Watford
Liga Inggris 16 September 2019, 18:20
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

















KOMENTAR