
Bola.net - Tim Krul layak dipilih sebagai pemain terbaik meski Norwich City dihajar Manchester United 1-3 pada pekan ke-10 Premier League 2019/20, Minggu (27/10/2019) malam WIB. Meski timnya kalah, Krul tetap mencuri perhatian dengan menepis dua penalti MU.
Pertama, Krul memuntahkan penalti Marcus Rashford di menit ke-28. Bola rendah ke sisi kanan gawang bisa dibaca Krul. Kedua, dia menggagalkan penalti Anthony Martial di menit ke-44, kali ini ke sisi kiri gawangnya.
Menepis dua penalti dalam satu pertandingan merupakan catatan impresif. Krul layak dipuji. Torehannya impresif, meski mungkin bukan yang pertama.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Aksi Krul
Menepis satu penalti saja sulit, apalagi dua. Krul menjaga asa Norwich untuk mengejar ketertinggalan, setidaknya tidak membiarkan MU unggul terlalu jauh.
Memang ada peran dewi keberuntungan pada aksi Krul, tapi tetap saja instingnya istimewa. Dia bereaksi pada momen yang tepat untuk mencegah laju bola.
Di tengah pertahanan Norwich yang penuh celah, Krul terbukti sebagai satu-satunya kabar baik. Namun, mereka jelas perlu lebih dari sekadar kiper hebat untuk mengarungi musim.
Satu penalti ke sisi kanan gagal, penalti kedua ke sisi kiri pun dimuntahkan. Krul layak dianggap sebagai kiper istimewa.
Rekor Krul
Mengutip Pinkun.com, Krul tercatat sebagai kiper pertama dalam tiga tahun terakhir yang bisa menggagalkan dua penalti lawan dalam satu pertandingan Premier League. Artinya, sudah lama tidak ada kiper istimewa seperti Krul dalam urusan penalti.
Aksi Krul ini pun mengundang komentar rekan setimnya, Onel Hernandez. Pemain-pemain Norwich sendiri terkejut dengan penyelamatan Krul.
"Luar biasa! Saya berkata padanya ketika kami berada di ruang ganti setelah pertandingan: 'bro, saya tidak pernah melihat kiper menyelamatkan dua penalti dalam satu pertandingan!" tutur Onel.
"Dn saya berkata: 'bagaimana kita bisa kalah pada laga ini? Biasanya kita bisa menang'. Itu luar biasa. Saya sangat bangga padanya, sangat bagus."
Solskjaer Khawatir
Krul boleh jadi layak dipuji, tapi di sisi lain penalti gagal itu merupakan kabar buruk untuk MU. Ole Gunnar Solskjaer mencemaskan kegagalan tersebut, meski tidak ragu timnya bakal bangkit.
"Tentu saja itu [dua penalti gagal] jadi keresahan kami. Anda merasa kesempatan penalti seharusnya menjadi gol, lebih dari empat dari enam kesempatan," kata Solskjaer.
"Kami hanya perlu terus berlatih. Anthony mencetak gol penalti tengah pekan lalu [di Liga Europa], hari ini dia gagal. Marcus gagal menendang penalti, kemudian membalasnya dengan membuat gol."
"Penyelamatan yang bagus [dari Krul], tapi tetap saja seharusnya kami bisa mencetak gol," tandasnya.
Sumber: Pinkun
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Statistik Man United vs Norwich: Rashford dan Martial Buat Sejarah Baru
Liga Inggris 28 Oktober 2019, 22:30
-
Arti Penting Daniel James untuk Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2019, 21:00
-
Ini Rahasia MU Cetak Tiga Gol ke Gawang Norwich City
Liga Inggris 28 Oktober 2019, 20:40
-
MU Siap Bayar Mahal Jadon Sancho
Liga Inggris 28 Oktober 2019, 20:20
-
Sanjungan Setinggi Langit Scott McTominay untuk Fred
Liga Inggris 28 Oktober 2019, 20:00
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR