Ganti Tiga Manajer, Habiskan Rp 7 Triliun untuk Rekrut 29 Pemain, dan Tottenham Masih Begitu-begitu Saja

Bola.net - Tottenham, oh, Tottenham. Tekad mendapatkan trofi sejak 2019 ternyata masih belum berbuah hasil. Tottenham masih begitu-begitu saja sejak dulu hingga sekarang.
Lemari trofi Tottenham terakhir kali diisi pada 2007/2008 setelah memenangkan Piala Liga. Setelahnya, lemari trofi itu mungkin hanya dibuka untuk perawatan.
Untungnya, Tottenham bertekad mengakhiri situasi menyedihkan sejak 2019. Kesabaran manajemen dan penggemar sudah habis menunggu Mauricio Pochettino memberikan gelar perdana untuk klub.
Investasi mulai dilakukan dengan merekrut langsung pelatih top dan memberikan dana seabrek untuk merekrut pemain yang diperlukan. Bagaimana hasilnya?
⚪️ Tottenham's spending under their last three managers
— Football Daily (@footballdaily) March 20, 2023
◎ Jose Mourinho - £131m on 1️⃣0️⃣ players
◎ Nuno Espirito Santo - £57m on 5️⃣ players
◉ Antonio Conte - £192m on 1️⃣4️⃣ players
💰 Total - £380m pic.twitter.com/8iw22P6tKv
Jose Mourinho

Mourinho langsung ditunjuk oleh Tottenham jadi manajer setelah Mauricio Pochettino dipecat pada November 2019. Penunjukan Special One jelas sesuatu yang mengejutkan.
Selama menangani klub manapun, Mourinho minimal bisa memberikan satu trofi. Bahkan ketika bersama Porto dan Manchester United yang masih medioker kala itu, kompetisi Eropa pernah ditaklukkannya.
Mourinho menghabiskan dana sebesar 131 juta Poundsterling atau Rp 2,4 triliun untuk memboyong sepuluh pemain baru selama masa kepelatihannya.
Hasilnya? Nihil.
April 2021 menjadi akhir perjalanan Mourinho di Tottenham. Untuk pertama kalinya, Mourinho gagal memberikan trofi bagi klub sejak melatih Porto.
Tidak hanya itu, Mourinho total hanya memainkan 86 pertandingan. Jumlah pertandingan paling sedikit sejak ia melatih Porto pada 2004 lalu.
Nuno Espirito Santo

Tottenham sempat punya masa jeda beberapa bulan tanpa pelatih kepala. Sampai akhirnya pada Juli 2021, Nuno Espirito Santo yang sebelumnya menangani Wolverhampton ditunjuk jadi manajer.
Pelatih asal Portugal itu sempat membelanjakan 57 juta Poundsterling atau Rp 1 triliun untuk membeli lima pemain. Ia bisa melakukan itu karena masih dalam bursa transfer musim panas.
Namun, Nuno hanya bertahan selama 17 pertandingan. November 2021 ia dipecat tanpa sempat membuktikan apapun, termasuk meraih trofi.
Antonio Conte

Pelatih top lain yang didatangkan setelah Nuno adalah Conte. Sosok yang baru saja mempersembahkan trofi Liga Italia bagi Inter Milan itu mulai menangani Tottenham pada November 2021. Kontraknya hingga 2023.
Revolusi lebih besar dilakukan selama Conte jadi manajer. Dari tiga jendela transfer yang dilewatinya, Conte menghabiskan 192 juta Poundsterling atau Rp 3,6 triliun untuk merekrut 14 pemain baru.
Nasib Conte di Tottenham ternyata masih sama sialnya dengan Mourinho dan Nuno. Menjadi juara seperti jadi satu-satunya pengecualian bagi kelangsungan hidup Tottenham.
Jangankan manajemen dan penggemar, Conte sendiri sampai frustrasi. Ia blak-blakan mengkritik elemen tim yang dianggap jadi biang keladi terpuruknya Tottenham.
Alhasil, rumor pemecatannya mulai mengudara. Entah nanti dipecat atau menunggu kontraknya habis setelah musim 2022/2023 berakhir, Conte juga gagal memberi trofi perdana untuk Tottenham.
Akumulasi Investasi
Tottenham sudah melakukan tiga pergantian manajer sejak 2019. Sebentar lagi akan menuju pergantian yang keempat setelah kerja sama dengan Conte berakhir.
Selama pergantian itu, Tottenham masih belum bisa mendapatkan gelar. Padahal, Mourinho dan Conte adalah pelatih yang dikenal punya mental pemenang.
Tidak hanya investasi manajer yang gagal, total 380 juta Poundsterling atau sekitar Rp 7 triliun dana yang dihabiskan untuk merekrut total 29 pemain sama sekali tidak menhgasilkan apapun.
Lantas, masalahnya di mana, Spurs?
Sumber: Football Daily
Klasemen Premier League 2022/2023
Baca Juga:
- Antonio Conte Bicara Fakta Menyakitkan dan Tottenham Tidak Siap Mendengarnya
- Segera Dipecat Tottenham, Antonio Conte Sudah Pulang ke Italia
- 3 Kandidat Pelatih yang Bisa Gantikan Antonio Conte di Tottenham
- Jadwal Lengkap Premier League 2022/2023 di SCTV dan Vidio
- Prahara! Buka Borok Klub, Antonio Conte Segera Dipecat Tottenham
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Incar Sosok dari Bundesliga untuk Gantikan Antonio Conte
Liga Inggris 21 Maret 2023, 14:11
-
Antonio Conte Bicara Fakta Menyakitkan dan Tottenham Tidak Siap Mendengarnya
Liga Inggris 21 Maret 2023, 09:35
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR