
Bola.net - Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik pedas terhadap situasi internal Chelsea saat ini. Ia menyoroti sikap beberapa pemain senior yang dianggap menjadi penyebab kegagalan Liam Rosenior. Pemecatan Rosenior memang mengejutkan publik karena sang manajer baru menjabat selama empat bulan.
Hasil di lapangan memang sangat mengecewakan manajemen The Blues belakangan ini. Mereka menderita lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa sanggup mencetak satu gol pun.
Kekalahan telak 0-3 dari Brighton menjadi laga terakhir bagi manajer asal Inggris tersebut. Kini, posisi pelatih kepala akan diisi oleh Calum McFarlane sebagai manajer interim hingga musim berakhir.
Padahal, Rosenior awalnya diikat dengan kontrak jangka panjang berdurasi lima setengah tahun. Dari total 23 pertandingan, ia tercatat hanya mampu mempersembahkan 11 kemenangan saja. Performa merosot tajam ini membuat manajemen kehilangan kesabaran terhadap eks pelatih Hull City itu.
Tudingan Pengkhianatan Cucurella dan Enzo

Gary Neville menyoroti sikap aneh dua pemain kunci Chelsea belakangan ini. Cucurella dan Enzo Fernandez tertangkap memberikan pujian selangit kepada manajer sebelumnya, Enzo Maresca.
Sikap ini dinilai Neville sangat tidak profesional dan justru memperburuk situasi Rosenior. Pujian tersebut muncul tepat saat tim sedang berada dalam tren negatif yang sangat parah. Hal ini seolah-olah menunjukkan bahwa para pemain tidak lagi percaya pada visi Rosenior.
"Hasilnya memang tidak cukup baik. Ketika hasil pertandingan tidak memuaskan, seorang manajer pasti akan dipecat," ujar Neville kepada Sky Sports News.
"Namun, come on, Cucurella dan Enzo Fernandez adalah pemain berpengalaman. Mereka justru mengkhianati Rosenior dalam beberapa pekan terakhir dengan terus menyebut betapa mereka mencintai Maresca," terangnya.
Kritik Keras untuk Kebijakan Pemilik Klub

Tidak hanya menyerang pemain, Neville juga mengarahkan kritik pedasnya kepada jajaran petinggi Chelsea. Ia menganggap struktur manajemen klub saat ini benar-benar berantakan dan tidak memiliki arah yang jelas.
Kebijakan kontrak jangka panjang berdurasi enam hingga delapan tahun menjadi salah satu sorotan utamanya. Bagi Neville, skema tersebut terasa sangat lucu dan sulit masuk akal dalam dunia sepak bola. Ia merasa pemilik klub belum belajar dari kesalahan-kesalahan fatal yang sudah terjadi sebelumnya.
"Para pemilik klub sama sekali tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan. Saya pernah melakukan kesalahan besar sebagai pemilik, tapi terkadang Anda harus berani mengakuinya," kata Neville lagi.
"Keputusan mereka benar-benar kacau balau. Saya benar-benar tidak mengerti. Dalam sepak bola, Anda mendapatkan apa yang pantas Anda dapatkan, dan ini adalah refleksi dari mereka."
Karier Rosenior yang Terlalu Cepat Naik Kelas
Neville merasa Rosenior seharusnya tidak mengambil tawaran melatih Chelsea di tahap kariernya saat ini. Tekanan di Stamford Bridge dianggap terlalu besar untuk pelatih yang masih dalam tahap pengembangan diri.
Namun, ia juga memahami bahwa tawaran dari klub sebesar Chelsea sangat sulit untuk ditolak oleh siapa pun. Rosenior kini diharapkan bisa segera bangkit dan melupakan pengalaman pahit di London Barat tersebut. Karier pelatih muda ini masih panjang jika ia mampu memetik pelajaran dari kegagalan singkat ini.
"Dia seharusnya dibiarkan mengembangkan kariernya sebagai pelatih muda yang menjanjikan. Tapi Anda tidak bisa menolak pekerjaan di Chelsea," ucapnya.
"Kenyataannya, sekarang dia harus segera melanjutkan karier kepelatihannya. Ia harus meninggalkan semua ini secepat mungkin karena Chelsea saat ini adalah klub yang sedikit gila dalam pengambilan keputusan," pungkasnya.
Manajemen Chelsea kini tengah bersiap mencari sosok manajer permanen baru untuk musim depan. Calum McFarlane memikul beban berat untuk menuntaskan sisa kompetisi Liga Inggris yang masih berjalan. Tantangan besar menanti siapa pun yang berani mengambil alih kursi panas di Stamford Bridge selanjutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid vs Manchester City dalam Perburuan Enzo Fernandez
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:04
-
Siapa Calum McFarlane? Pelatih Sementara Chelsea Saat Ini
Liga Inggris 23 April 2026, 13:53
-
Chelsea Janji Evaluasi Internal Usai Pecat Liam Rosenior
Liga Inggris 23 April 2026, 12:22
-
Legenda Chelsea Terkejut Liam Rosenior Dipecat
Liga Inggris 23 April 2026, 12:20
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR